
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"sanders....sanders...."teriak mama sanders dengan kencang,dia merasa kesal dan marah mendengar ucapan sanders yang ingin menikahi pembantu nya sendiri.
Sanders tetap tidak memperdulikan teriakan mama nya,dia masuk kedalam kamar nya dan merebahkan tubuhnya. Dia sudah menghubungi pengacaranya yang telah mengurus pernikahan dan perceraiannya saat bersama amelia,dia sudah mengabarkan kalau dia akan menikah dengan nina. Dia tinggal memberikan surat-surat mengenai nina saja nanti.
Sementara itu,mama sanders menuju dapur belakang dimana para pelayan sering makan. Dia menatap dua pelayan yang sedang makan dimeja makannya,sedangkan mereka terlihat terkejut kedatangan majikan nya disana.
"hhmm....maaf nyonya,apa ada yang bisa saya bantu?"tanya salah satu pelayan
"yang mana yang bernama nina?"tanya mama sanders menatap kedua wanita muda didepannya
"nin...nina dikamar nya nyonya,dia sudah tidur karena tadi katanya sedang sakit perut" jelas yang lainnya
"sakit perut?" tanya mama sanders mengernyitkan dahi nya
"ternyata benar dugaan ku,pasti si pembantu sialan itu sudah hamil dan meminta sanders untuk menikahinya. Dasar wanita tidak tau malu" batin mama sanders kesal
__ADS_1
"tunjukan pada ku dimana kamarnya" ucap mama sanders dengan mata menatap tajam ke arah pelayannya itu
"biar saya antarkan nyonya" ucap bibi yang dari tadi hanya mendengarkan ucapan mama sanders
Bibi berjalan lebih dulu,dia mengantarkan mama sanders ke kamar nina. Ipan yang tadi nya ingin memanggil nina untuk makan bersama menghentikan langkahnya karena melihat bibi bersama mama nya sanders menghampiri kamar nina,dia merasa bingung tapi dia bersembunyi di dekat sana. Dia ingin mendengar apa yang akan dikatakan pemilik rumah itu pada nina
tok....tok ...tok...
"nina...nina..."teriak bibi sambil mengetuk pintu kamar nina
"ya bik....ada apa?"tanya nina dari dalam dan tak lama dia membuka pintu nya
"tinggalkan kami" ucap mama sanders dengan nada ketus pada bibi
Bibi pun pergi meninggalkan kamar nina,sedangkan nina masih berdiri di dekat pintu dengan menunduk. Dia tidka berani menatap mata mama sanders
"ternyata kau orang nya,kan aku sudah mengatakan pada mu untuk menjauhi sanders. Kenapa kau malah merayu nya dan membuatnya meniduri mu hah?" ucap mama sanders dengan nada kesal dan ketus
__ADS_1
Ipan yang bersembunyi mendengar semuanya,dia menutup mulutnya tak percaya jika sanders sudah bercinta dengan nina. Hati nya terasa tercabik-cabik mendengar nya,nina adalah wanita yang disukainya
"aku tau kau pasti hamil,makanya kau menyuruh sanders bertanggung jawab untuk menikahi mu kan" ucap mama sanders lagi
"hamil?nina hamil?" batin ipan dengan wajahnya yang masih terkejut
"ini..." mama sanders mencampakkan sebuah amplop ke wajah nina
Nina masih diam,dia merasakan pipinya terasa sakit akibat amplop yang dilemparkan mama sanders di pipinya. Nina mengambil amplop itu dan membukanya,dia melihat banyak uang didalamnya. Dia menatap ke arah mama sanders dengan bingung
"itu gaji mu dan pesangon ,kau dipecat. Beres kan barang-barang mu,besok kau harus pergi dan ini...." jelas mama sanders mengenai uang yang dilemparkannya di wajah nina,kemudian dia melemparkan lagi sebuah amplop ke dada nya dan nina langsung menangkapnya
"itu untuk menggugurkan bayi mu,aku tidak ingin benih sanders berada didalam perut perempuan murahan dan rendahan seperti mu " jelas mama sanders dengan kesal
Nina mengembalikan amplop dengan uang yang cukup banyak untuk menggugurkan bayi sanders,dia menarik tangan mama sanders membuat mama sanders terkejut
"saya tidak butuh uang ini nyonya,saya rasa saya tidak hamil....kalau pun saya hamil saya akan membawa nya pergi,saya tidak pernah merayu putra anda. Saya juga tidak meminta putra anda untuk menikahi saya,jadi anda tidak perlu takut. Besok saya akan pergi ku"jawab nina dengan tegas
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘