
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah selesai sarapan,jordan dan ronald memilih untuk berangkat ke kantor. Sedangkan henny masih membantu amelia membereskan bekas makan mereka,dia memilih masuk kedalam kamar nya yang bersebelahan dengan kamar jordan. Dia akan membereskan perlengkapannya karena dua hari lagi dia akan kembali ke asrama nya yang berada diluar negeri
Jordan sudah berada didalam mobil,tapi ronald malah masih berada diluar dan tidak masuk kedalam mobil membuat jordan mengernyitkan dahi nya. Dia bingung dan menatap ronald dari jendela mobilnya
"hei....cepatlah,kita berangkat sekarang" ucap jordan
"sebentar,ponsel ku tertinggal di kamar mu" jawab ronald memilih untuk naik ke lantai dua dimana kamar jordan dan kamar henny berada,karena kamar amelia berada di dekat ruang keluarga dilantai bawah
Ronald berlari menaiki tangga,dia melihat henny yang masuk kedalam kamar nya saat dia berada di tangga bawah. Dengan cepat dia ikut masuk kedalam kamar henny,membuat henny terkejut.
"eh...." Henny menatap wajah ronald ,dia tidak menyangka ronald masuk kedalam kamarnya
"ada apa kak?"tanya henny bingung
__ADS_1
"dimana ponsel mu?"tanya ronald membuat henny memasukan tangannya kedalam kantong celana yang dipakainya,dia mengeluarkan ponselnya dan ronald langsung mengambil nya. Dia mengetik nomor nya di ponsel henny,membuat henny terkejut. Selama ini memang ronald tidka memiliki nomor henny,begitu juga dengan henny karena dia mengira kalau ronald sudah memiliki kekasih yang dilihat nya waktu itu
kriiing....kriiing....
Terdengar suara nada dering di kantung celana ronald,kemudian ronald memberikan ponsel henny kembali. Dia mengeluarkan ponselnya dan mengetik sesuatu di ponselnya,henny menatap ponsel nya dengan heran
"nanti aku telpon,kau harus angkat" ucap ronald dan berjalan kembali menuju halaman dimana jordan sudah menunggu nya didalam mobil
Ronald masuk kedalam mobil dan menjalankan nya,dia mengemudikan mobilnya menuju ke perusahaan milik jordan.
"dimana aku harus mencari wanita?" tanya jordan yang sudah berada didalam kantornya dan duduk di kursi kebesarannya
Jordan mengingat-ingat masa kuliah nya dulu,tapi tak satu pun wanita yang diingatnya. Saat itu dia hanya fokus untuk belajar dan belajar,begitu juga dengan ronald. Kemudian dia kembali memejamkan matanya dan menundukan kepalanya,tangannya sudah menjambak rambutnya. Dia masih merasa bingung
tok....tok....tok....
__ADS_1
Terdengar suara ketukan dari luar pintu,jordan masih memejamkan matanya. Dia tidak mendengar ketukan pintu,hingga beberapa kali ketukan itu pun terdengar kembali
"masuk" teriak jordan dengan posisi yang sama
"pak....setengah jam lagi kita akan bertemu dengan tuan takayasi,saya sudah menyiapkan semua berkas untuk kontrak kerjanya kemudian kita akan.........."
Terdengar suara wanita yang menjelaskan jadwal pekerjaan nya hari ini,jordan mengangkat kepalanya. Matanya menatap wanita muda yang berdiri didepannya,dia menatap wajah wanita itu kemudian dia memperhatikan tubuh wanita itu dari atas hingga kebawah.
Jordan berdiri dan mendekati wanita itu,dia tidak begitu mendengar apa yang diucapkan oleh wanita didepannya itu. Dia masih berkeliling memperhatikan tubuh bagian belakang wanita itu tanpa berhenti,membuat si empunya tubuh merasa sedikit risih karena selama ini bos nya itu tidak pernah memperhatikan dirinya.
"kau sekretaris ku kan?siapa nama mu?"tanya jordan yang memang tidak pernah memperhatikan setiap wanita yang berada didekatnya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1