
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Mama sanders masih terkejut,kemudian dia mencampakkan uang itu ke hadapan nina. Dia berbalik dan berjalan meninggalkan nina dengan kesal dan marah
"kau ambil saja,jangan sok suci....aku ngak mau kalau kau mempertahankan anak itu untuk menguras semua harta ku,jangan pernah menampakan wajah mu didepan kami lagi. Besok kau harus sudah pergi dari sini " jelas mama sanders sambil terus berjalan menuju kamar nya
Nina bahkan ipan mendengar ucapan mama sanders,nina menepuk-nepuk dada nya karena dada nya terasa sedikit sesak. Air mata nina pun mengalir dipipi nya,dia menangis tersedu-sedu dan tubuhnya juga sudah luruh ke lantai
Ipan berjalan mendekati nina yang masih terduduk dilantai,dia berjongkok di dekat nina dan menepuk-nepuk pundak nina dengan lembut. Nina menatap wajah ipan dengan air mata yang masih turun dengan deras nya,ipan menghapus air mata itu dengan jari nya
"sudah jangan dipikirkan lagi,aku akan menjadi ayah untuk anak mu jika benar kau hamil " ucap ipan dengan lembut
praaang...
__ADS_1
Sandres menghempaskan gelas yang dipegang nya ke lantai,dia melihat ipan didepan kamar nina. Dia mendengar ucapan ipan yang mengatakan ingin menjadi ayah untuk anak nya,membuat sanders kesal dan marah. Tadi nya dia merasa haus dan ingin mengambil minum,saat didapur dia mendengar para pelayan yang mengatakan kalau mama nya datang mencari nina dan mendatangi ke kamarnya. Sander ingin menanyakannya pada nina,tapi yang didapati nya membuat hati nya sakit
"tu....tuan" ucap nina pelan mendengar suara kaca yang jatuh
"sedang apa kalian?"tanya sanders kesal
Nina berdiri dibantu oleh ipan,sanders melihat tangan ipan yang menyentuh lengan nina dengan lembut membuat sanders menjadi berang. Dia berjalan mendekati nina dan ipan,dia mendorong ipan untuk menjauh dari sanders hingga membuat ipan hampir terjatuh.
Ipan yang hampir jatuh pun akhirnya menyeimbangkan tubuhnya,dia menatap sanders dengan tatapan tajam. Dia sudah tidak memikirkan pekerjaan ayah nya lagi,bagi nya saat ini adalah menolong wanita yang disukainya.
"dengar tuan....aku yakin anda hanya bermain-main dengan nina seperti ucapan mama anda,saya akan menerima nina apa ada nya jadi anda tidak perlu khawatir dengan nya"jelas ipan dengan tatapan tajam
"siapa yang bilang aku hanya main main dengan nya hah?kau tau,aku akan menikahinya besok pagi" jelas sanders dengan tegas
__ADS_1
"tapi mama anda sudah menghina nina,nyonya tidak ingin anda menikah dengan nina tuan. Sebaiknya anda melepaskan nina" ucap ipan dengan ketus
"yang menikah dengan nina aku bukan mama ku...dan untuk urusan kami,aku harap kau tidak ikut campur. Aku bisa menjaga nina " jawab sanders yang kini menarik tangan nina dan membawanya menuju kamar nya
Ipan hanya bisa menatap punggung sanders dan nina dari belakang,dia merasa kasihan pada nina. Apalagi hatinya juga terasa sakit melihat majikannya bersama wanita yang disukainya
"lepaskan tuan....aku ngak mau menikah dengan anda,aku akan pergi jauh dari sini jadi anda tidak perlu khawatir lagi. Aku juga ngak akan meminta pertanggung jawaban anda" bentak nina yang sudah kesal mengingat ucapan mama nya sanders
Sanders menghempaskan tubuh nina ke atas tempat tidur setelah mereka sampai didalam kamar nya,dia menatap nina dengan lembut. Dia tidak ingin melihat air mata nina jatuh di pipinya, dia mendekati nina dan menghapus air mata itu dengan ibu jari nya. Nina hanya menundukan kepalanya tanpa mau menatap sanders,hati nya sangat sakit mengingat ucapan mama sanders
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasihππππππ
__ADS_1