
Akhirnya Setelah 20menit Sampai lah diapartemen silva, jasmine dan silva masuk kedalam untuk Mengistirahat kan tubuh jasmine yang terlihat pucat dan lemas jasmine terlihat tidak merasa sakit sedikit pun tapi tatapan jasmine masih kosong seperti tidak ada kehidupan, silva Terlihat sibuk menelpon seseorang tapi jasmine tak memperdulikanya.
Tidak lama seseorang Membuka pintu kamar dan ternyata riski yang datang dengan memakai jas khas dokter dengan tas yang isi nya peralatan Dokter dikuti dua suster dibelakang.
"apa kamu gila Jasmine kamu kabur dari rumah sakit" tanya riski Dengan kesal tapi jasmine tidak memperdulikan nya jasmine melihat riski sekilas lalu kembali lagi menatap Lelangitan kamar
"soal kemaren aku minta maaf"Ucap riski terlihat kawatir bercampur kesal dan lagi-lagi jasmine tidak memperdulikan nya
Riski pun mulai memeriksa keadaan jasmine dengan mengeluar kan stetoskop dan Tensimeter riski memerintah Suster untuk memasangkan infusan ditangan jasmine, riski melihat perban Dikaki Jasmine di penuhi darah dengan telaten riski pun membuka perban dan menggantinya, setelah selesai memasangkan infusan ditangan jasmine Riski memerintah Suster untuk keluar.
"sebenarnya apa yang terjadi jasmine" tanya riski dengan nada pelan terlihat melas
__ADS_1
"Tolong jangan ganggu aku mau istirahat" jawab jasmine dengan tatapan kosong
"Baiklah aku harap kamu baik-baik saja bila kamu tidak ingin bercerita, aku akan pergi, aku tau jasmine menangis dalam diam itu menyakit kan" jawab riski dengan berdiri lalu berjalan ke arah pintu tapi langkah riski terhenti
"Riski Aku sangat hancur Benar-benar hancur" Jawab jasmine dengan teriak frustasi dan mengalir air mata yang deras
"menangis lah jasmine bila itu membuat mu tenang bila kamu kesal atau marah jangan sakiti diri mu sendiri pukul aku jasmine untuk melampiaskan kemarahan mu" jawab riski dengan mendekati jasmine dan duduk ditepi ranjang.
"Jasmine lihat aku, apa kamu mau membiarkan mereka menang sedangkan kamu menderita disini" jawab Riski dengan mengangkat wajah jasmine untuk menatap Riski
"Aku lelah Riski hidup ku Hancur, masa remaja ku Aku habis kan mengabdi pada suami ku, aku menuruti apa pun yang dia perintah, aku tak pernah melawan dan tak pernah melakukan apa yang suami ku tak suka, aku berusaha menjadi yang terbaik" jawab jasmine dengan isak tangisnya
__ADS_1
"Lepas kan apa yang membuat mu sakit Jasmine dan sambut apa yang membuat mu bahagia" jawab Riski dengan penuh penekanan
"Tidak Riski bagi ku pernikahan sakral sekali dalam seumur hidupku" jawab jasmine dengan terisak-isak
"satu kali seumur hidup, jadi kamu mau mati karna ngebatin gitu, jangan bodoh jasmine aku tau Kamu banyak harta bisa beli apa pun yang kamu mau tapi bila hati kamu selalu tersakiti untuk apa harta? "jawab riski dengan tegas
"Entahlah, aku bingung sekarang, hidup ku tak pernah bahagia, apakah nasib ku sesial ini" jawab jasmine dengan putus asa
"jasmine Kamu harus merubah nasib mu sendiri, Tinggalkan dia, perlihat kan kamu jauh lebih bahagia dengan tiada dia di kehidupan mu" jawab Riski menegas kan
Maaf ya ka kalau ada yang tipo saya masih belajar mohon dimaklum
__ADS_1
*kalau kaka suka like sama komen nya ya like sama komen gratis ko*