
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Kiki sudah selesai memasak,dia berjalan ke arah pintu kamar tapi saat sampai didepan ruang tamu dia melihat rulli memeluk arul. Mereka tidur berduaan, tak terasa air mata kiki mengalir dengan derasnya. Dia merasa bersalah karena sudah menjauhkan rulli dari ayah nya,tapi saat itu sebenarnya dia juga sedang bingung harus apa. Ingin rasanya menggugurkan anak yang dikandung nya tapi dia yang merasa sendiri merasa takut hingga akhirnya dia memutuskan untuk melahirkannya
Suara isak tangis kiki terdengar oleh kedua pria yang sedang tidur,mereka terbangun dan melihat ke arah kiki yang duduk tak jauh dari mereka. Kiki menyembunyikan wajah nya diantara kedua kaki nya yang ditekuk nya sambil duduk,dia tidak menyadari jika kedua pria kesayangannya sudah terbangun.
Arul dan rulli yang melihat kiki menangis,mendekatinya dan memeluk tubuh kiki. Keduanya memeluk secara bersamaan membuat kiki terkejut,dia mengangkat kepalanya dan menatap kedua nya dengan air mata yang masih menangis.
"jangan menangis,semua akan baik-baik saja. Sekarang ada aku yang akan melindungi mu,jangan takut lagi" bisik arul sambil mengecup daun telinga kiki,ada sesuatu getaran dirasakan ditubuhnya.
__ADS_1
"ibu jangan menangis lagi,rulli akan bersikap baik. Rulli ngak akan nakal lagi,rulli akan menuruti perkataan ibu hiks.....hiks....rulli tidak akan tinggal bersama ayah jika ibu tidak mau" ucap rulli sambil ikut menangis,kiki yang mendengarnya semakin merasa sedih. Dia memeluk tubuh rulli dengan erat,dia mengelus punggung rulli dengan lembut
"rulli boleh tinggal dengan ayah,ibu ngak apa-apa kok...." ucap kiki sambil melepaskan pelukannya dan menatap mata rulli sambil tersenyum walaupun air matanya terus keluar dari matanya
"lalu kenapa ibu menangis?"tanya rulli merasa bingung melihat ibu nya yang terus menangis,dia juga ikut menangis
"ibu hanya merasa sedih karena menjauhkan mu dari ayah mu,ibu tidak pernah memikirkan perasaan mu apalagi rulli sering dikata-katai oleh teman-teman kan nak?" ucap kiki dengan lembut
"terima kasih sayang...." jawab kiki kembali memeluk rulli
__ADS_1
Arul yang dari tadi menatap kedua kesayangannya merasa terharu,dia juga ikut menangis. Dia berniat dalam hati nya akan melakukan apa pun untuk kedua nya,dia tidak akan membiarkan mereka menjauh dari hidup nya lagi.
Setelah bertangis-tangisan,akhirnya kiki berdiri dan mengajak kedua nya untuk makan siang bersama. Kiki hanya terdiam memperhatikan pembicaraan dan kedekatan arul dengan putra mereka,dia tersenyum membayangkan mereka hidup bertiga. Tapi seketika dia teringat dengan mama nya arul yang menyuruh kiki untuk menjauhi arul,apalagi ucapan mama arul masih terngiang di telinganya.
Ucapan yang menyatakan kalau surat bukti dirinya tidak mengandung saat hari dimana dirinya akan pergi,arul tidak akan mengakui rulli sebagai putra nya. Bagitu lah pemikiran mama arul,mama arul sudah merencanakan dari jauh hari.
Kiki mulai berpikir akan pergi lagi dari kota itu dan memulai hidup baru dengan rulli berdua saja,dia tidak ingin diganggu oleh keluarga arul. Bagi nya saat ini hanya rulli lah keluarga nya satu-satu nya,dia akan membahagiakan rulli dan menjauhkan nya dari keluarga arul yang akan menyakiti hati nya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ