Pelakor Dan Penghianat

Pelakor Dan Penghianat
Penghianataan


__ADS_3

Jasmine dan silva memakan makanya sampai habis tidak tersisa , jasmine pun mengajak silva untuk Pergi ke Mall sekedar Berbelanja, Sebenar tidak ada barang yang jasmine inginkan tapi Untuk membunuh Rasa bonus nya , Jasmine Harus Mensibukan Dirinya dengan Berbagai kegiatan walaupun tidak Bermanfaat.


"Sil ke mall yuah , Aku bte nih!" ajak Jasmine dengan memelas supaya wanita manja didepanya mau menemani nya.


"yuah beb kita pilih-pilih baju, traktir iya?" Jawab silva dengan menaik turun kan kedua alisnya.


"Duhh, ini anak Jasmine kesempatan dalam kesempitan" batin jasmine


Jasmine pun hanya mengangguk tanda setuju , Tidak ada penolakan Karna Percuma jasmine menolak dengan cara apapun Silva pasti bisa membuat jasmine menuruti kemauanya.


~


"sayang aku mau kemall dulu mau beli baju!!, boleh ya?" tanya anis dengan muka yang merengek seperti anak kecil meminta jajan kepada ayahnya membuat tio semakin gemez dibuatnya.


" muka kamu, lucu tau kalau gitu" Jawab tio Tertawa Kegelian , Mencubit Pipi Anis pelan dan mencium nya.


Padahal dirumah Akhir-akhir ini tio tidak Pernah persikap manis kepada jasmine.

__ADS_1


"Ayo dong" rengek anis terus Bergelayut manja dilengan tio , Dan akhirnya Tio pun memarkirkan mobilnya Disebuah Mall Terbesar dijakarta.


~


"jalan aja yu sil kan deket!, aku males markirin mobil nya" jawab Jasmine Kepada silva yang Merangkul erat tangan jasmine.


"Yaudah, ayo dong udah ngga sabar nih" jawab Silva Antusias


"iya bentar ih gak sabaran banget" jawab Jasmine Tersenyum tipis melihat tingkah laku Silva.


Akhir nya Jasmine dan silva Berjalan walapun matahari bersinar dengan terik tidak menghalangi Mereka untuk pergi, Jasmine menikmati suasa jalanan yang padat akan kendaraan, yang berlalu lalang, Angin yang sepoi-sepoi membuat Suasana hati jasmine sedikit membaik.


"udah deh jangan tau ,entar kamu mau sama suami aku" jawab Jasmine dengan tertawa karna melihat temanya yang pensaran, silva pun hanya kesal Karna pertanyaanya tidak dapat jawaban yang Silva inginkan.


"udah jang cemberut udah nyampe nih" Jawab Jasmien, mepegang dahu silva dengan mengoda tak henti tertawa.


Akhirnya silva dan jasmine pun masuk kedalam mall ke lantai dua , Untuk berburu baju Branded.

__ADS_1


POV JASMINE


Entah keperuntungan atau kesialan apa Dilantai 2 tempat baju ternama dan mahal aku melihat tio sekadang bermesraan dan megandeng tangan wanita lain sesekali mencium kening cantik nampak seperti model.


"ehh itu ko kaya suami kamu" jawab silva aku pun melihat ke arah yang ditunjukan Oleh silva ternyata benar Itu tio


Tiba-tiba air mata ku mengalir dan dengan cepat aku pergi ke arah tio dan wanita itu.


"ohh jadi gini ya ,kamu berubah sikap ke aku?" tanya jasmin menatap wanita itu dengan tatapan tajam, tio pun langsungmelepas tangan wanita itu dengan terkejut.


"ngga sayang, aku bisa jelasin!, ini bukan yang seperti kamu lihat" jawab tio mengelak


air mata jasmine pun terus mengalir dengan deras dan tio megenggam tangan jasmine tapi ditepis kasar oleh jasmine.


"hahahaha aku bukan wanita bodoh, silahkan bersenang-senang dengan ****** mu!!" jawab jasmine Tersenyum getir dan Tertawa menyembunyikan Lukanya.


wanita disamping tio pun tersenyum sinis melihat pertunjukan gratis.

__ADS_1


Jasmine pun mulai pergi dari hadapan mereka, pergi dengan hati yang hancur, tio dan silva pun mencoba mengejar jasmine tapi jasmine berlari dengan kencang membuat tio dan silva kesusahan untuk Menyejarnya.


Bersambung


__ADS_2