Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)

Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)
episode 229


__ADS_3

💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙


Kiki menunggu didepan ruang operasi,setelah arul diperiksa dan dinyatakan harus segera dioperasi karena ada gumpalan darah didalam kepalanya. Jika tidak dioperasi maka arul bisa meninggal,karena ingin yang terbaik untuk suami nya. Kiki pun menandatanganu berkas-berkas persetujuan operasi oleh pihak keluarga.


Hampir dua jam operasi berjalan,tapi belum ada tanda-tanda operasi akan segera selesai. Rulli masih terus memeluk tubuh oma nya,dia merasa takut jika harus kehilangan ayah nya karena baru saja dia bertemu dengan arul.


Kiki terus menangis ,dia berjalan mondar-mandir didepan ruang operasi. Dia terus berdoa agar arul selamat,dia tidak ingin berpisah dengan arul lagi.


"kak....kau berjanji untuk menjaga dan membahagiakan kami,tolong jangan pergi. " batin kiki


ting

__ADS_1


Pintu ruang operasi pun terbuka,terlihat dua dokter sudah berjalan keluar dari ruangan itu. Kiki dan mama arul mendekati nya,mereka ingin segera tau kondisi arul saat ini


"bagaimana keadaan suami saya dok?" tanya kiki menatap dokter itu dengan air mata yang terus mengalir dipipi nya


"beliau sudah melewati masa kritis hanya saja masih koma,gumpalan di otak nya sudah diangkat tinggal menunggu beliau sadar saja. Hanya saja...." jelas sang dokter


"hanya saja apa dok?"tanya kiki penasaran


"hanya saja kami belum tau kapan beliau bisa sadar,karena koma seperti ini hanya butuh keajaiban. Beliau bisa mendengar,jadi berikan semangat agar beliau bisa kembali sadar" jelas dokter lagi


"hhmm...Apa kami bisa melihat nya sekarang?"tanya kiki masih dengan khawatir

__ADS_1


"sebentar lagi akan kami pindahkan ke ruangan, jadi kalian bisa merawat juga menjaga nya. Kalau begitu kami permisi dulu" jelas dokter itu dan langsung pergi


Kiki terus menangis,dia tidak menyangka arul bersedia memberikan nyawanya . Kiki merasa sangat bersalah ,karena dirinya arul menjadi seperti ini jika saja dia tidak menikah dengan arul mungkin dia masih bisa melihat arul.


"sudahlah,semua sudah takdir. Jangan merasa bersalah seperti ini,sekarang kita harus terlihat tegar didepan arul karena dia bisa mendengarkan apa pun yang kita bicarakan. Mama yakin kau pasti terpukul,mama juga. Tapi mama harap kau bisa kuat ,apalagi kalian punya rulli. Kamu harus terlihat kuat didepan nya " bisik mama arul yang kini memeluknya


Kiki menatap wajah mama arul,wanita paruh baya yang dulu sangat ingin menjauhkan dirinya dari arul. Saat ini beliau pula yang berusaha menguatkannya, hati nya merasa tersentuh dengan perkataan wanita paruh baya yang kini sudah menjadi mertua nya itu. Dia menatap mata mama arul,terlihat jelas kesedihan didirinya. Dia yakin kalau mama arul juga sangat kehilangan putra semata wayang nya,dia memang harus kuat dan tegar agar bisa menguatkan rulli.


Pandangan kiki menatap ke arah rulli yang duduk dibangku depan ruangan itu,sedangkan dirinya sudah terduduk dilantai nya. Mata rulli dan kiki saling bertemu,kiki mencoba untuk memberikan senyuman. Membuat rulli yakin jika dirinya kuat


Kiki berdiri dibantu mama arul,dia berjalan menuju putra nya itu kemudian memeluknya dengan erat. Rulli membalas pelukan kiki dengan erat

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2