
ππππππππ
Andre menarik selimut sambil tersenyum dibalik selimut,dia sudah melihat reaksi wajah sanders yang sudah ketakutan kehilangan amelia. Andre menyadari kalau sanders sudah mulai menyukai amelia,entah kapan tèpatnya ....andre tidak tau.
Sanders masuk kedalam kamar mandi,dia benar-benar merasa takut jika amelia dimiliki oleh orang lain tapi di pikirannya hanya ingin segera menceraikan amelia. Hati dan pikirannya sangat berbeda,dia jadi merasa bingung. Dia mengguyur seluruh tubuhnya dengan air hangat,dia ingin menyegarkan pikirannya.
Setelah selesai mandi,sanders pun ikut merebahkan tubuhnya disamping andre. Andre menatap sanders yang sudah tidur,dia bertekad untuk membawa amelia juga anaknya.
Pagi pun tiba
Andre bangun lebih dulu,dia melihat amelia duduk ditaman bersama putra nya. Andre menghampirinya dan tersenyum menyapa amelia juga putra nya
"hai mel....lagi nyuapi si kecil ya?" sapa andre dengan lembut
"eh...iya tuan" jawab amelia
"boleh kan aku duduk disini?"tanya andre
"silahkan tuan...."jawab amelia
Andre pun duduk disebelah amelia sambil mengambil jordan,agar duduk dipangkuannya. Amelia menolaknya,dia tidak ingin membuat andre menjadi kotor karena anaknya
"ngak usah tuan,nanti pakaian anda kotor" ucap amelia ingin mengambil jordan dari pangkuan andre
"aku bisa ganti pakaian lagi " jawab andre sambil mengelus pipi gembul jordan
"siapa nama nya sayang?"tanya andre menatap ke arah amelia saat dia mengatakan sayang,amelia terkejut tapi dia berusaha tetap tenang
"jordan om...."jawab amelia
"hhmm....jordan saat ini sudah berusia berapa bulan?"tanya andre lagi
__ADS_1
"tujuh bulan om...."jawab amelia sambil menyuapi jordan diatas pangkuan andre
"hhmm....mel,apa suami kamu ngak pernah pulang untuk melihat jordan?"tanya andre menatap ke arah amelia dengan serius
"hhmm....belum pernah,dia ...belum pernah melihat kesini"jawab amelia,memang sanders tidak pernah melihat bagaimana wajah jordan sampai sekarang.
"mel..kenapa kamu ngak menikah lagi?agar jordan punya ayah yang menyayanginya,apalagi sebentar lagi dia akan besar dan mencari ayah nya"jelas andre menatap amelia,andre tau kalau sanders sedang bersembunyi dibalik pintu belakang yang menuju ke taman
"saya belum memikirkan ke situ tuan,lagi pula ngak akan ada pria yang menerima seorang wanita yang sudah memiliki anak apalagi wanita itu seorang pelayan" ucap amelia masih terus menyuapi jordan
"tapi jordan butuh kasih sayang seorang ayah, atau kau bisa menerima ku sebagai ayah nya" ucap andre menatap amelia tapi amelia mengalihkan matanya menatap jordan
"anda bercanda ya?"tanya amelia tanpa menatap mata andre
"aku tidak bercanda mel,kamu bisa menerima ku menjadi ayah nya. Aku akan melindungi kalian" jelas andre
"maafkan saya tuan,tapi sepertinya saya tidak pantas untuk anda...lagi pula saya tidak ingin menikah lagi untuk sementara ini" jawab amelia lembut
"aku akan menunggu mu....dan satu lagi, tolong panggil nama ku jangan tuan...aku tidak suka" ucap andre sambil mengelus rambut jordan
"maaf tuan....saya tidak bisa" jawab amelia
"aku memaksa mel...jika kau masih memanggil ku tuan maka aku akan katakan pada semua orang kalau kau adalah istriku " ancam andre tanpa melihat ke arah amelia
"ya ampun...sepertinya anda orang yang pemaksa ya tuan" jawab amelia sambil menahan tawanya
"baiklah....saya akan panggil nama saja" jawab amelia lagi
Amelia terus menyuapi jordan hingga habis,andre juga masih membujuk amelia untuk mau menerimanya. Tiba-tiba seorang wanita paruh baya datang mendekati mereka dari arah samping rumah kakek,sedangkan sanders masih bersembunyi dibalik pintu belakang rumah.
"sayang....apa kamu ngak jadi pergi ke mall"tanya wanita paruh baya itu menatap ke arah andre
__ADS_1
"ke mall?"tanya andre bingung karena dia tidak pernah mengatakan ingin ke mall
"ya ampun sayang,apa kau lupa?kan kamu sendiri yang bilang ingin mengajak amelia ke mall dan membeli perlengkapan juga main bayi untuk anak nya" jelas wanita paruh baya yang ternyata adalah mama nya andre
"apa?"tanya andre terkejut sambil menatap mata mama nya yang berkedip sebelah
Andre tersenyum,dia mengerti maksud ucapan mama nya. Berarti mama nya merestui hubungan nya dengan amelia,walaupun amelia hanya seorang pelayan dengan seorang anak.
flashback on
Malam hari saat jasad kakek sudah dimakam kan,mama andre mengajak andre untuk kembali ke apartemen mereka yang ada di kota itu tapi andre tidak mau karena ingin membicarakan sesuatu pada sanders. Akhirnya mama andre pun ikut menginap di rumah kakek dan memutuskan untuk pulang keesokan hari nya
Saat semua orang sedang berkumpul,mama andre melihat andre sedang berbicara pada seorang wanita muda didapur. Karena merasa penasaran, mama andre pun menanyakan mengenai amelia pada mama sanders
"kak....siapa wanita itu?seperti nya baru dirumah ini ya?"tanya mama andre masih menatap ke arah andre dan amelia
"oh...dia amelia pelayan baru dirumah ini,sudah hampir setahun lebih dia disini. Kamu sih ngak pernah datang berkunjung"jelas mama sanders
"aku sibuk sekali setahun ini,andre juga harus mengurus masalah kantor nya yang hampir bangkrut karena ada penyelewengan dana " jawab mama andre
Mama andre masih memperhatikan wajah andre yang selalu tersenyum saat melihat amelia,kemudian dia juga ikut tersenyum hingga dia mendengar ucapan mama sanders mengenai amelia
"dek....jauhi amelia,jangan biarkan andre mendekati nya " ucap mama sanders dan hal itu terdengar oleh sanders yang berada di dekat mereka
"memangnya kenapa kak?"tanya mama andre bingung
"dia berasal dari panti asuhan, dia pernah merayu papa juga sanders. Aku saja berniat untuk memecat nya, setelah segala urusan papa selesai maka kami akan memecatnya dan menyuruhnya pergi dari rumah ini"jelas mama sanders
Mama andre hanya diam saja,dia belum percaya sepenuhnya pada ucapan kakak ipar nya itu karena dia tau kalau kakak nya itu hanya memandang orang dari materi saja
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasihπππππ