
Jasmine sudah sampai Dirumah bapak nya Jasmine langsung kekamar dan berbaring ditempat tidur nya, Handphone jasmine terus berdering Saat jasmine melihat ternyata Riski yang menelpon dengan cepat jasmine menolak panggilan dan mematikan handphone nya, Otak jasmine terus perpikir berputar apa yang harus jasmine lakukan sekarang nama seseorang pun terlintas dipikiran jasmine.
"aku tau kunci nya si Angel, Tapi mana mau Angel membuka aibnya sendiri" gunam jasmine berkata sendiri.
"oke Angel, dia harus sedikit diancam, Satu tepuk 3 lalat yang mati" gunam jasmine tertawa misterius
Jasmine Rasanya tak ingin lagi menangis, Jasmine sudah lelah, Rasanya jasmine ingin balas dendam saja mungkin lebih baik menghukum orang-orang yang telah menyakiti jasmine, Setelah banyak dihianati dengan orang dekat membuat jasmine menjadi pribadi yang pendendam dan kuat.
Setelah otak jasmine banyak berpikir dan jiwa jasmine merasa lelah akhirnya jasmine tertidur pulas.
Matahari sudah Bersinar terik menanda kan hari sudah siang tapi jasmine masih belum bangun suara berisik pun membangun kan jasmine dari tidurnya.
"Yaampun, kenapa pagi-pagi seperti ini sudah ada yang bertengkar" omel jasmine dan bangun dari tempat tidur nya saat melihat dijendela ternyata Tio dan Riski yang bertengkar didepan rumah dipisahkan bapak dan ibu tiri terdengar suara bapak masuk kekamar saking kencangnya.
"sudah, kalian jangan bertengkar seprti ini" teriak bapak memisahkan
"kalian seperti anak kecil" jawab ibu tiri
Dengan terpaksa jasmine mencuci muka dan keluar dengan langkah santai batin dan wajah jasmine tersenyum setelah sampai didepan mereka dengan cepat jasmine mengganti raut wajahnya dengan Kawatir.
"Yaampun, kenapa kalian bertengkar?" tanya jasmine kepada tio dan Riski, mereka pun berhenti Betengkar
"kamu gak apa-apa kan? " tanya Jasmine kepada Tio dan mendekati tio memegang wajah tio dengan cepat Riski menarik tangan jasmine
__ADS_1
" kamu kenapa jasmine, Bukanya kamu benci sama dia?" tanya Riski dengan marah menggebu-gebu
"Maaf, sayang aku cuman nanya" jawab jasmine memasang wajah bersalah Tio pun langsung menarik tangan Jasmine
"kamu ada apa sama dia?" tanya Tio menatap jasmine dengan tatapan tajam
"aku gak ada apa-apa tio" jawab jasmine memasang wajah tampa dosa Riski pun menarik tangan jasmine dengan cepat Tio menarik tangan jasmine rasanya tangan jasmine ingin copot.
"STOPPPP" Terik jasmine melepas kan tarikan mereka
"Udah kalian pergi sana semua sama aja" teriak jasmine frustasi
"Aku gak sama sayang aku gak kaya si tio" jawab Riski menyangkal
"tapi, kalian kaya anak kecil, gak malu apa dilihatin tetangga" Jawab jasmine dengan nada tinggi dan tersenyum kecut
"aku cuman mau lihat kamu jasmine" jawab Tio berusaha menenangkan jasmine
"Sekarang kamu udah lihat kan aku baik-baik aja, mendingan kalian semua pulang!" jawab jasmine mengusir kasar Riski pun yang melihat Melotot
"Yaudah aku pergi, Nanti aku kesini lagi jasmine" jawab tio pergi ke mobilnya dan melajukan kencang
"kamu kenapa?, semalam pergi dari apartemen gitu aja" tanya Riski memegang tangan jasmine
__ADS_1
"aku gapapa, Tiba-tiba bapak aku menelpon jadi aku kesini ngga bilang dulu kekamu" jawab jasmine bersyukur dalam hati karna bapak pun tak mengankal hanya diam
"Sebenarnya ,aku gak sudi dipegang sama riski tapi terpaksa"gunam jasmine dalam hati
"yaudah, Kamu pulang ya keapartemen!!" jawab Riski mengajak
"aku masih ada urusan disini ki" jawab jasmine menolok secara halus.
"kamu mau pulang kapan?" tanya Riski kepada jasmine
"aku kurang tau" jawb jasmine memasang wajah senyum paksa
"yaudah aku ke Rumah sakit dulu ya, Kalau mau pulang telpon aku!!" jawab Riski mengecup kening jasmine dan pergi kedalam mobil melaju kan mobilnya dengan cepat jasmine kerumah dan mencuci bekas dicium Riski dan mengoceh sampai ibu tiri jasmine mendengar dan bertanya..
"itu siapa jas yang cium kamu? " tanya ibu tiri lembut karna ibu tiri sudah baik kepada jasmine
"Itu orang gak tau diri bu" jawab jasmine kesal
"kenapa ko gitu padahal dia kaya baik?" tanya ibu tiri heran
"ahh ibu jangan terpengaruh, orang baik didepan belum tentu baik dibelangkang" jawab jasmine
"terus, dia kenapa ko bertengkar sama tio? " tanya ibu tiri menyelidik
__ADS_1
"ah udah deh bu jangan ngomongin mereka!!, Mereka sama aja penghianat" jawab jasmine kesal, itu tiri jasmine pun hanya mengangguk ngangguk kepala pelan saja, mengerti dan tak bertanya melihat jasmine yang terlihat begitu kesal.