
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"kenapa ngak tidur dulu?" tanya amelia yang sudah duduk dibangku sebelah carlos
Carlos memandang amelia,dia tersenyum menatapnya. Carlos mana bisa tidur jika melihat amelia ada didekatnya,batang panjang miliknya dari tadi sudah meronta-ronta butuh pelampiasan tapi dia tidak ingin melakukannya dengan amelia sebelum sah menjadi istri nya
"kau saja yang istirahat dulu,aku...hhmm...aku belum bisa tidur" jawab carlos berusaha menutupi hasratnya
Amelia sebenar nya tau kalau carlos sedang ingin bercinta,dia juga merasakan hal yang sama tapi tidak mungkin dia melakukannya. Apalagi dia masih resmi istri dari sanders,amelia kembali kedalam kamar. Dia tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan oleh nya,dia memeluk tubuh jordan dan ikut tertidur.
Setelah cukup lama diluar,carlos memilih untuk tidur disamping jordan. Mereka saling berpelukan hingga malam pun tiba,dena sudah memasak berbagai macam masakan dibantu pelayan dirumah itu. Dena juga sudah menyusunnya dimeja makan,kemudian dia berjalan masuk kedalam kamar carlos.
Melihat amelia ,carlos juga jordan tidur saling berpelukan membuat nya ingin mengabadikan moment itu dengan kamera ponselnya. Cekrak....cekrek....akhirnya beberapa foto sudah diambil oleh dena.
Dena memilih untuk keluar,dia tidak ingin mengganggu mereka tidur. Dena duduk diruang televisi sambil menunggu mereka bangun hingga tiba-tiba suara bel pintu berdering
ting....tong....(kira kira gitu ya say)
Bibik membuka kan pintunya,ternyata rendra yang sudah datang. Dia melihat dena yang sedang duduk diruang televisi yang bersebelahan dengan ruang tamu,dia tersenyum menatap dena yang terlihat semakin cantik tapi kemudian dia mengalihkan pandangannya. Dia tidak ingin jatuh cinta lagi pada dena,karena yang dia tau kalau dena sudah menikah.
"maaf tuan,anda mencari siapa?"tanya bibik karena melihat rendra yang hanya berdiri menatap kedalam rumah
"oh...maaf bik,saya mau ketemu carlos"jawab rendra
"tuan rendra ya...silahkan masuk tuan"ucap bibik kemudian rendra masuk dan duduk di sofa ruang tamu sambil tetap menatap ke arah dena yang masih menonton televisi dengan serius
__ADS_1
Bibik berjalan menuju kamar carlos dan memanggil carlos yang kebetulan belum juga tidur,apalagi amelia dan jordan juga sudah bangun. Mereka pun bersiap-siap terlebih dahulu
Sementara itu dena berjalan ke arah dapur,dia ingin mengambil minuman. Dia melihat seorang pria yang duduk diruang tamu,dena mendekati nya dan menyapa rendra
"hhmm....hai,anda temannya kak carlos ya?"sapa dena ramah,dia tidak tega melihat rendra sendirian disana dan sebagai adik dari pemilik rumah...setidaknya dia berbuat ramah
"ah iya....aku temannya carlos "jawab rendra sambil tersenyum
"apa dena tidak mengingat aku ya?"batin rendra
"oh...aku adiknya kak carlos,nama ku dena. Salam kenal ya kak" ucap dena menyodorkan tangannya dan disambut oleh rendra
"aku rendra...salam kenal kembali" jawab rendra
"hhmm....kamu sudah punya anak berapa?"tanya rendra gugup,dia mulai mengajak dena berbicara
"anak?aku belum menikah " ucap dena
"apa?kamu belum menikah ?bukannya kamu sudah bertunangan dulu ya" tanya rendra membuat dena tersenyum sedih,rendra melihatnya
"maaf....aku hanya mendengar kalau adiknya carlos sudah bertunangan dan akan menikah " ucap rendra yang tau kalau dena sudah bertunangan
"tidak apa-apa, hhmm...tunangan saya sudah meninggal, jadi saya tidak jadi menikah" jawab dena berusaha tersenyum
"maaf...aku tidak tau,aku pikir kalian jadi menikah karena setelah mendengar pertunangan mu...aku pergi keluar negeri dan tinggal cukup lama disana" jelas rendra menatap dena
__ADS_1
"tidak apa-apa kak....kalau kakak berapa anak nya?kenapa istri dan anak nya tidak diajak sekalian kesini?"tanya dena
"aku belum menikah,apalagi punya anak" jawab rendra
"waaaah...jangan bilang kalau kakak sama dengan kak carlos,cinta terpendam. ...ha...ha..." jawab dena sambil tertawa lepas,rendra menatap dena yang sedang tertawa dengan melongok karena menurutnya dena semakin cantik dengan tawanya
"eekkhm...maaf,aku ngak bermaksud mengejek kakak hanya saja...jangan sampai seperti kak carlos yang terlambat,kak amelia jadi menikah duluan dengan kak sanders tapi mungkin mereka berjodoh kali ya....karena ternyata kak amelia tidak dianggap oleh sanders"jelas dena panjang lebar membuat rendra tersenyum
"kau tidak mengingatku?"tanya rendra penasaran
Dena mengernyitkan dahi nya,dia mencoba untuk mengingat nya karena dia memang benar-benar lupa dengan rendra. Dena menggelengkan kepalanya, dia memang benar-benar tidak mengingat rendra
"waktu itu pertama dan terakhir kita bertemu,kau menabrak ku dan kita terjatuh ekhmm...Kemudian kita...eekkhm...berciuman " ucap rendra mengingat pertama kali nya bertemu dengan dena
Dena menutup mulutnya,dia baru ingat. Saat itu adalah ciuman pertamanya,dia tidak menyangka jika teman kakak nya itu adalah rendra karena saat itu dia sedang terburu-buru ingin pergi bersama tunangannya
"hhmm....apa kamu sudah ingat?"tanya rendra menatap dena dengan intens
Dena mengangguk,wajahnya sudah memerah. Dia tidak nyangka jika saat ini dia bisa bertemu kembali dengan pencuri bibirnya. Dia memberi nama rendra seperti itu
"sejak saat itu...aku menyukai mu,tapi mendengar kau memiliki tunangan makanya aku langsung pergi meninggalkan negara ini..." jelas rendra yang tidak ingin terlambat seperti carlos,dena membulatkan matanya sempurna. Dia terkejut mendengar penjelasan dari rendra ,sedang kan rendra sudah duduk lebih dekat dengan dena dan menggenggam tangan dena dengan lembut.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1