
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Edo masih tersenyum sinis menatap wajah arul,dia tersenyum mengejek pada arul. Dia yakin jika batangan arul tidak bisa berfungsi lagi,jadi dia bisa membuat kiki meninggalkan arul
"apa kau bisa diam?" bentak arul dengan ketus
"wah....ternyata kau bisa bicara juga ya,tapi aku rasa milik mu ngak akan bisa berfungsi lagi " ucap edo dengan tertawa kecil mengejek arul
"punya ku masih bisa berdiri tegak,aku bukan seperti mu yang suka bermain dengan banyak wanita " jelas arul dengan kesal
"oke....mari kita buktikan,punya mu masih berfungsi atau tidak. Aku juga akan membuktikan punya ku lebih besar dari punya mu," ucap edo
Arul bingung menjawab apa,karena dia memang belum yakin jika miliknya bisa berfungsi seperti dulu lagi atau tidak. Dia menatap ke arah kiki,dia takut jika kiki meninggalkannya dan memilih edo tapi kiki malah tersenyum dan mendekatkan wajahnya pada arul. Dia mengecup bibir arul dengan lembut
"jangan khawatir sayang,aku akan membuatnya bangun kembali" bisik kiki sambil mengecup daun telinga arul membuat tubuhnya bergetar,getaran yang sudah lama tidak dia rasakan
__ADS_1
"baiklah....ayo kita lakukan,kau dengan siapa?" ucap arul dengan lantang
Edo melirik kedua perawat yang tersenyum penuh arti,edo membalas senyuman kedua perawat itu membuat perawat itu malu-malu. Tapi hanya sebentar saja mereka tersenyum malu-malu karena kemudian pintu terbuka
ceklek
Gita masuk kedalam ruangan itu,karena dia mendengar kalau arul sudah sadar. Dia juga pernah mengunjungi arul karena arul merupakan sepupu edo,dia hanya menghormati arul saja apalagi sebentar lagi mereka akan menjadi sepupu ipar.
"kau sudah sadar?" tanya gita dengan lembut,dia berjalan mendekati tempat tidur arul sambil tersenyum
Arul hanya menganggukan kepala nya saja,dia tersenyum melihat kedatangan gita sedangkan kiki merasa bingung karena belum mengenal siapa gita . Yang dia tau kalau gita adalah salah satu dokter dirumah sakit itu,gita juga melihat ke arah kiki dengan tersenyum.
"eekkhmmm....kenapa kalian berdua masih disini?"tanya gita menatap tajam pada kedua perawat itu
"hhmmm....anu dok,kami..." jawab salah satu perawat yang terlihat gugup sambil melirik ke arah edo,edo hanya tersenyum
__ADS_1
"kerjaan kalian sudah selesai kan?sekarang keluar " ucap gita dengan tegas
Mau tak mau kedua nya berjalan keluar,padahal mereka ingin sekali merasakan batangan milik edo yang terlihat menonjol besar dari balik celana nya
Setelah kedua perawat itu keluar,edo menatap tajam ke arah gita. Dia akan meminta gita bertanggung jawab pada nya,karena pasti nya kiki akan bercinta dengan arul sementara dirinya yang ingin bercinta dengan salah satu perawat itu . Tapi gita malah mengusir nya
"ada apa?kenapa kau menatap ku seperti itu?" tanya gita yang tidak mengerti
"kau harus tanggung jawab,mereka ingin menunjukan kemampuan batangan milik arul yang masih berfungsi atau tidak. Sedangkan aku,akan menunjukan keperkasaan ku ,harus nya wanita yang membuktikannya yang merupakan salah satu dari perawat tadi. Tapi kau malah mengusirnya,jadi kau lah yang harus menemani ku bercinta" jelas edo denagn senyum sinis nya
"apa?"tanya gita dengan membulatkan mata nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1