Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)

Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)
episode 22


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Waktu terus berjalan,tak terasa amelia sudah akan melahirkan putra nya. Dia selalu memeriksakan kondisi dirinya juga janinnya,dia merasa bahagia karena mereka dalam keadaan sehat-sehat saja.


Selama beberapa bulan ini amelia tidak pernah memikirkan ucapan sanders yang selalu menyakitinya,yang mengatakan dia adalah pembawa sial,dia tidak akan mau mengakui anak amelia,dia akan menyampakan dirinya juga anaknya jika anaknya lahir nanti. Semua ucapan-ucapan sanders tidak pernah dia perdulikan,dia hanya ingin anak nya lahir dengan sehat seperti ucapan dokter rita


Setiap bulannya amelia selalu memeriksa kan keadaan janinnya dengan dokter rita tanpa ditemani oleh sanders,sanders memilih untuk menemani natalie berbelanja atau bercinta di apartemen milik nya. Walaupun dari rumah mereka pergi bersama karena kehendak kakeknya ,namun dijalan mereka akan berpisah. Amelia akan pergi ke panti menunggu jemputan sanders jika sudah selesai diperiksa oleh dokter rita,dia akan pulang bersama sanders.


Mereka selalu bersikap mesra dihadapan kakek,tapi kakek tidak mudah dibohongi . Kakek selalu saja menyuruh orang untuk mengawasi sanders dan kakek selalu menjaga kesehatannya hingga anak amelia lahir dia ingin anak amelia mendapatkan kasih sayang dari ayah nya.


Sanders menemani amelia dirumah sakit saat anaknya sudah lahir,itu karena kakek yang menyuruhnya dan memberikan perintah pada pengawalnya untuk menemani sanders dirumah sakit.


"selamat datang dirumah sayang" ucap kakek yang sudah menunggu didalam rumah nya.

__ADS_1


"terima kasih kek..." jawab amelia


"selamat datang sayang....kamu kan masih belum bisa apa-apa ,harusnya kamu tinggal dirumah mama saja....biar mama yang bantu kamu untuk mengurus putra mu" ucap mama sanders dengan lembut,walaupun mama nya hanya ingin berpura-pura didepan kakek tapi amelia senang karena bisa mempunyai orang tua


"tidak usah...dia lebih baik disini,karena aku ingin putra nya amelia dekat dengan ky sebelum aku mati" jawab kakek dengan ketus,kakek tau bagaimana sikap anak dan menantunya itu pada amelia walaupun mereka bersikap baik didepan kakek tapi kakek selalu mengirim orang untuk menyelidikinya.


Amelia berjalan secara perlahan-lahan dibantu oleh nina,karena dia lahir secara normal tanpa operasi jadi daerah sensitif nya masih sedikit sakit. Kedua orang tua sanders juga berusaha membantu amelia,sanders membawa tas baju amelia. Memang kebaikan kedua orang tua sanders hanya didepan kakek saja,bila dibelakang kakek pastinya mereka akan menghina bahkan memukul amelia.


"kau jangan berlagak,disini kami hanya menganggap mu seorang pelayan bukan nyonya sanders...karena ada kakek makanya kami bersikap baik pada mu" ucap mama sanders dengan ketus


Amelia hanya diam saja,dia sudah biasa diperlakukan seperti itu semenjak menikah dengan sanders. Sanders keluar dari kamar amelia tanpa mengatakan apa pun,sebenarnya dia sudah mulai kasihan pada amelia tapi entah mengapa sikap egois nya membuatnya menolak rasa kasihan itu. Apalagi kedua orang tuanya tidak pernah menyukai dan menganggap amelia sebagai istrinya, jadi dia pun berusaha mengabaikan amelia juga.


Sebulan berlalu,amelia selalu dibantu oleh nina. Kakek tidak pernah memperbolehkan amelia untuk mengerjakan apa pun,dia seperti benar-benar seorang nyonya. Kedua orang tua sanders pun sering datang kerumah kakek karena mereka ingin mengambil hati sang kakek ,mereka sudah mendengar kalau kakek mulai sakit-sakitan dan mereka ingin mendekati kakek agar kakek dapat memberikan harta nya pada sanders yang merupakan cucu tunggal nya.

__ADS_1


Selama sebulan ,walaupun amelia tidak pernah diperlakukan baik oleh sanders dan kedua orang tuanya. Amelia selalu menyiapkan segala keperluan sanders layak nya seorang istri,baginya sanders adalah suami nya walaupun dia tidak dianggap.


Sanders pun tidak pernah melihat bahkan menggendong anaknya ,baik didepan kakek atau saat tidak bersama kakek. Amelia yang selalu menggendong dan menjaga putranya yang sudah dia beri nama jordan,jika amelia sedang membuatkan susu untuk putra nya maka yang menggendong dan menjaga anaknya adalah nina. Nina selalu membantu amelia,dia merasa kasihan pada nona mudanya itu.


Jordan sudah berusia enam bulan,kakek sudah sakit-sakitan dan dirawat dirumah sakit. Kedua orang tua sanders semakin menjadi membuat amelia menderita ,amelia hanya diam saja karena sebelum kakek masuk rumah sakit. Kakek memberikan pesan padanya untuk tidak usah meladeni ucapan yang menyakitkan dari kedua orang tua sanders,amelia merasa terkejut karena kakek mengetahui perlakuan mereka padanya.


Sebenarnya bukan karena ucapan kakek ,tapi karena dia tidak ingin melawan orang tua apalagi dia tidak pernah mempunyai orang tua lagi. Amelia tidak diperbolehkan menjenguk kakek dirumah sakit,bahkan mama nya sanders sudah merubah segala peralatan dirumah kakek. Dia berpikir jika mertuanya itu meninggal maka rumah besar milik kakek akan menjadi rumah miliknya,dia menyuruh amelia pindah ke kamar pelayan disebelah kamar nina.


Rumah miliknya sudah dijual oleh kedua orang tua sanders karena mereka memang ingin menguasai rumah besar kakek, barang-barang amelia sudah di pindah kan ke kamar pelayan dengan segera.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2