Pelangi Diujung Senja

Pelangi Diujung Senja
Ayah Pergi


__ADS_3

Safa pun pulang menuju rumah. Hatinya gelisah karena


mendapatkan kabar tentang Ayahnya itu. Setelah sampai rumah, Safa pun berteriak


memanggil nama ibunya. Ibu Safa pun keluar dan melihat anaknya yang sedah


tertatih – tatih berjalan menujunya. Safa pun langsung memeluk ibunya dan


menangis tersedu – sedu.


‘’ Ibu, Ayah sudah meninggalkan kita kan. ‘’


Ibu nya yang mendengarkan perkataan Safa langsung terharu


dan meneteskan air mata. Ibu semakin erat memeluk Safa dan berusaha menghapus


air mata yang mengalir dipipinya itu.


‘’ Kamu harus ikhlas nduk. Ayahmu disana sudah bahagia. ‘’


‘’ Safa sudah salah bu. Seharusnya Safa nggak usah nyuruh


Ayah anterin Safa. ‘’


‘’ kematian adalah takdir yang tak dapat ditentukan kapan


datangnya nduk. Kamu jangan menyalahkan dirimu sendiri seperti ini. ‘’


‘’ Safa ingin liat makam Ayah Bu. ‘’


‘’ Iya nduk. ‘’


Ibu Safa dan Safa pun menuju ke makam Ayahnya yang diantar


oleh Yudha dan Adel. Setelah sampai di makam Ayahnya, Safa pun langsung memeluk


batu nisan Ayahnya itu. Safa terus menyalahkan dirinya yang seakan – akan semua


kejadian yang menimpa Ayahnya adalah ulahnyn Ayahnya itu. Safa terus


menyalahkan dirinya yang seakan – akan semua kejadian yang menimpa Ayahnya


adalah ulahnya.


‘’ Ayah kenapa kesana duluan ? apa Ayah nggak sayang sama


Safa ? Maafkan Safa yang udah sering ngebantah peribtah Ayah. Sekarang Safa


baru sadar kalau yang Ayah lakuin buat Safa itu semata – mata hanya untuk


kebaikan Safa. Namun kadang Safa egois dengan keinginan Safa. Kini semua telah

__ADS_1


terlambat. Safa nggak bisa minta maaf kepada Ayah. ‘’


‘’ Udah nduk jangan bicara kayak gitu. Kasian Ayahmu jika


dia mendengarnya. Doain Ayahmu disana tenang. Dan kamu harus jadi anak yang


sholehah agar ayahmu bangga disana. ‘’


Safa hanya memeluk Ibunya. Safa berusaha untuk berhenti


menangis, namun air matanya selalu menetes. Ia pun melihat ke awan, ternyata


kali ini air matanya tetap saja menetes. Ibu yang melihat kondisi anaknya itu


langsung mengajak Safa untuk pulang.


Setelah sampai di rumah Safa pun langsung masuk ke dalam


kamar sedangkan Ibu dan temannya berada di luar rumah.


‘’ Kalau gitu saya mau pamit pulang dulu tan. ‘’ Kata Yudha


‘’ Ibu sangan berterima kasih sama kamu, Ibu udah


menyusahkan kamu. Kalau Ibu ada uang nanti Ibu akan menyicilnya. ‘’


‘’ Jangan gitu Tan. Ini semua aku lakuin ikhlas kok. Kalau


‘’ Ya sudah kalau begitu sekali lagi saya berterima kasih


ya. ‘’


‘’ Iya sama – sama Tan. ‘’


‘’ Kamu juga pulang Del ? ‘’


‘’ Iya Tan kapan – kapan saya akan kesini lagi menjenguk


Safa. ‘’


‘’ Ya sudah kalau begitu kalian hati – hati ya. ‘’


‘’ Iya Tan. Assalamu’alaikum. ‘’


‘’ Wa’alaikumsalam. ‘’


Adel dan Yudha pun pulang. Sedangkan Adel yang masih


terpukul dengan kejadian ini berusaha untuk menenangkan hati dan menyendiri


dikamarnya itu. Kadang dihati Safa rasanya seakan tak percaya dengan semua ini.

__ADS_1


Ingin dia memutar waktu dan mencegah apa yang sudah terjadi. Namu apalah dia


hanya manusia lemah dan hanya pasrah kepada Sang Pemilik Dunia ini yaitu Allah.


‘’ Entah seperti apa  takdir yang Engkau berikan ini. Aku yakin semua ini pasti yang terbaik


bagiku, hanya saja aku belum mengetahui seluruhnya. Sabarkanlah aku Ya Allah


agar aku tetap berada di jalan-Mu itu. Aamiin. ‘’


Safa yang melihat buku puisinya yang tergeletak diatas meja


belajar pun langsung mengambilnya dan sebuah bolpoin. Ditulisnya perasaannya


saat ini juga.


‘’ Jeritan Rumput ‘’


Tak ku sangka


Hijauku tiada guna


Tak ku kira


Tubuhku mulai tersisa


Menginjak dan terinjak


Memanas dan terpanas


Namun apa kau tau ?


Jeritan rumputpun tiada guna


Karna engkau berada disana!


Jeritan rumputku berkata


Tiada hati yang rela


Bila tiada dirinya


Jeritan rumputku bersuara


Seperti halnya yang dirasa


Setelah Safa menuangkan perasaannya dalam tulisan ia pun


sedikit lega dengan semuanya. Safa hanya ingin bila dirinya harus menjadi orang


yang kuat dan harus menjadi apa yang Ayahnya inginkan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2