
Waktu menunjukan jam 20:00 wib jasmine sudah lama berbincang-bincang dengan kedua ke orang tua Riski dan sudah selesai makan malam, jasmine mengajak Riski untuk pulang Tapi orang Tua Riski mengajak jasmine untuk menginap tapi jasmine bersikeras untuk pulang ke Apartemen Riski, Riski pun mengantar kan Jasmine pulang kepartemen karna jasmine selalu memaksa, jasmine dan Riski pun berpamitan kepada kedua orang tua Riski.
Diperjalanan Jasmine masih melamun sesekali melihat kearah kaca melihat suasana Malam jakarta tatapan jasmine nampak kosong.
"siapa sebenarnya dia?"
"kenapa Riski marah?"
"apakah dia berarti? "
" kenapa dia sangat mirip denganku?"
Pertanyan itu lah yang selalu mengiyang-ngiyang dikepala jasmine sesekali jasmine menjambak kasar rambut nya memijat-mijat keningnya karna terlalu pusing dengan pertanyaan itu yang belum ada jawabanya, Riski pun yang melihat nya bingung kenapa jasmine seperti itu.
"sayang, kamu kenapa? Tanya Riski memberentikan Mobilnya tapi jasmine tidak bicara sedikit pun Malah makin menjadi menjambak-jambak rambutnya
"Sayang kamu kenapa shi?, jangan gini aku kawatir" tanya Riski menghenti kan jambakan jasmine.
"Aku gapapa ko" jawab menarik nafas dengan kasar lalu mengeluarkan nya dari mulut dengan kasar
"jujur, dong sayang kamu kenapa" jawab Riski sedikit menyelidik
"sebenar nya aku" jasmine pun berhenti berbicara menengkan dirinya dan menarik nafas dengan kasar lagi dan meneruskan bicaranya "Aku mau nanya wanita didalam poto itu siapa?"
"itu bukan siapa-siapa aku" jawab Riski kaget
"kalau kamu sayang sama aku, jujur Riski" jawab Jasmine memegang tangan Riski
"dia mantan aku" dengan berat hati Riski pun berbicara jujur.
__ADS_1
"kenapa, poto itu masih ada dikamu?" jawab jasmine meneteskan air mata
"maaf, jasmine aku masih belum bisa mencerita kan itu semua ke kamu" Jawab Riski
"oke Fine"jawab Jasmine tersenyum dengan meneteskan air mata.
"udah dong jangan nangis, Aku gak akan pergi dari kamu" jawab Riski memeluk jasmine dan mengusap air mata jasmine
"ok"jawab jasmine melepas kan melukan Riski dan mencoba tidak menangis lagi.
Sesampai nya Diapartemen Riski mampir sebentar dan perpamitan untuk pulang kerumah nya.
"sayang, Udah ya jangan dipikirin, Aku pulang dulu" jawab Riski memeluk hangat kekasihnya dan Mengecup Jasmine, Jasmine pun hanya mengangguk pelan
Riski pun pergi pergi meninggal kan Apartemen, jasmine ingin pergi kekamar tapi jasmine melihat handphone milik Riski dikursi tergeletak dengan cepat Jasmine mengambil nya beberapa kali jasmine membuka password handphone Riski tapi gagal setelah yang ke 6 kali akhirnya berhasil terbuka dengan cepat jasmine membuka Whatsapp milik Riski metapa mengejutkan setelah Jasmine melihat ternyata Riski mengenal Angel, Jasmine pun melihat isi chat tersebut.
**ANGEL
10:00
Kemarin
RISKI
Kasih tau apa, itu udah kesepakatan kita dari dulu jangan macem-macem ya kamu kalau ngga aku bunuh kamu.
10:36
Kemarin
__ADS_1
ANGEL
Terserah Aku gak takut, aku gak bisa bayangin kalau jasmine tau sebenarnya.
11:00
Kemarin
RISKI
Jangan macem-macem Angel atau kamu dan Anak kamu terkutuk akan mati!
11:11
kemarin
ANGEL
itu juga anak kamu Riski Kalau kamu bilang anak ini terkutuk berarti kamu juga terkutuk
11:20
Kemarin**
Betapa terkejut nya Jasmine saat melihat Chat terakhir dari Riski dan angel, air mata jasmine pun mengalir dengan deras jasmine tak mengangka orang yang jasmine cintai dan percaya selama ini menghianati jasmine.
"semua sama saja" terik jasmine terduduk dilantai
Jasmine pun kekamar dan buru-buru membereskan pakian dan barang-barang jasmine, jasmine sangat terpukul berulang kali dihinati dan kini Harus merasa kan lagi.
__ADS_1
Jasmine berlari keluar dari apartemen Dan mesen taksi online untuk pulang kerumah bapak jasmine walaupun jasmine tak enak tapi mau bagai mana lagi jasmine tak punya siapa-siapa lagi mengingat Silva pergi kelondon.