
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
"lakukan lah....aku sudah siap" ucap tania menatap gerry dengan serius dan tersenyum manis
Gerry yang memang sudah tidak tahan lagi,akhirnya langsung membalikan tubuh tania hingga membelakangi nya. Kemudian dia mulai mengarahkan batangan nya ke daerah sensitif tania dari belakang,tania melenguh karena memang milik gerry lebih panjang dan besar dari punya rendy. Apalagi tania sudah lama sekali tidak melakukannya,membuat miliknya terasa agak sempit.
Gerry terus memompa miliknya dari belakang dengan guyuran air ditubuh mereka,dengan perlahan gerry melepaskannya dan mengangkat tubuh tania ke atas wastafel yang ada didalam kamar mandi itu. Dia membuka kedua kaki tania dan mulai memasukannya kembali ,kemudian dia kembali memompa nya diatas hingga dia mencapai puncak nya.
Gerry melepaskan nya perlahan,kemudian dia memeluk tubuh tania. Dia menyemburkan benih nya di dalam milik tania,tania membalas pelukan gerry. Mereka pun mandi bersama,setelah selesai bercinta didalam kamar mandi mereka langsung keluar.
Tania duduk di depan meja rias,dia melihat perlengkapan wajah dan parfum gerry disana. Dia menatap gerry yang mengambil alat pengering rambut di bawah meja rias itu,kemudian gerry membuka handuk kecil yang berbalut di atas kepala tania.
__ADS_1
"tidak usah,aku bisa sendiri" ucap tania yang merasa tidak enak pada gerry karena gerry akan mengeringkan rambut nya
"biarkan aku yang melakukannya,kamu diam saja dulu" ucap gerry yang dengan mahir nya mengeringkan rambut tania
"seperti nya kau sudah terbiasa, aku wanita ke berapa yang sudah kau perlakukan seperti ini hhmmm?"ucap tania sambil memejamkan matanya
"kau wanita kedua setelah mama ku,kalian adalah wanita kesayangan ku..." jawab gerry membuat tania terkejut,dia menatap wajah gerry dari cermin didepannya
"kau tidak percaya?kau bisa tanyakan pada mama ku" ucap gerry yang menatap ke arah nya,seolah tania tidak percaya pada dirinya
Tania hanya tersenyum,setelah selesai mengeringkan rambut tania. Gerry berjalan menuju lemari milik nya dan mengambil kemeja putih milik nya,dia memberikan nya pada tania. Pakaian yang sudah basah,jadi tidak mungkin dia memakai nya kembali.
__ADS_1
Tania mengambilnya dan memakainya,dia memakainya didepan gerry membuat gerry ingin sekali menerkam tubuh tania lagi tapi dia menahannya. Dia memilih untuk tidak memperhatikan tubuh tania,dia mulai memakai pakaian nya dan berbaring disamping tania karena saat ini tania sudah merebahkan tubuh nya disana.
"bagaimana perasaan mu?apa sudah baikan?" tanya gerry sambil membawa tubuh tania kedalam pelukannya
"terima kasih sudah membawa ku pergi dari sana,aku sudah merasa lebih baik" jawab tania lembut dan membalas pelukan gerry,wajahnya sudah masuk ke dada bidang milik gerry.
"bagus lah,kalau begitu sekarang kamu istirahat lah....besok aku akan mengantar mu pulang" ucap gerry lembut.
Tania berusaha memejamkan matanya,gerry t1erus mengelus punggung nya hingga dia tertidur. Gerry ikut tidur disampingnya,dia terus memeluk tubuh tania dengan lembut. Tania pun membalas pelukan gerry,dia merasa sangat nyaman berada didalam pelukan gerry. Mereka berpelukan hingga pagi hari
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ