Pendekar Harum

Pendekar Harum
Kebebasan dan Pencerahan


__ADS_3

Dalam waktu yang singkat ini Xiao Chen akhirnya melewati ambang pintu.


" Terima kasih "


Mata cerah Mu Xue memperhatikan sikap dan perubahan eksprisi Xiao Chen dengan hati-hati.


Mu Xue tiba-tiba merasa kalau dia tidak bisa melihat kedalam pemuda ini lagi.


" Aku akan tetap tinggal di Zongmen, tapi aku tidak membutukan apa yang tadi kamu sebut dengan Perlindungan ". Xiao Chen berkata dengan tenang.


Latihan seni bela diri adalah jalan panjang yang dia impikan. Disini di Zongmen adalah penguasa dunia seni bela diri.


Dan dia sangat merindukan jalan ini.


Setelah itu Xiao Chen tidak lagi berpikir untuk mengingat-ngingat Mu Xue lagi.


Xiao Chen berbalik dan pergi tanpa meliahat Mu Xue lagi.


Seorang anak muda yang dengan tegas berbalik membuat keputusan dengan tekad yang kuat menjadikan Mu Xue merasa bingung, ada rasa kehilangan dan sakit.


Pada saat ini kepercayaan diri dan temperamen tenang remaja itu menyentuh hati sanubari terdalam wanita itu.


"Chen ..."


Mata Mu Xue merah berkaca-kaca.


Tiba-tiba ada rasa kehilangan sesuatu yang sangat berharga dan tidak bisa dipulihkan timbul dalam hati sanubarinya.


Saat itu juga.


Xiao Chen berbalik tiba-tiba dan mengucapkan sebuah kalimat.


" Sampai jumpa lagi di pintu dalam ".


" Sampai jumpa lagi di dalam? itu.. itu Tidak mungkin! pikiran Mu Xue melayang. Dia hanya meliat Xiao Chen pemuda yang dalam beberapa tahun terakhir telah dekat dengannya.


Mu Xue tanpa sadar menggelengkan kepalanya lalu mengambil suatu kesimpulan.


Mu Xu sebenarnya tidak menyadari perubahan pada diri Xiao Chen saat ini jadi tentu saja dia tidak mengerti.


Dia khawatir Xiao Chen akan sangat sulit untuk mendapatkan dukungan di pintu luar.


Mu Xue menenangkan pikirannya ada kedamaian dan tekad yang kuat di matanya.


Sejak memilih keputusan ini dia tidak akan menyesal!


Dia memiliki keluarga dan kehidupannya sendiri serta tujuan yang dia inginkan.


Lalu apakah dia akan dibatasi oleh hubungan yang tidak pasti yang bahkan belum dimulai.

__ADS_1


Andai kan saja Mu Xue mengetahui akan perubahan pada diri Xiao Chen niscaya keputusan ini tidak akan pernah dibuatnya.


Tapi inilah hidup. Kita tidak tau apa yang akan rerjadi besk, lusa dan seterusnya.


...


Xiao Chen yang sudah berjalan jauh dari Mu Xue berlari menuju ke pegunungan tandus di luar Zongmen.


Hah! Hah! Hah!


Lompattan demi lompatan. semakin jauh Xiao Chen semakin merasakan dirinya beritu ringan.. seakan-bisa terbang. semakin luas pandangan dunia di matanya.


Setelah merasakan sakit hati yang singkat akan ada kebebasan hati dan pencerahan dalam pikirannya yang bisa membuatnya melihat matahari yang cerah esok hari.


" Maju kedepan.. semakin kuat... "


" Aku harus berdiri di pintu sekte dan memasuki pintu dalam. Aku ingin menjadi keluarga terkuat dan membuat orang tuaku bangga akan diriku ..."


Ketika Xiao Chen melompat ke langit dia berteriak..


Teriakan yang membebaskan dirinya dari semua beban yang membelenggunya sehingga dia akn menjadi orang yang besar suatu hari nanti.


Pada saat ini Xiao Chen memiliki vitalitas dan kekuatan yang besar untuk membuat tujuannya berhasil.


" Aku tidak tahu ketika keputisan ini diambil sampai seberapa jauh dan seberapa tinggi pencapaian saya nantinya " Xiao Chen dalam pikiran..


...


...


...


" Tombak besi...! "


Sosok pemuda imelintas, tinjunya menggetarkan udara dan suara bergetar datang dari pukulannya.


Tepat waktu


Kekuatan tinju Xiao Chen semakin kuat dan kuat. Bahkan menimbulkan bayangan diudara.


Latihan yangbteratur tidak hanya untuk meningkatkan bela dirinyabtetapi juga untuk beradaptasi dengan kekuatan tubuh yang meningkat drastis.


Setelah batu giok misterius menyatu dengan tubuhnya, Daya tahan Xiao Chen semakin kuat. Dia pada dasarnya tidak merasa lelah setelah terus-menerus berlatih selama beberapa jam. Hanya ketika dia sangat lapar maka dia akan pergi berburu binatang liar.


Waktu latihan dan efisiensinya jauh lebih baik daripada kebanyakan orang seumuranya


Waktu perlahan terus berlalu.


Keterampilan tinju Xiao Chen dan budidaya semuanya meningkat pada saat bersamaan. Ini bisa dikatan dalam satu langkah berjalan seribu mil.

__ADS_1


Setelah sepuluh hari kemudian, pada suatu malam...


Braaaakkkk.....


Tinju besi memberikan sebuah lobang pada pohon pohon besar. Lobang itu sebesar kepalan tangannya. Serpihan pecahan pohon itu beterbamgan di udara.


" Satu pukulan menghancurkan batang kayu keras dan ada lobang. Dari hasil ini tampaknya tinju besiku sudah memasuki tahap akhir " Guman Xiao Chen.


Di tengah-tengah hutan gelap, Xiao Chen memejamkan matanya. ekspresi kepuasan muncul di wajahnya.


Setelah sepuluh hari kerja keras terus-menerus tanpa Tinju Besi akhirnya mendekati sempurna.


Seni bela diri padaumumnya dibagi menjadi empat tahap, ambang masuk, prestasi kecil, keberhasilan besar, mencapai puncak.


Singkatnya seni bela diri bahkan yang tingkat rendah memiliki kekuatan yang harus diperhitungkan jika dapat dikuasai dengan sempurna.


Belum lagi tinju besi dikenal mudah dipelajari dan sulit untuk dipraktikkan. semakin tinggi pencapaiannya semakin sulit untuk penguasaan yang sempurna.


Dibandingkan dengan seni bela diri di tingkat yang sama, kekuatan metode tinju ini bahkan lebih kuat dari pada seni bela diri pada tingkat yang sama.


Dan ketika mencapai kesempurnaan kekuatannya akan meningkat tajam.


" Dengan kekuatanku saat inibbahkan jika aku bertarung melawan para musuh yang satu tingkat berada di atas aku mungkin tidak akan kalah, Paling tidak akan menahanya imbang " pikir Xiao Chen


Matanyaditutu dia mencoba untuk merasakan kekuatan yang yang ada di tubuhnya.


Pada saat ini tidak hanya membuat kemajuan besar dengan tinju besi tetapi bahkan memberikan perbaikan. Kultivasinya pun sudah memasuki Puncak tahap denyut nadi.


" Masih ada satu setengah bulan."


Xiao Chen termenung.


Dia mendengar para penatua di Zongmen mengatakan bahwa semakin kuat fondasi periode pondasi tubuh semakin baik kemajuan kedepannya.


Ketika kita memulai metode latihan utama yang kita praktikkan juga sangat penting.


Semakin tinggi tingkat latihan jurus, semakin dalam pengetahuan, dan semakin kuat kekuatan setelah menembus.


Ketika Chen memasuki Gerbang murid luar dia dapat memilih seni bela diri tingkat rendah, Ini berlaku untuk semua murid luar.


Setelah dia menerobos dia juga dapat memilih seni bela diri tingkat menengah yang lebih tinggi.


Selain itu hal itu para murid hanya dapat mengandalkan poin kontribusi Zongmen untuk menukarnya dengan Bela Diri yang di inginkanya.


Anda bisa mendapatkan poin jika dapat menyelesaikan beberapa tugas yang diberikan oleh Zongmen, tetapi cara ini sangat sulit.


Xiao Chen menghabiskan hampir tiga tahun di pintu luar dengan poin kontribusi yang terkumpul hanya cukup untuk menebus metode pelatihan tingkat rendah lainnya.


Bukan inibyang di inginkqnya.

__ADS_1


" Tujuanku adalah pintu dalam, dan garis awalnya tidak boleh rendah " pikir Xiao Chen.


__ADS_2