
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
"sayang....kau sudah selesai?"tanya carlos menatap amelia
Amelia bingung dan merasa malu pada kedua orang a⁰tua sanders,dia menatap carlos dan kedua ornag tua sanders secara bergantian. Carlos malah berjalan mendekatinya dan memeluk tubuh amelia membuat amelia terpaku ,kemudian carlos mencium pucuk kepala amelia dengan lembut
"sayang...."sapa carlos lagi membuat kesadaran amelia kembali
"eh...itu,kenapa kamu langsung masuk?kenapa ngak hubungi aku dulu seperti biasanya?"tanya amelia masih dengan bingungnya
"aku ingin memberikan kejutan,sekarang bersiap lah....aku ingin membawa mu ke suatu tempat" jelas carlos masih dengan senyuman manisnya
"hhmm...tapi..."jawab amelia sedikit ragu
"bawa juga jordan,aku ingin membawa jordan jalan-jalan dan bermain" ucap carlos lagi
__ADS_1
Amelia menatap ke arah kedua orang tua sanders ,dia tidak ingin dianggap tidak baik karena mereka adalah pemilik rumah itu. Jika amelia ingin pergi maka amelia selalu meminta ijin pada mereka karena bagaimana pun mereka masih mertua nya.
"pergilah....lagi pula sore nanti kau akan resmi bercerai dengan sanders,jadi kami bukan lagi mertua mu....ha...ha..."jelas mama sanders yang seolah tau dipikiran amelia
Amelia berjalan ke arah taman belakang dimana jordan dan para pelayan berkumpul,amelia memanggil jordan agar ikut bersama carlos sementara dia membereskan beberapa pakaian seperti biasanya. Jordan merasa senang mengetahui jika mereka akan pergi bersama carlos,karena malam itu carlos menelpon jordan dan mengatakan akan mengabulkan permintaan jordan sebagai kado ulang tahunnya tapi dia harus merahasiakan semuanya dari amelia karena carlos ingin memberikan kejutan pada amelia
Setelah selesai membereskan beberapa pakaian,akhirnya carlos membawa amelia dna jordan menuju villa nya. Amelia menatap pemandangan pegunungan juga jalan yang lebih disekitarnya,hatinya merasa teduh. Sedangkan jordan sudah tertidur dibangku belakang,carlos menggenggam tangan amelia dan sesekali mencium punggung tangan amelia dengan bibirnya membuat amelia sedikit risih tapi dia menerimanya dengan tersenyum
"kita mau kemana?"tanya amelia yang memperhatikan jalanan,sepertinya mereka mengarah ke luar kota membuat amelia bertanya-tanya
Amelia kembali diam,dia masih bingung dengan sikap manis carlos pada nya. Perjalanan hampir tiga jam akhirnya mereka sampai dipuncak dimana villa carlos berada,amelia menatap sekeliling villa itu dari dalam mobilnya. Dia menikmati pemandangan yang begitu indah hingga akhirnya suara pintu mobil terbuka dan memperlihatkan carlos yang sudah berdiri didepan pintu dengan tangan yang sudah mengulur untuk menyambutnya
"ada apa sih?kok sepertinya hari ini kau sangat lembut dan juga perhatian sekali" ucap amelia yang kini sudah menyatukan tangannya pada tangan carlos
Carlos hanya tersenyum,dia melepaskan genggaman tangan carlos kemudian menggendong jordan yang sudah tertidur dan membawanya masuk sambil tangan sebelahnya menarik tangan amelia dan menggenggam nya. Amelia tersenyum senang melihat carlos yang selalu memperhatikan jordan dan lebih perduli pada jordan ,jordan bersandar dibahu carlos dengan tenang hingga mereka sampai didalam kamar.
__ADS_1
Carlos meletakan jordan diatas tempat tidur berukuran king size,carlos melepaskan sepatu yang dipakai oleh jordan dan menyelimuti jordan. Carlos menarik tangan amelia dan meninggalkan jordan didalam kamar,tapi sebelumnya dia mengecup pucuk kepala jordan dengan lembut
Amelia menatap tangannya yang digenggam dan sedikit ditarik oleh carlos,dia mendekati salah satu pelayan dan menyuruh mereka untuk menjaga jordan.
"kau tolong jaga putra ku,jika dia bangun...langsung bawa dia ke tempat kami" ucap carlos dengan nada perintah tegas,membuat amelia semakin senang melihat kelembutan yang diberikan carlos pada jordan seperti pada anak kandungnya sendiri
Carlos membawa amelia ke halaman belakang,disana terlihat gelap. Mata amelia menatap lekat pada carlos,dia merasa bingung dan bertanya-tanya. Kenapa carlos mengajaknya ke halaman belakang yang lampu taman nya sudah mati?begitu lah yang dipikirkannya,sedangkan carlos hanya tersenyum saja
ting....
Tak lama ponsel carlos berbunyi,menandakan kalau ada pesan yang masuk . Carlos mengambil ponselnya dan tersenyum,kemudian dia menatap amelia dengan lembut dan berlutut di hadapan amelia sambil mengecup punggung tangan amelia. Amelia terkejut,bukan hanya itu saja. Lampu taman pun mulai hidup, amelia menatap sekelilingnya dengan mata membulat sempurna. Disana sudah banyak sekali orang-orang,makanan pun sudah terhidang di atas meja-meja. Bukan hanya satu -dua meja tapi beberapa meja,seperti ada sebuah pesta disana. Amelia kembali menatap carlos ,dia seolah meminta penjelasan pada carlos dengan apa yang terjadi didepannya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘
__ADS_1