
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Sander pergi dengan perasaan bersalah,dia benar-benar bingung harus apa. Dia memilih pergi ke apartemen milik baron dari pada ke perusahaannya,dia ingin meminta pendapat sahabat nya itu. Sahabat nya itu lebih dewasa dari nya,seperti nya baron sangat pengalaman dalam urusan wanita padahal dia belum pernah berhubungan dengan wanita.
Sander langsung masuk kedalam apartement milik baron karena dia tau password apartemen itu,dia melihat baron yang sudah terlihat rapi dengan setelan jas nya dan saat ini sedang sarapan sendirian
"kau datang?kenapa tidak ke kantor mu dan malah kemari?apa ada urusan penting?" tanya baron bertubi-tubi
Baron sangat tau bagaimana sifat sanders,dia merasa jika sanders masih memendam masalahnya dan tidak menuruti nasehat yang diberikannya tadi malam seperti biasanya. Sanders duduk didepan baron yang sedang sarapan dan menatap mata baron dengan tatapan bingung
"ada apa?apa natalie lagi?atau amelia?"tanya baron tanpa menghiraukan tatapan sanders
__ADS_1
"nina...."jawab sanders membuat baron mengernyitkan keningnya,dia merasa bingung dengan jawaban sanders
"nina?siapa?"tanya baron masih penasaran,karena sanders mengucapkan nama yang tidak dikenal nya
"aku melakukan hal yang sama dengan nina seperti pada amelia" jawab sanders yang kini menutup wajahnya dengan kedua tangannya
Baron terkejut,dia membulatkan matanya menatap sanders. Dia tidak menyangka jika sanders melakukan hal yang sama seperti itu pada wanita lain, kemudian dia menghembuskan nafasnya pelan. Dia menatap sanders yang sepertinya menyesal dengan apa yang dibuatnya
"nina....pelayan ku...aku ingin menikahinya,aku yakin kalau dia bakalan hamil seperti amelia. Aku akan bertanggung jawab dan akan berusaha menerima nya dalam hidupku,aku ngak ingin mengulang kesalahan ku lagi seperti pada amelia" jelas sanders berusaha tenang
"bagus....lantas bagaimana dengan mama mu?kau tau pasti bagaimana mama mu kan,aku yakin dia tidak akan menerima nina sebagai menantunya apalagi dia seorang pelayan " ucap baron menatap sanders
__ADS_1
"aku akan menikahinya walaupun mama ku melarangnya,aku tidak ingin membuat seorang anak tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya seperti yang aku lakukan pada jordan. Aku akan menyayangi anakku dan menerima nina sebagai istri ku nantinya,aku akan melawan mama ku " jelas sanders yang mengingat setiap ucapan dan perbuatan mama nya pada amelia juga jordan
"akhirnya kau dewasa juga,aku yakin pasti kebahagiaan mu ada pada nina. Berjuang lah,walaupun nina menolak mu....coba lah untuk bertahan dan melindunginya jika itu perlu,walaupun dia tidak hamil tapi bersikaplah gentleman....dia tidak suci lagi,pastinya tidak akan ada yang mau menerima bekas mu...tidak semua pria seperti carlos,banyak pria yang menginginkan pasangan wanita mereka menjadi pertama untuk mereka." ucap baron dengan bijak membuat sanders tersenyum,dia tau kalau sahabat nya ini selalu memberikan kata-kata yang menenangkannya
"kau masih mau disini?aku harus pergi menghadiri rapat dengan salah satu direktur perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahaan ku,aku harus melihat proposal yang mereka ajukan jika cocok maka aku akan bekerja sama dengan mereka tapi jika tidak maka aku tidak perlu berlama-lama dengan mereka" jelas baron yang sudah berdiri dan berjalan menuju pintu apartemennya
"aku juga harus kembali ke kantor,kita barengan saja ke parkirannya...." jawab sanders yang kini sudah berjalan berdampingan dengan baron
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘
__ADS_1