
Setelah Liuzhen mengambil pedangnya prajurit itu berkata, "Apa kau ingin menjadi seorang prajurit?"
Liuzhen sedikit bingung menanggapi pertanyaannya, dia kemudian teringat jika ini terlalu kebetulan.
Butuh waktu beberapa hari bagi Liuzhen untuk pulih, tetapi dia baru menemukan barangnya di tangan orang lain anehnya tidak langsung mengembalikan.
Liuzhen kemudian menanggapi pertanyaan prajurit itu dengan sebuah candaan, "Bagaimana mungkin orang sepertiku bisa menjadi prajurit," ucap Liuzhen sambil menggaruk pipinya.
Pria itu lalu membalas perkataan Liuzhen, "Hahaha... iyaa kau benar, kalau begitu aku pamit dulu. Senang dapat berbincang denganmu."
"Sampaikan salamku pada tuan muda Yu Fei," sambung pria itu yang sudah membalikkan badan.
Liuzhen dapat merasakan jika prajurit di hadapannya tadi memiliki kemampuan, hanya saja dia menyembunyikan dengan cukup baik.
Dia kemudian tidak terlalu memikirkan hal itu sekarang pedang hitam miliknya telah berada di tangan, Liuzhen lalu melanjutkan kembali latihan.
**
Setelah beberapa minggu mengkonsumsi kristal Liuzhen akhirnya sampai di tahap Pendekar Ahli ke-7, "Aku tidak melihat kekuatanku bertambah, padahal kultivasiku sudah meningkat pesat," gumam Liuzhen kecewa.
Tidak lama Liuzhen kemudian mencium aroma masakan, sehingga dia keluar dan mencari asal dari aroma tersebut.
Meskipun seorang pendekar tidak memerlukan makan dalam waktu dekat tetapi beberapa minggu telah berlalu, dan Liuzhen merasakan perutnya membutuhkan bantuan.
Baru dia melangkahkan kaki Liuzhen menemukan Changyi dan Yu Fei sedang bertanding bermain catur, "Wahh kalian begitu bersemangat, aku tidak pernah melihat kalian memainkannya," ucap Liuzhen mendekat.
"Ahhh adik Li... kau...." belum lagi Changyi menyelesaikan perkataannya dia kemudian menoleh pada Liuzhen.
Changyi terkejut ketika merasakan pancaran energi Liuzhen, dia berpikir jika pria itu telah menerobos beberapa tingkatan.
__ADS_1
"Baru saja beberapa minggu, kau sudah menembus tingkat yang begitu banyak," gumam Changyi.
Yu Fei juga tidak menyembunyikan rasa terkejutnya, "Apa tubuhmu baik-baik saja?" Tanya Yu Fei penasaran.
"Senior... kalian tidak perlu mengkhawatirkanku, meskipun aku menerobos beberapa tingkatan tetapi itu tidak terlalu berpengaruh padaku," ucap Liuzhen sedikit memelas.
Liuzhen kemudian menggiring percakapan pada kondisi Yu Fei, "Senior Yu... ngomong-ngomong bagaimana kondisimu," ucap Liuzhen memastikan.
Yu Fei menjelaskan jika kondisinya sudah membaik, tetapi dia masih belum dapat beraktivitas seperti biasa.
Sehingga Yu Fei meminta Changyi untuk menemaninya bermain, dia memberikan harapan besar pada Changyi jika dapat mengalahkannya.
Liuzhen yang mendengar hal tersebut cuma bisa tersenyum, "Minggir... minggir," teriak Xiao Mei mendekat.
Changyi melihat kesempatan bagus langsung menghamburkan papan catur dan mengatakan jika pertarungan tidak dapat dilanjutkan, dengan dalih Xiao Mei menggunakan meja untuk meletakkan makanan.
"Kau...." Yu Fei tidak bisa melanjutkan kata-katanya setelah Xiao Mei meletakkan makanan di atas meja mereka.
Liuzhen yang melihat hal tersebut sedikti tertawa, dia berpikir jika tempatnya sekarang bisa menemani kesepian untuk sementara.
Sudah begitu lama semenjak terakhir kali dia bertemu dengan Sang Kakek dan Anzhu, Liuzhen tidak pernah berpikir jika mereka akan berpisah begitu lama.
Bagi Liuzhen mereka sudah berpisah tiga tahun, tapi bagi Sang Kakek dan Anzhu mereka baru terpisah beberapa bulan.
Perbedaan waktu di Hutan Kuno menyebabkan Liuzhen merasakan durasi yang lebih lama, dibandingkan dengan dunia sekarang.
Yu Fei memang tidak bisa berkata apa-apa tetapi dia sedikit menceletuk, "Gendut... semakin hari kau semakin pintar," ucapnya pelan.
Changyi yang mendengar ucapan Yu Fei langsung dapat melihat aura negatif disekitar meja makan, dia bisa merasakan pria itu telah sembuh dari lukanya.
__ADS_1
Xiao Mei lalu berinisiatif memberikan aba-aba makan, dan Changyi adalah orang pertama yang menanggapinya dengan cepat.
"Okayy!" Seru Changyi semangat.
Seperti biasa Changyi dan yang lainnya kemudian langsung mengambil posisi untuk menikmati makanan, Xiao Mei lalu membantu menyajikan.
Beberapa saat setelah makan Liuzhen terpikir satu hal dan bertanya, "Teringatnya kenapa kultivasi kalian masih belum meningkat? Bukankah Senior Yu sudah memberikan sebuah kristal pada kalian?"
Yu Fei yang mendengar hal tersebut sedikit terbatuk, dia membuat kristal yang diberikan Liuzhen sebagai hadiah bermain catur Changyi dan Yu Fei.
Changyi yang mendengar hal tersebut spontan bertanya, "Kristal? Maksudmu...." Gumam Changyi sambil menoleh ke arah Yu Fei.
**
Halo teman-teman untuk kalian yang menyukai Pendekar Penentang Langit boleh banget memberikan dukungannya dengan cara coment dan like, dukungan kalian akan sangat mempengaruhi penulis agar terus berkarya.
Tingkatan Pendekar
1. Pendekar Muda (pemula) 1-9
2. Pendekar Ahli 1-9
3. Pendekar Pejuang 1-9
4. Pendekar Raja 1-9
5. Pendekar Roh 1-9
6. Alam Suci 1-9
__ADS_1