Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)

Pelangi Setelah Hujan (Derita Yang Berakhir Bahagia)
episode 43


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Semua teman-teman mama rendra mendekati pengantin dan mengucapkan selamat kepada dena dan jordy, rendra terus tersenyum senang menatap ke arah wanita paruh baya yang datang bersama teman-temannya


Setelah semuanya pergi,mama rendra menatap dena sambil tersenyum. Dia memeluk tubuh dena dengan lembut dan erat,sambil berbisik "mama titip putra mama,sayangi dan cintai dia...kamu urus dia dengan baik,mama percaya kalau kamu pasti bisa"


Mama rendra melepaskan pelukannya, dia menepuk bahu dena dengan lembut kemudian dia pergi meninggalkan pelaminan. Rendra menatap dena yang sudah duduk seperti kelelahan menerima tamu,dena menyandarkan kepalanya dibahu rendra karena pada saat ini rendra sudah duduk disamping nya. Dia melihat tatapan mata mantan mertuanya tadi,dia takut jika nama rendra akan berpikir jika dia juga wanita pembawa sial seperti keluarga tunangan nya dulu menyebutnya.


"kamu kenapa?apa lelah?kita istirahat saja dikamar yuk" ucap rendra menatap dena yang masih memejamkan matanya,banyak sekali yang mengganggu pikirannya. Dia juga sangat takut jika memang benar dia adalah pembuat sial yang membuat tunangannya meninggal,dia membuka matanya dan menatap rendra dengan lembut


"apa kau tidak menyesal menikahi ku?kau belum tau siapa aku sebenarnya" ucap dena pelan sambil menatap mata rendra


Rendra hanya tersenyum,dia memeluk tubuh dena dan mengecup kening dena dengan lembut. Kemudian dia berdiri dan membantu dena untuk berdiri juga sambil merangkul tubuh dena yang terlihat lemas,rendra membawa dena kedalam kamar pengantin yang sudah disiapkan oleh pihak hotel.


Setelah sampai didalam kamar,rendra mendudukan dena dipinggir tempat tidur sedangkan rendra duduk dibawah kaki dena membuat dena terkejut. Dena mengelus kepala rendra yang sudah dipangkuannya,dena masih bingung dengan sikap rendra yang hanya diam dan tidak menjawab pertanyaannya

__ADS_1


"hhmm....itu,kau belum tau mengenai masa lalu ku kan?apa..." ucap dena sedikit gugup tapi langsung dipotong oleh rendra


"aku tau semuanya,dari mulai kau belum bertunangan hingga saat ini....aku tau semuanya apa pun mengenai dirimu" jelas rendra yang kini mendongakan kepalanya dan menatap wajah dena dengan lembut,mata mereka bertemu


"aku wanita pembawa sial,tunangan ku meninggal setelah kami resmi bertunangan beberapa hari....aku tidak ingin kau mengalami hal yang sama" jelas dena ,mata mereka masih menyatu


Dena melihat rendra malah tersenyum dan tangannya menarik kepala dena untuk mendekati wajahnya,kini kening mereka saling menyatu. Nafas rendra terasa di wajahnya, aroma khas mint dari bibirnya membuat jantung dena berdebar dengan cepat


"aku menyukai mu saat pandangan pertama,sewaktu kau baru ingin bertunangan -rendra menghentikan ucapan dan menarik nafasnya lebih dulu lalu melanjutkannya lagi - aku terlambat,kau sudah akan bertunangan walaupun aku bisa membatalkannya tapi saat itu aku belum mapan, aku masih gembel yang minta uang pada orang tuanya" jelas rendra


Sebelum bertunangan ?"tanya dena bingung


"kau ingat?"tanya rendra penasaran karena dena mengelus bibirnya


"jadi kau pria yang telah mengambil ciuman pertama ku?"tanya dena kesal,karena tadinya dia ingin memberikan ciuman itu untuk kekasihnya yang sebentar lagi akan menjadi tunangannya saat itu

__ADS_1


Rendra tersenyum dan bangkit dari duduk nya,kini dia duduk disamping dena dan menatap dena dengan lembut. Tangannya mengelus pipi dena yang sudah memerah,dena merasa malu karena ternyata pria yang kini menjadi suami nya akan menjadi orang pertama yang menyentuh seluruh miliknya. Mungkin dulu masih ciuman pertamanya,tapi kini mahkota nya juga akan menjadi milik suami nya ini.


Ternyata takdir begitu sulit untuk ditebak,orang yang selama ini memiliki hubungan dan dekat dengan kita bukan berarti orang itu akan menjadi orang yang spesial dalam hidup kita. Dena memandangi wajah tampan rendra,dia melihat rendra mulai mendekatkan wajahnya dengan dena kemudian mencium bibir dena dengan lembut


"aku tau semuanya ,kau pasti khawatir karena kau sudah tidak perawan lagi kan?aku akan menerima mu apa adanya....walaupun aku bukan orang pertama yang menyentuh tubuh mu,tapi aku pastikan aku lah pria terakhir yang menyentuh mu ....aku akan menjaga dan melindungi mu " bisik rendra membuat dena terdiam kemudian dena tersenyum memundurkan wajahnya dan menatap mata rendra


"kau yakin jika aku sudah tidak perawan lagi ?"tanya dena dengan menatap mata rendra


Rendra yang tadi nya merasa yakin,melihat tatapan mata dena membuatnya sedikit ragu. Dena menanyakan hal yang diluar ekspektasi nya,rendra masih terdiam dan memperhatikan senyuman dena yang tidak biasa


"mengapa kau diam?"tanya dena sambil tersenyum lagi


"ha...ha....aku hanya bercanda,kau bisa mencari tahu sendiri sayang....sekarang aku sah menjadi istri mu jadi kau boleh mencoba merasakan tubuhku ini,malam ini....aku milikmu " ucap dena dengan mengedipkan sebelah matanya setelah mengucapkan semuanya


Rendra tersentak,dia berpikir jika dena ingin mengatakan kalau dirinya masih perawan padahal rendra yakin kalau dena sudah tidak perawan lagi. Karena rendra pernah melihat dena yang keluar dari hotel saat itu dia ada pertemuan dengan klien dihotel yang sama dengan dena,apalagi dena bersama tunangannya saat itu membuat hati rendra sedikit sesak

__ADS_1


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘


__ADS_2