
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Ibu tania masih memperhatikan mobil yang berhenti didepannya,mata ibu tania membulat sempurna melihat gerry keluar dari mobil dengan pria paruh baya yang wajah nya hampir mirip dengan gerry. Apalagi tak lama wanita paruh baya pun keluar ,mereka memegang bingkisan ditangan mereka seperti ingin melamar.
"tania....ada gerry"ucap ibu tania semakin tak percaya karena gerry dan kedua orang tua nya berjalan menuju ke arah mereka duduk
Tania masih memejamkan matanya,dia tidak yakin jika ibu nya mengatakan gerry datang karena menurut nya saat ini gerry sedang berada dirumah orang tuanya. Itu yang gerry katakan,karena gerry bilang kalau gerry ada urusan dirumah orang tua nya.
"eekkhm...maaf mengganggu waktu bersantai nya bu"ucap mama nya gerry,membuat ibu tania berdiri dan tania terjatuh dibangku karena kepalanya yang tadi bersandar dibahu ibu nya
"ibu..."teriak tania, tadi nya dia kesal karena ibu nya berdiri ngak bilang-bilang tapi saat melihat gerry bersama dengan kedua orang yang pernah dia lihat di pesta pernikahan tiara,dia langsung terdiam .
Wajah mama gerry terlihat sangat senang sekali,dia menatap tania dengan lembut. Dia bersyukur tania bisa menaklukan hati putra nya,dia merasa sangat takut jika gerry akan menjadi lajang tua karena tidak menikah padahal usia nya sudah kepala tiga.
__ADS_1
Tania terkejut,wajah nya sudah memucat apalagi keadaan tania masih sangat berantakan menurutnya. Tania menundukan kepalanya,Dia merasa sangat malu sekali
"ah...tidak apa-apa nyonya,mari silahkan masuk " jawab ibu tania dengan sopan
Ibu tania masuk lebih dulu,diikuti oleh kedua orang tua gerry. Tania masih menunduk saat kedua orang tua gerry berjalan melewati nya,gerry yang berjalan dibelakang kedua orang tua nya berhenti tepat didepan tania. Dia menatap wajah tania yang sudah pucat dengan menunduk ,gerry menaikan wajah tania. Jari telunjuknya berada dibawah dagu tania,mata mereka saling bertatapan.
"kenapa kamu kesini?" tanya tania dengan bingung
"hhmmm....kita masuk saja lebih dulu,nanti mama dan papa ku yang bicara. Kamu pasti ngerti" jawab gerry sambil menggandeng tangan tania.
Semua nya sudah pada duduk diruang tamu rumah tania,mama gerry terus memperhatikan wajah tania yang polos tanpa make up. Mama gerry terus tersenyum,menyadari kenapa anaknya sangat menyukai dan ingin menikah dengan tania karena kepolosan tania. Bukan hanya wajah nya tapi sifat dan sikap tania nampak sekali sangat polos, dia semakin menyukai tania.
"hhmmm....kami bawa beberapa bingkisan untuk tania " ucap mama gerry yang menyerahkan salah satu bingkisan yang dipegangnya
__ADS_1
"terima kasih nyonya" jawab ibu tania
"jangan panggil nyonya,panggil ibu saja sama seperti saya memanggil anda." ucap mama gerry dengan sopan
"oya....baiklah kalau begitu" jawab ibu tania
"hhmmm....terima kasih bu,saya ke belakang sebentar. Mau buatin minuman untuk semua nya" ucap tania masih menundukan kepalanya
"tidak perlu repot,kami sudah membawa beberapa minuman juga makanan agar kita bisa makan malam bersama" jelas mama gerry
Mama gerry menyuruh supir nya untuk mengambil makanan juga minuman kaleng yang sudah dipersiapkan dari rumah
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ