
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Arul memandikan putra nya lebih dulu,dia terlihat tersenyum dan bahagia. Dengan lembut dia memperhatikan tubuh rulli dari atas hingga ke bawah,ada tanda lahir yang persis sama sepertinya. Tanda lahir di pergelangan belakang tangannya,arul memiliki nya juga. Tanda lahir yang mirip dengan tanda lahir papa nya ,kini anak nya pun juga memiliki tanda yang sama
Setelah memakaikan pakaian lengkap dan rapi pada rulli,arul menyuruh rulli keluar lebih dulu karena dia akan membersihkan tubuh nya sendiri. Rulli mematuhi ucapan ayah nya,dia berlari keluar tapi saat akan keluar dia melihat dari kejauhan seorang nenek memarahi ibu nya. Dia mendengar semuanya,walaupun dia masih kecil tapi dia tau apa yang diucapkan oleh nenek itu pada ibu nya
"ibuuu....."teriak rulli dan berlari mendekati kiki,dia memeluk tubuh kiki yang sudah menunduk ke arah nya. Terlihat sekali jika tubuh ibu nya bergetar karena menangis,ya...dari dulu rulli tau kalau ibu nya adalah wanita yang lemah,makanya dia bersikap dewasa agar bisa melindungi ibu nya
"anda siapa nyonya?kenapa memarahi ibu ku?"bentak rulli menatap tajam ke arah mama arul yang merupakan neneknya
__ADS_1
Mama arul terkesima melihat wajah rulli yang sangat mirip dengan arul sewaktu kecil,dia tidak bisa berkata-kata saat matanya tertuju pada pergelangan kecil anak itu. Ada tanda yang sama seperti suami juga anaknya,tiba-tiba air matanya jatuh begitu saja.
Rulli mengalihkan pandangannya pada raya yang berdiri dibelakang nenek itu,dia terlihat kesal pada kedua nya karena berani mengatakan ibu nya wanita murahan dan memarahi ibu nya begitu saja.
"rulli....kamu ngak ngerti apa pun,hhmm...om arul yang semalam itu bukan ayah mu. Ini bukti nya,ibu mu hanya ngaku-ngaku saja karena om arul orang kaya raya."jelas raya dengan lembut tapi terdengar sangat pedas
Semua orang terkejut mendengar ucapan rulli,mereka tidak menyangka jika rulli bersikap tenang dan tidak menangis melihat ibu nya menangis. Rulli memeluk tubuh ibu nya dengan erat,dia mengelus punggung ibu nya yang masih menangis. Dia berusaha menenangkan ibu nya didalam pelukannya
Mama arul masih menatap rulli dengan tatapan sedih,dia tidak tau harus berkata apa. Dia masih terdiam memperhatikan rulli dari atas hingga ke bawah,ada sesuatu dirasakannya didada nya tapi tak dapat dijelaskan.
__ADS_1
"aku ngak butuh ayah ,yang telpenting bagi ku hanya ibu ku. Kalian pelgi ,bawa om alul sana. "teriak rulli dengan mata yang berkaca-kaca,tapi tatapan nya masih tajam pada mama arul juga raya
"hei....anak kecil kok bicara seperti itu,ngak baik...apa ibu mu yang ngajarin kamu seperti ini?" ucap raya dengan nada sindiran
Kiki yang dari tadi diam,kini melepaskan pelukannya. Dia sudah mendengar ucapan putra nya,putra nya memilih dirinya dari pada ayah nya. Baginya itu sudah cukup,mereka bisa hidup berdua dengan sederhana seperti biasa nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1