
❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Jordan berdiri dan berjalan lebih dulu ke arah pintu,tiara mengikuti nya. Hati nya sungguh sangat tidak tenang,dia takut jika amelia berpikir kalau dirinya lah yang menggoda jordan lebih dulu seperti wanita yang selama ini selalu berusaha mencari perhatian jordan bahkan ada yang ingin menjebaknya dengan obat tapi langsung ketauan oleh nya.
"pagi ma....pa...." sapa jordan yang sudah berjalan mendekati kedua orang tua nya itu,jordan mengecup kedua pipi mama dan papa nya.
"pagi bu....pak..." sapa tiara juga dengan menundukan kepalanya dengan pelan sebagai rasa hormat
"pagi....kalian duduk lah,kita sarapan bersama. " jawab amelia dengan tersenyum menatap wajah tiara dengan lembut.
Tiara duduk bersebelahan dengan jordan,tiara biasa makan seperti ini tapi kali ini dia merasa sangat berbeda karena tadi dia kepergok memakai kemeja jordan dan pasti nya amelia berpikiran yang tidak-tidak pada nya.
"kapan kalian menikah?" tanya amelia dengan lembut menatap ke arah jordan dan tiara secara bergantian
__ADS_1
uuuhuuuk....uuuhukk...
Tiara tersedak,jordan mengelus punggung tiara dengan lembut kemudian tangannya meremas rambut tiara dengan lembut sambil ibu jari nya mengelus pipi tiara karena posisi tangan jordan berada diantara pipi dan telinga tiara.
"sayang....kau baik-baik saja?" tanya jordan masih dengan mengelus pipi tiara dengan lembut
Tiara membulatkan matanya dengan tajam pada jordan,dia tidak ingin kedua ornag tua jordan berpikir tentang mereka yang tidak-tidak . Jordan tampak biasa saja,amelia tersenyum senang. Amelia tau siapa tiara,wanita yang cukup tangguh berada disamping jordan tapi amelia tau kalau jordan hanya memanfaatkan tiara agar mau menjadi kekasihnya. Entah itu pura-pura atau apa lah,bagi amelia tidka masalah yang terpenting wanita itu adalah tiara.
Amelia sangat tau bagaimana tiara,dari dulu amelia sangat menyukai tiara karena kedisiplinan nya juga kehidupannya yang tidak pernah tersentuh oleh pria dan memilih menjadi kepala keluarga untuk ibu dan kakak nya. Rencana suami nya itu memang sangat manjur,jordan jadi bisa melihat wanita di Dekat nya.
"terima kasih bu...." jawab tiara dan mengambil gelas yang diberikan oleh amelia,dia segera meminum nya dengan cepat
"minggu depan ulang tahun mama,minggu sekali lagi kalian harus menikah" ucap amelia dengan tegas dan lembut
__ADS_1
"bu...sebenarnya kami..." jawab tiara tapi langsung dipotong oleh jordan
"sayang....kamu pasti terkejut dengan ucapan mama kan,kita akan segera menikah....lebih cepat lebih baik hhmmm...cup" potong jordan sambil mengecup bibir tiara dengan lembut
"ya ampun....kau ini persis sekali seperti sanders" ucap amelia menepuk lengan jordan,sikap jordan memang sama seperti sanders. Amelia masih berhubungan dengan sanders dan nina,nina selalu menceritakan bagaimana sikap sander yang tidka tau malu jika bersama nya. Bahkan hal-hal konyol sering dilakukan pria itu untuk membuat nina seperti ratu,karena saat ini sandera benar-benar sangat mencintai nya.
"sanders?" tanya tiara dalam hati
Tiara tau siapa sanders,seornag pengusaha seperti carlos. Tapi tiara tidak tau ada hubungan apa antara sanders dengan keluarga jordan,walaupun jordan sering sekali mendatangi perusahaan sanders.
"baiklah....persiapkan diri kalian,mama akan mengurus semuanya. Kita akan melamar tiara setelah pesta ulang tahun mama" ucap amelia dengan tegas.
Carlos hanya menjadi pendengar saja,dia sudah melakukan tugas nya saat itu. Sekarang urusan istri nya itu,dia sudah capek mendengar amelia yang terus mengeluh mengenai jordan yang tidak memiliki kekasih di usia nya yang tidka muda lagi.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘