
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Gita berjalan menuju ruangannya,dia memesan makanan dan membawanya saja ke dalam ruangannya. Dia merasa kesal melihat temannya yang tidak tau tempat,dia memakan sarapan dengan tenang sebelum memulai aktifitas nya.
Sementara edi merasa kesal melihat gita yang dekat dengan pria lain,dia menuju dapur untuk sarapan. Tadi nya dia ingin sarapan bersama dengan gita,paling tidak nantinya dia akan mendapatkan ciuman dari gita. Tapi melihat gita bersama pria lain membuatnya kesal dan memilih sarapan dirumah,wajah edo terus ditekuk membuat mama edo bingung
"kamu kenapa?kok wajah nya begitu?ngak dapet jatah ya" goda papa edo sambil tersenyum
Papa dan mama edo memang sangat tau kebiasaan putra nya itu,berkali-kali dinasehati tapi tetap saja edo ngak pernah perduli. Dia terus saja bersenang-senang dengan wanita ,makanya kedua ornag tua nya menjodohkannya dengan gita agar edo berubah. Apalagi gita merupakan tetangga mereka dulu dan teman kecil edo,mereka sudah mengenal betul keluarga gita.
"ma....kapan edo nikah sama gita?kalau bisa jangan lama-lama" tanya edo pada mama nya,dia tidak memperdulikan ucapan papa nya yang mengejek nya tadi
"uuuhuuuk....uuuhuuuk...."
__ADS_1
Mendengar ucapan edo membuat kedua orang tua edo terbatuk-batuk,karena selama ini kedua orang tuanya menyuruh edo segera menikahi gita tapi edo selalu mengundur nya dan mengatakan belum siap untuk menikah tapi saat ini edo malah meminta agar cepat dinikahkan dengan gita.
"kau ngak lagi sakit kan do?"tanya papa edo dengan tatapan tajam nya
"ngak....edo ingin segera menikah dengan gita" jelas edo sambil melahap sarapan pagi nya
"sebaiknya kau bicarakan saja sendiri pada gita,sore nanti gita kesini" jawab mama edo membuat edo terkejut dan juga senang
"ya....kan memang gita setiap hari datang kesini kalau pulang dari rumah sakit,dia selalu memeriksa keadaan nenek setiap hari nya" jelas mama edo membuat edo mengernyitkan dahi nya,edo bingung karena bisa-bisa nya dia tidak mengetahui hal itu
"sejak kapan gita datang kesini ma?" tanya edo penasaran
"kok kamu perduli sih?biasanya kalau urusan gita ,kamu ngak pernah mau tau" tanya papa edo yang mulai curiga dengan sikap putra nya itu
__ADS_1
"udah deh pa....anak nya mau berubah kok malah diejekin " ucap mama edo dengan kesal melihat suami nya yang terus menggoda edo
"aku udah siap ma....aku masuk kamar dulu,mau siap-siap buat ke kantor" jelas edo
Edo ingin pergi ke kantornya dengan cepat,dia juga akan menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat dan kembali kerumah nya. Entah kenapa dia sangat bersemangat ingin bertemu dengan gita, dia ingin menyalurkan hasrat nya yang selama beberapa hari ini terpendam. Dia akan meluapkan nya nanti malam saat gita datang
Waktu terus berlalu,hari sudah menjelang sore. Gita sudah bersiap-siap akan pulang,seperti biasanya dia akan singgah sebentar untuk mengecek keadaan nenek edo. Selama ini nenek edo sering sakit-sakitan dan dia lah yang selalu memeriksanya dan memberikan obat untuk nenek nya edo
Begitu juga dengan edo,edo juga sudah bersiap-siap akan pulang. Dia sudah tak sabar ingin bertemu dnegan gita,entah rasa apa yang dirasakan dihatinya saat ini..
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1