
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Amelia disuruh mengantar berkas ke kantor sanders, karena sanders lupa membawanya. Amelia sudah sampai dan mengantarkan berkas langsung pada sekretaris sanders karena sanders lagi makan siang dengan rekan bisnisnya,amelia pun ingin kembali segera karena sebentar lagi jordan akan pulang sekolah
Tapi saat amelia keluar dari perusahaan sanders ,dia mendengar suara jordan yang memanggil papa. Amelia terkejut melihat jordan yang sudah berada dihadapan sanders dan natalie,dia ingin mendekatinya tapi dia melihat sanders yang berjalan mendekati jordan dan memeluk jordan membuat amelia menghentikan langkahnya
"papa...."teriak jordan saat sanders mulai memeluk jordan dihadapan semua orang,jordan merasa senang
"pak sanders ,apa dia putra anda?"
"tapi anda belum menikah dan....apa nona natalie adalah ibu nya?"
Natalie hanya tersenyum,dia berjalan mendekati sanders yang sudah melepaskan pelukannya. Amelia yang berada Tak jauh dari sana masih memperhatikan saja,dia ingin mengetahui sikap sanders pada nya.
"dia jordan....dia bukan putra saya,tapi putra dari pelayan yang bekerja pada saya. Papa nya merantau dan pergi meninggalkannya,saya hanya kasihan karena dia selalu memanggil saya dengan papa...."jelas sanders yang membuat para rekannya ber-oh ria
Berbeda dengan sanders dan natalie yang sudah tersenyum,amelia juga jordan sudah menangis. Tak terasa air mata terus mengalir di pipinya,jordan menatap sanders dengan tajam. Teman-teman juga orang tua nya pada menertawakan jordan,mereka mengatakan jordan yang memang selalu menghayal memiliki papa sesempurna sanders
__ADS_1
"saya hanya mencintai natalie,sampai kapan pun calon istri saya hanya natalie seorang "ucap sanders lagi
Jordan masih menangis tersedu-sedu,dia tidak menyangka jika sanders masih tidak mengakuinya. Amelia berlari kecil mendekati jordan dan membawa tubuh jordan ke dalam pelukannya,melihat amelia ada disana membuat natalie tersenyum
"mama....hiks...mama..." ucap jordan masih menangis dipelukan amelia,amelia berusaha menenangkan nya dengan mengelus punggung belakangnya sambil dia berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan jordan
"nah....ini dia mama nya,mungkin pelayan ini ingin sekali menikah dengan seorang pengusaha kaya jadi dia menyuruh anaknya untuk memanggil sanders papa" ucap natalie memandang rendah amelia yang hanya menunduk, semua orang menatap amelia dan jordan
"ayo kita pulang sayang....semua akan baik-baik saja" ucap amelia pelan dan berusaha berdiri untuk menggendong jordan
"mungkin suami nya sudah memperkosanya dan meninggalkannya tanpa menikahinya,jadi anak ini adalah anak haram "ucap natalie lagi dengan senang,dia ingin mempermalukan amelia dihadapan semua orang apalagi natalie tau kalau orang tua juga temannya jordan ada disana.
Amelia menatap tajam pada natalie,dia tidka suka mendengar ucapan natalie apalagi natalie tau betul siapa jordan. Jordan kembali memeluk amelia,karena amelia sudah menggendongnya
"jaga ucapan anda nona,saya sudah menikah dan anda sudah tau pasti siapa suami saya" ucap amelia dengan ketus,matanya teralih pada pria yang berada diantara mereka. Amelia terkejut,tapi dia berusaha untuk tenang
"ternyata kau sudah menikah,padahal aku berusaha mencari mu" batin pria itu sambil terus menatap ke arah amelia dengan tajam
__ADS_1
Amelia memilih untuk pergi dari sana,dia masuk kedalam mobil pak supir yang membawa jordan tadi. Amelia menatap pria yang sangat dikenalnya itu dari dalam mobil,mobil melaju dengan cepat meninggalkan perusahaan sanders
"benci lah aku....aku memang pantas mendapatkan tatapan kebencian dari mu,maafkan aku" batin amelia yang terus menatap pria itu dari kejauhan
"mama....kenapa papa tidak mau mengakui kita?apa papa membenci kita?" tanya jordan sambil menatap amelia
Jordan masih di pangkuan amelia,dia berusaha tersenyum menatap jordan dan mengelus pipi jordan dengan lembut.
"apa jordan ingin bersama papa?kalau jordan ingin bersama papa maka jordan harus rela berpisah dengan mama " jawab amelia lembut
"ngak mau....joldan mau bersama mama,papa ngak sayang sama joldan"ucap jordan dengan cepat
"kalau begitu,jordan jangan pernah memanggil papa lagi pada tuan sanders....oke?" ucap amelia masih dengan lembut
"hhmmm...oke...kalau gitu,kita cali papa balu aja ma. Sepelti temen joldan,mama nya punya papa balu kalna papa lama nya udah pelgi ngak pulang-pulang" jawab jordan dengan menatap amelia
Sang supir dan amelia tertawa,mereka benar-benar tidak menyangka jika jordan sampai berpikir seperti itu. Amelia jadi merasa semakin bersalah,karena jordan sangat menginginkan sosok seorang ayah dihidupnya. Mungkin karena faktor keadaan dan lingkungannya sehingga dia butuh papa nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya....makasihπππππ