
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Amelia memandang wajah kakek carlos yang sudah tersenyum,dia membalas senyuman itu. Carlos belum menceritakan apa pun mengenai keluarga nya,yang diketahui amelia keluarga carlos hanya lah dena karena carlos mengatakan kalau kedua orang tuanya sudah meninggal
"hallo....aku kakek nya carlos,selamat datang di keluarga kami..." ucap kakek sambil menyodorkan tangannya pada amelia
"ah...maaf kek,saya amelia " jawab amelia menyambut tangan kakek carlos dan mengecup punggung tangan kakeknya,kakek carlos tersenyum dan mengelus pucuk kepala amelia dengan lembut
"tidak salah carlos mencintai mu dan menjadikan mu istri,kau itu sudah cantik,baik...dan juga sopan" jelas kakek carlos menatap amelia
"terima kasih kek" jawab amelia,kemudian dia cemberut menatap carlos. Dia kesal karena carlos memukul orang sembarangan
"kamu kenapa mukul mereka ?dan kalian....kenapa tidak membalas pukulan nya?"tanya amelia dengan kesal,dia tidak suka ada kekerasan fisik. Lebih baik berbicara baik-baik jika bisa
"sayang....aku mukul mereka karena mereka membiarkan kakek kesini,itu bisa membuat kakek sakit lagi." jelas carlos yang tau kalau amelia tidak menyukai kekerasan
"nona....bagaimana kami membalas tuan muda?yang ada kami akan kehilangan pekerjaan juga dihajar habis-habisan oleh pengawal tuan muda yang lain" batin para pengawal itu yang kini sudah menunduk
__ADS_1
Amelia menatap tubuh kakek dari atas hingga bawah,kakek terlihat sehat tapi kenapa tidak boleh datang ke sini. Amelia kembali menatap mata carlos,dia seperti meminta penjelasan pada nya. Carlos menghela nafasnya,dia sangat tau sifat amelia
"kakek baru sajà menjalani operasi besar diluar negeri,seharusnya bed rest dan jangan banyak bergerak apalagi melakukan perjalanan jauh seperti ini" jelas carlos sambil mengelus pipi amelia,amelia menatap kakek dan berjalan mendekati kakek. Dia mengandeng tangan kakek dan memapahnya ke sofa yang tidak jauh dari mereka
"kakek duduk lah dulu,harus nya kakek dengar apa kata dokter....jangan seperti ini,nanti kalau kakek sakit lagi bagaimana? apa kakek ngak mau liat cicit kakek lagi?" ucap amelia panjang lebar,ternyata dia salah paham pada carlos yang memukul pengawalnya . Dia melakukan itu karena tidak ingin sesuatu terjadi pada kakeknya
"kakek tau...tapi kakek ingin menyaksikan pernikahan kalian,walaupun terlambat...maafkan kakek ya" jawab kakek membuat amelia tersentuh.
"kalau begitu sekarang kakek juga istirahat lah,hari sudah malam dan pastinya kakek lelah karena perjalanan jauh juga" ucap amelia lembut
"ya....kakek ingin tidur dengan jordan,bolehkan?jadi kalian tidur berdua lah dan buatkan adik untuk jordan " jelas kakek membuat wajah amelia memerah
"tidak usah,biar kan kakek diantar oleh pelayan saja...kalian juga harus istirahat sekarang"jawab kakek sambil berlalu bersama seorang pelayan yang membantu kakek ke kamar jordan
Carlos menarik tangan amelia dan membawanya ke dalam kamar pengantin yang sudah disiapkan, amelia hanya menuruti nya saja karena dia tau kalau carlos sudah menunggu waktu ini. Apalagi dia sudah sah menjadi istri carlos,maka dia akan melakukan tugas nya sebagai seorang istri. Melayani suami baik lahir dan juga batin
Saat ini mereka sudah berada didalam kamar,amelia berjalan lebih dulu menuju tempat tidur pengantinnya. Dia menatap sekeliling kamar nya yang sudah dihiasi dengan cantik dan wangi,amelia menatap carlos yang masih berdiri didepan pintu dengan matanya yang terus memperhatikan tubuh amelia dari atas hingga ke bawah.
__ADS_1
"cantik" ucap carlos pelan,tapi saat ini mata amelia menatap ke arahnya hingga dia tau kalau carlos mengatakannya cantik
Amelia menurunkan reseliting gaun pengantinnya dan membiarkan gaun itu melorot begitu saja ke lantai,kemudian dia melenggak-lenggok berjalan mendekati carlos. Dada nya begitu menantang menghadap ke arah carlos,carlos menelan saliva nya dengan susah payah. Dia menatap tubuh molek dan mulus milik amelia yang hanya mengenakan pakaian dalaman saja dengan warna senada,warna putih dengan motif bunga-bunga di pucuk dada nya dan ditengah-tengah daerah sensitif nya membuat tubuh bagian bawah carlos menegang
Amelia yang sudah berada didepan carlos dengan jarak setengah meter,dia merapatkan tubuhnya hingga dada nya menempel dengan dada bidang milik carlos. Carlos mengerjapkan matanya berkali-kali, masih belum percaya jika amelia yang terlihat malu selama bersama nya. Kini terlihat lebih agresif karena amelia sudah meraba dada juga bagian bawah milik carlos dengan jari-jari lentik nya.
Tubuh carlos menegang,merasa tak sabar. Dia pun menggendong amelia dan merebahkan tubuh nya ke atas tempat tidur kemudian menindih tubuh amelia membuat amelia terkejut
"kamu sabar dong....di film ngak kayak gini cara nya" ucap amelia keceplosan,kemudian dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya
Carlos tersenyum,dia menatap amelia dan ingin meminta penjelasan atas ucapannya tadi. Amelia membuang tatapannya ke arah jendela kamar untuk mengalihkan perhatian carlos ,tapi tangan carlos menarik dagu amelia agar menatap ke arahnya.
"sayang....apa yang kau katakan tadi ?film apa?"tanya carlos menatap amelia dengan tajam
"iii....itu,hhmm...."jawab amelia gugup,dia bingung harus menjelaskannya kalau dia ingin menyenangkan carlos jadi dia menonton film dewasa agar bisa melakukannya dengan baik seperti di film itu,tapi tadi carlos malah menggendongnya tidak seperti di film yang di tontonnya.
Dnegan menghela nafas panjang,may tak mau amelia menceritakan semuanya pada carlos tanpa kecuali kalau dia ingin membuat carlos menyukai sikap dan tubuhnya karena saat i i dia sudah tidak perawan lagi,bahkan dia sudah melahirkan anak.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘