
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Rendra yang masih sibuk bermain dengan lidahnya,merasakan balasan dari dena. Mata rendra yang tadinya terpejam kini membulat sempurna,kemudian dia tersenyum karena ternyata dena membalas ciumannya.
Tak sampai disitu,tangan rendra mulai meraba gundukan kenyal milik dena dengan lembut. Dia hanya meraba tidak meremas nya,dia takut jika dena terbangun. Tapi dena malah mengeluarkan lenguhan dari bibirnya yang tertahan oleh bibir rendra,mendengar lenguhan dari dena secara spontan tangan nakal rendra pun meremas kedua gundukan milik dena yang masih sangat kenyal dibalik selimut
Rendra melepaskan ciumannya,dia menurunkan ciumannya ke leher mulus dena sambil tangannya menyibakan selimut yang menutupi tubuh dena. Lagi-lagi mata nya membulat,rendra melihat belahan dada dena karena piyama tidur yang dipakai dena sangat lah minim apalagi dena tidak memakai b*ra hanya piyama tipisnya saja sehingga mempercetak pu*ting susu miliknya yang sebesar kismis.
Jari telunjuk rendra mulai menyentuh dan memainkan pu*ting susu milik dena dengan lembut,dengan bibirnya yang memberikan gigitan kecil sebagai tanda dileher dena membuat dena men*de*sah
"aah....hhmm..." de*sa*han itu membuat rendra semakin panas
Rendra menatap wajah dena yang masih terpejam,dia benar-benar menyukai wajah dena yang alami. Rendra mulai menaikan piyama tidur dena yang seperti daster pendek,dia melihat **** * dena yang tembem kemudian mengecupnya. Aroma khas kewanitaan keluar dari balik segitiga itu,rendra menekan daging tengah didaerah sensitif dena.
Dena melenguh,dia belum juga tersadar tapi sedikit terganggu dengan yang dilakukan rendra. Rendra tidak berani melanjutkannya tapi kemudian matanya mendapati sebuah gunting diatas meja,dengan cepat dia mengambilnya dan memotong segitiga bagian pinggang dena. Rendra menyibakan kain segitiga yang di potong nya tadi,terlihat bulu halus didaerah sensitif dena.
__ADS_1
Rendra mendekatkan wajahnya ke daerah sensitif milik dena,dia mulai men*ji*lati bagian sensitif dena hingga akhirnya dena membuka matanya dan dengan cepat dena menendang kepala rendra hingga rendra terjengkang ke belakang
Dena menarik selimut dan menutupi tubuhnya,dia menatap rendra yang masih berada dilantai sambil meringis menahan sakitnya. Dia merasa kesal melihat rendra yang masuk sembarangan ke dalam kamarnya ,dia menatap tajam pada rendra
"ngapain kamu dikamar ku?dan apa yang kau lakukan hah?"teriak dena dengan kesal,dia menatap tajam pada rendra
Rendra bangkit dan mendekati dena yang masih terlihat marah,rendra tersenyum dan duduk di pinggiran tempat tidur. Dia ingin menyentuh wajah dena,tapi tangannya ditangkis dengan kasar oleh dena.
"maafkan aku...aku terlalu ingin menyentuh mu,bolehkah?" ucap rendra dengan tatapan sendu
"baiklah....kali ini aku mengalah,besok bersiaplah....kita akan menikah dan mau tak mau kau harus menerima ku karena aku sudah melamar mu pada carlos,dia menyetujuinya" jelas rendra dengan cepat mengecup bibir dena dan langsung berlari keluar dari kamar nya karena dena sudah melempar bantal ke arah nya
Wajah dena memerah,dia terkejut juga malu melihat tingkah laku rendra yang sangat berani pada nya. Padahal dia merasa baru pertama kali ini bertemu dengan rendra tapi rendra sudah berani menyentuh daerah senssitifnya,kemudian dia jadi teringat sentuhan lidah rendra di **** * miliknya.
"aah....kenapa aku jadi ingat itu,iissh..." gumam dena kesal dengan pikirannya yang sudah mesum.
__ADS_1
Dena mulai meraba daerah sensitif nya yang sudah basah,dia mulai meraba daging Ä·ecil disana dengan jarinya yang lentik hingga dia mengeluarkan suara de*sa*han di bibirnya
"aah....rasa nya kok sedikit berbeda" batin dena membayangkan jika lidah rendra kembali melakukannya lagi seperti tadi,memang dia tidak melihatnya tapi sentuhan yang dibuat rendra dapat dirasakannya
Dena berdiri dan berjalan ke dalam kamar mandi dan membersihkan daerah sensitif nya dengan sesekali bermain-main disana,setelah selesai dia kembali tidur lagi tapi kali ini dia mengunci pintunya dengan rapat sehingga tidak ada satu pun orang yang masuk kedalam kamarnya
Keesokan paginya,dena sudah bangun dan membuat sarapan bersama pelayan. Carlos juga rendra sudah berada dimeja makan dna menikmati masakan yang dibuat dena,carlos menatap dena dan rendra secara bergantian. Dia merasakan kecanggungan diantara keduanya
"eekkhm....jadi bagaimana hubungan kalian?apa sudah...eekkhm" tanya carlos tenang
Carlos mengijinkan rendra untuk menyentuh adiknya karena dia ingin dena menerima rendra menjadi suaminya,karena semenjak tunangan dena meninggal dan dena dikatakan wanita sial sejak saat itu dena tidak pernah mau berhubungan dengan pria. Bahkan berkali-kali kakek menjodohkannya dengan cucu dari teman-temannya tapi dena selalu menolaknya hingga akhirnya kakek berhenti menjodohkannya
Carlos setuju dengan rendra,karena carlos sangat mengenal bagaiman rendra terhadap wanita. Banyak wanita yang mendekatinya tapi dia tidak pernah menerima juga membalas cinta mereka apalagi mencoba memanfaatkan mereka,tapi saat melihat dena. Carlos melihat ketulusan dimata rendra terhadap adiknya itu,makanya dia merestui hubungan rendra dan dena
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih....😘😘😘😘😘