
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Sanders menyemburkan benih miliknya kedalam rahim nina,dia berharap nina dapat segera hamil anak nya. Sanders merebahkan tubuhnya disamping nina,dia sangat lelah bercinta dengan nina. Sanders memeluk tubuh nina yang polos dan menaikan selimut mereka,mata nya sudah terpejam dengan sebelumnya dia mengecup kening nina
Nina yang nafas nya masih tersengal-sengal memandang wajah tampan sanders yang terpejam,dia tersenyum senang melihat wajah tampan itu dihadapannya. Nina pun meletakan tangannya diatas perut sanders,dia ikut memeluk sanders hingga dia tertidur disebelah nya.
tok...tok...tok
Nina terbangun mendengar suara ketukan,dia melihat ke arah sanders yang masih tertidur. Dengan perlahan dia bangun dan duduk sebentar,kemudian dia turun mengambil jubah mandi karena pakaiannya entah dimana sangking banyak nya pakaian berserakan dilantai . Kemudian dia membuka pintu kamar hotel itu ,Terlihat seorang pelayan berdiri dengan membawa troly didepannya
"maaf nona....ini makan siang pesanan tuan sanders,beliau berpesan semalam saat makan siang harus mengantarkan makan siang langsung ke kamar nya" jelas wanita itu dengan pelan karena dia melihat sanders masih tidur diatas tempat tidur padahal hari sudah siang
"ya....bawa masuk saja,terima kasih" jawab nina dan wanita itu mendorong troly yang berisi penuh makanan diatasnya itu kedalam kamar ,kemudian wanita pelayan itu keluar
__ADS_1
Nina menutup pintu kamar itu kembali,kemudian dia membuka penutup makanan dan menatap makanan yang ada diatas troly . Perutnya terasa sedikit lapar,tapi tidak mungkin dia langsung makan begitu saja. Dia harus menunggu sanders lebih dulu
Nina mengambil buah apel dan memakannya sebagai pengganjal perutnya yang terasa lapar,dia mengutipi pakaian mereka yang berserakan dilantai . Pikirannya kembali mengingat percintaan mereka yang liar tadi pagi,seketika wajahnya memerah.
Setelah memakan buah apel,nina memilih untuk berendam didalam bath up kamar mandi hotel itu yang terbilang cukup besar untuk ukuran dua orang . Dia baru menyadari ada hiasan bunga juga lilin aroma terapi disekitar nya,semalam saat dirinya masuk dia tidak memperhatikan kamar mandi yang terlihat cantik saat ini.
Sekitar sepuluh menit an nina berendam,dia tak sadar ada seseornag yang sudha masuk dan memeluk tubuhnya dari sebelahnya. Dia tersadar saat ada sebuah jari yang masuk ke dalam liang kenikmatan miliknya
"aaakh...."de*sah nina sambil tangannya meraba daerah sensitif nya, dia merasakan sebuah tangan kekar disana. Mata nya seketika terbuka,dia menatap ke arah sebelahnya dimana sanders sudah tersenyum dengan mata nya yang sudah berkabut gairah
__ADS_1
"aku ingin mencoba nya disini,bolehkah?" bisik sanders dengan suara serak nya ,nina hanya mengangguk apalagi saat ini bibir sanders sudah meng*hi*sap pu*ting susu miliknya yang sudha mengeras karena dia pun sudah lembut ber*naf*su melihat sanders
Sanders mengangkat tubuh nina ke atas pangkuannya,dia mengarahkan batangan miliknya memasuki liang kenikmatan yang sudha diobok-obok oleh nya tadi.
"aaah...."de*sah kedua nya saat batangan milik sanders sudah masuk sepenuhnya kedalam liang kenikmatan milik nina
Tangan sanders sudah menggenggam bo*kong nina dengan lembut,menggerakan kedepan dan belakang seolah mengajarkan nina bagaimana untuk bergerak diatas nya. Sanders melepaskan tangannya,tapi nina terus menggerakan seperti yang dilakukan oleh sanders tadi karena rasa gesekan itu benar-benar nikmat hingga sulit bagi nina untuk menelan saliva nya karena rasa nikmat yang luar biasa menurutnya
Dengan hanya gesekan beberapa kali,sanders kembali menyemburkan benih cinta nya ke selama liang milik nina. Nina mengalungkan tangan nya ke leher sanders sambil memeluknya dengan erat
"aaah....aku mencintaimu nina,jadi lah istri ku selama nya . Kita akan melewati cobaan yang akan datang menerpa ,aku tidak bisa berusaha sendiri. Kamu juga harus berusaha bersama ku" bisik sanders masih memeluk tubuh nina dengan erat,seketika hati nina terasa hangat mendengar ucapan sanders
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih ππππππ