
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
"kau kenapa?jangan bilang kau akan meninggalkan aku?" tanya arul masih mencurigai kiki
"mana mungkin aku meninggalkan pria yang sangat tampan seperti kakak,kalau benar begitu....berarti aku itu wanita yang bodoh,kakak sudah tampan...kaya lagi,pasti banyak yang akan berebut untuk mendapatkan cinta kakak" jelas kiki sambil terus tersenyum
"kau benar....jadi kau harus tetap berada didekat ku,jangan menjadi wanita bodoh" ucap arul dengan tegas tapi masih dengan senyumannya juga,kiki hanya mengangguk. Rasa nya dia ingin menangis tapi dia menahan nya,dia tidak ingin membuat arul semakin mencurigai nya
Setelah makan malam,seperti biasa nya. Kiki akan membersihkan bekas makan mereka,kemudian kiki memasuki kamar arul dan membersihkan tubuh nya. Pakaian ganti kiki memang sudah disediakan oleh arul didalam kamar nya,agar kiki tidak perlu repot-repot membawa nya kembali.
__ADS_1
Malam ini hati arul begitu khawatir,dia seperti akan merasakan ditinggal oleh kiki. Kiki yang sudah selesai mandi dan berpakaian cukup seksi,kiki ingin membuat arul menikmati malam terakhir mereka. Dia sudah berniat akan pergi besok pagi sebelum arul terbangun,dia sudah memesan tiket bus untuk perjalanan pagi hari. Dia juga sudah mengirimkan pesan pada pemilik restauran nya kalau dia berhenti bekerja dan tidak jadi pindah ke restauran pusat,walaupun pemilik restauran terkejut dan berusaha membujuk kiki tapi keputusan kiki tetap sama
"sayang....kau terlihat berbeda dari biasanya" bisik arul dengan lembut di telinga kiki
"masak sih?seperti nya biasa aja kok,aku akan melayani mu kali ini" ucap kiki sambil mengecup bibir arul sekilas
"bolehkah aku meminta satu hal kali ini?" tanya arul dengan lembut sambil terus memeluk tubuh kiki dari belakang,dia mengelus kedua bukit kembar milik kiki dan beralih ke bagian perut kiki
"aku takut kau meninggalkan aku ,kalau ada dia disini....kau akan terus bersama ku selama nya" ucap arul lagi dan kini dia mensejajarkan wajah nya pada perut kiki yang rata
__ADS_1
Ada rasa ragu dihati kiki,dia takut jika dirinya benar-benar hamil anak arul saat dia pergi. Apalagi ucapan mama arul kembali terngiang,jika dia hamil malam ini dan pergi dari sini maka arul tidak akan mengakui anak itu adalah anak nya karena surat keterangan dokter mengatakan kalau dia tidak hamil hari ini
"please sayang.....aku mau kamu tetap disisi ku,aku takut jika kamu ninggalin aku" ucap arul dengan nada memohon nya,kiki menganggukan kepalanya secara langsung membuat arul berdiri dan mengangkat tubuh kiki.
Kini arul sudah menindih tubuh kiki,dia memainkan lidahnya dan menelusuri seluruh tubuh kiki dengan lembut. Sentuhan yang selalu membuat kiki terbuai,lidah arul sangat pandai dan lihai membuat miliknya berdenyut-denyut dibawah sana saat bibir dan lidah arul memainkan daerah sensitif nya.
De*sa*han dan erangan terus terdengar dari dalam kamar,membuat suasana semakin panas. Arul langsung melakukan penyatuan,dia sudah tidak tahan mendengar suara de*sa*han manja yang keluar dari bibir kiki. Dia memompa dan memacu diatas daerah sensitif kiki sambil terus menatap wajah kiki yang terpejam menikmati hentakan demi hentakan yang dilakukannya
bersambung.
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ