
" Anak muda.. aku Petapa Gunung dan ini Saudaraku Petapa Chuan mengucapakan banyak terima kasih atas kebaikanmu telah menyelamatkan kami dan..."
"Tidak,, seharusnya ak yang harus berterima kasih karena kalian sudah melindungi kedua adikku ini "
" Klu boleh kami tahu siapa nama saudara "
" Oh.. maafkan saya... Saya Yu Su.. " tiba bumi bergetar dan langit retak.
" Apa yang terjadi ... kedua gadis kembar dan petapa saling menatap bingung dan ketakutan.
Hanya wajah Yu Su Ka saja yang tetap terlihat tenang walaupun raud kebingungan tetat terlihat jelad.
Prakkk...
Prakkk...
Suara seperti kaca pecah silih berganti...
" Kakak .." May Ling dan Mei Ling serempak memanggil.
Wajah mereka semua kini mulai memudar terliat sangat transparan. Semua yang ada ditempat meledak hancur berkeping-keping, hanya menyisakan wajah Yu Su Kha yang sangat kebingungan, tidak ada raut ketakutan diwajahnya.
Dan kini semuanya menghilang.
" Sayang sekali.. " keluhnya sambil menyimpan bola ilusi kenangan.
...
...i
...
Seorang pemuda melangkah masuk kedalam kediamannya yang berada dibukit-bukit di sekitar Zongmen, disana banya rumah-rumah yang tersebar.
Inilah tempat di mana "murid-murid luar" Zongmen tinggal.
Dari kejauhan cahaya redup terlihat di rumah sederhana.
"Aku benar-benar tidak tahu dan belum pernah melihat batu giok ini ..."
Seorang pemuda berusia empat belas atau lima tahun dengan kemeja biru memegang sepotong batu giok.
Wajah pemuda itu terlihat lebih dewasa dari anak-anak seumurannya, tetapi tidak mengurangi ketampanan dan wibawanya, matanya cerah dan jernih.
Pada saat ini dia terlihat sangat bersemangat, menatap batu giok di tangannya.
Batu giok jernih dan bentuknya yang aneh besarnya seukuran telapak tangan bayi, dan permukaannya menampilkan lapisan waena perak kelabu yang dalam.
Sebenarnya itu tampak seperti batu giok berbentuk hati yang lembut.
Saat terkena cahaya, di kedalaman batu kristal misterius itu kadang-kadang warna emas dan perak, dan warna lainyabercampur lalu menampilkan warna-warni yang indah ... seolah-olah itu mewakili semua warna di dunia!
__ADS_1
"Wow.. sungguh luar biasa, ini batu giok yang indah " Meteorit "...
Hatinya penuh dengan kegembiraan yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Setidaknya ini bisa menjadi titik balik dari kehidupanya.
Nama pemuda itu adalah Xiao Chen , tepat hari ini kini berusia lima belas tahun.
Setengah jam yang lalu.
Sebuah meteor jatuh diper batasan Zongmen. Xiao Chen yang sedang bermain denagn bola ilusi kenangannya tiba-tiba tergoncang sesaat yang membuatnya kembali sadar, bahkan pintu sekte bergetar naik turun, padahal jaraknya cukup jauh.
Meteorit ini merupakan bahan yang sangat berharga untuk bahan pemurnian, sebagian senjata magis legendaris menggunakan meteorit ini sebagai bahan dasarnya.
Jika orang biasa dapat memiliki sedikit dari meteorit ini , maka dia dapat menukarnya menjadi harta yang sangat banayak.
Keberuntungan Xiao Chen benar-benar bagus!
Pada saat itu sebenarnya sangat kebetulan berada di dekat meteorit itu mendarat. Mungkin juga ini hadiah ulang tahunnya. Karena selama ini belum pernah mendapatkan hadiah.
Penegak hukum tingkat tinggi Zongmen langsung bergegas untuk mengurung dan memblokir daerah itu sesegera mungkin.
Akibatnya beberapa murid yang berada dekat daerah itu dintrogasi dan bagi yang menemukan pecahan meteorit dipaksa untuk menyerahkannya kepada Zongmen.
Xiao Chen sebenarnya sangat beruntung karena kediamnya berada paling jauh, dia mendapat dua potongan meteorit seukuran ibu jari.
Dan bukan hanya itu saja.
Xiao Chen juga mendapatkan sebuah batu giok yang ikut jatuh bersama dengan meteori.
"Ketika besi meteorik jatuh seharusnya akan ada ledakan dan api. tapi tampaknya batu giok ini penyebab tidak adanyq ledakan dan kobaran api"
Mata Xiqo Chen berkedip.
Dia memiliki perasaan bahwa nilai kristal ini benar-benar luar biasa, dan bahkan mungkin untuk mengubah takdirnya yang berada di bagian bawah gerbang Zongmen ...
Saat memikirkan posinya di Zongmen, pria muda ini tampak agaknya tidak berarti apa-apa.
Sudah hampir tiga tahun sejak Xiao Chen memasuki Zongmen.
Ketika dia pertama kali tiba disina usianya dua belas tahun dan budidaya memasuki pondasi.
Periode pondasi seperti namanya, adalah untuk melatih dan memperkuat tubuh, meletakkan dasar untuk latihan seni bela diri yang benar.
Persyaratan masuk di Zongmenn tidak terlalu tinggi, dan tetapi harus berada dibawah lima belas tahun.
Dalam tiga tahun terakhir hasil dari kerja keras, Xiao Chen untuk menerobos dari tahap awal pondasi ke tahap akhir pondasi masih belum berhasil menerobos.
Padahal didalam keluarga kemampuannya ini terbilang sangat baik dan bisa dibilang jenius.
Namun demikian.
Setelah memasuki dunia Zongmen, Xiao Chen menyadari kalau dirinta ini biasa-biasa saja dan menjadikanya rendah hati.
__ADS_1
" ini masih dua bulan lagi. Jika aku tidak bisa menerobos yang lebih tahap yang lebihbtinggi, aku akan dikeluarkan dari sekte ini! ".
Mata Xiao Chen sayu...
Di Zongmen, seorang murid luar yang baru bergabung memiliki tahap pembentukan ".
Aturan ini tiga tahun masuk sampai enam belas tahun tapi masih tetap dalam periode pondasi dan tidak dapat menerobos, mereka akan dikeluarkan dari sekte.
Bagaimanapun tahap pondasi hanyalah fondasi dari tahap pertama seni bela diri dan itu tidak jauh lebih kuat dari manusia biasa.
Hanya setelah melewati tahap pondasi seseorang dapat dibilang menjadi pebela diri.
Namun sangat disayangkan, hanya sisa dua bulan sebelum batas waktu penilaian habis.
Xiao Chen termenung...
Tot..
Tok..
Tok..
Bunyi pintu diketok, tapi bisa dibilang lebih tepatnya digedor...
Suara ketukan di pintu dan dubqwah pintu terlihat beberapa bayangan.
" Xiao Chen .. cepat buka pintunya "
Suara pria paru baya memanggil.
Xiao Chen kaget, dia mengenali siapa pemilik dari suara ini.
" Mungkinkah mereka memgetahui kalau aku menemukan pecahan meteorid yang lain?! ".
" Tidak.. mereka tidak mungkin mengetahuinya "
Xiao Chem dapat memastikan bahwa tidak ada orang yang melihatvketika ia mengambil pecahan meteorit dan batu giokmisterius itu.
Dia cepat-cepat menyimpan batu giok di tangannya dan meletakkannya dikalung penyimpananya.
Treeek.....
Suata pintu terbuka dan seorang pria paruh baya berjubah hitam muncul dari luar lalu diikuti oleh pemuda berjubah biru.
Pria berjubah hitam mengenakan jubah penegakan hukum dan ini menjelas bawa merupakan petugas penegak hukum dengan status khusus mengingat kekuatan itu. Penegak hukum hanya memiliki satu matab dan mebuat Xiao Chen merasa takut dan tubuhnya terasa dingin.
Bocah laki-laki lain dengan jubah biru, lima belas atau enam belas tahun, tampan tetapi ada tatapan jijik dan mencemooh.
Pakaian orang ini pada dasarnya sama dengan yang dipakai Xiao Chen, ini adalah pakaian murid luar.
"Wang Ling, ini kamu ..." dasar bajingan berengsek Xiao Chen membathin.
__ADS_1