
Keesokan harinya seluruh peserta kembali berkumpul di arena pertandingan, kali ini jumlah penonton lebih banyak dari sebelumnya.
Yu Fei dan kawan-kawan juga tidak ketinggalan, mereka yang paling berantusias melihat Liuzhen.
Kedatangan para peserta menjadi teriakan banyak oleh para penonton, tidak hanya berasal dari murid Elang Putih saja tetapi dari kalangan masyarakat juga hadir.
Meskipun mereka hanyalah peserta tambahan dari seratus orang lainnya, tetapi tidak mengurangi kemeriahan.
Sekte Teratai Salju dan beberapa utusan Alkimia juga turut hadir, tidak ketinggalan Rumah Pelelangan Sakti juga muncul.
Selain itu perwakilan Sekte Phoenix dan kerajaan tidak mau kalah, mereka semua berhadir.
Wu Yong yang melihat begitu banyak orang sedikit khawatir, "Saudara Li... lihatlah, bahkan utusan kerajaan juga datang," ucap Wu Yong tidak percaya diri.
Liuzhen kemudian bekata, "Kau tenang saja," balas Liuzhen santai.
Liuzhen melihat dari kejauhan seorang wanita yang ditutupi wajahnya, wanita itu merupakan utusan kerajaan Negara Chu.
Ketika Liuzhen memperhatikannya beberapa saat tiba-tiba mata mereka saling bertemu, Liuzhen langsung memalingkan wajahnya.
"Tekanan spiritual yang begitu hebat, apa dia melihatku juga?" Tanya Liuzhen dalam hati.
Di sisi lain Liuzhen juga melihat kehadiran Changyi dan yang lainnya, pria itu melambai ke arah Liuzhen dengan begitu antusias.
"Apa kau kenal pria aneh itu," ucap Wu Yong menunjuk ke arah Changyi.
"Lupakan. Kehadiran kita memang seharusnya seperti ini," jawab Liuzhen menepuk jidat.
**
"Kaka... maksudku ketua, apakah Adik Li melupakan aku? Aku tidak melihat dia merespon lambaianku," keluh Changyi kepada Yu Fei.
"Hadehhh, aku kan sudah mengatakan padamu, dia tidak akan menggubris kita jika ramai orang seperti ini, apa kau lupa?" balas Yu Fei yang tidak habis pikir.
__ADS_1
Padahal Yu Fei sudah menjelaskan keadaan Liuzhen, dia mengikuti seleksi Elang Putih untuk menjadi prajurit dari perguruan itu.
Seorang prajurit biasanya akan ditugaskan ke berbagai negara untuk mencari ilmu di negara lain, kemudian mereka membawa pulang ke negara mereka kembali.
Ketika seorang prajurit ditugaskan, mereka akan kembali beberapa tahun atau menunggu panggilan dari Negara Chu.
Yu Fei memanfaatkan hal tersebut dan memberitahu kepada Liuzhen, itulah alasan kenapa Liuzhen mengikuti perguruan Elang Putih.
Sebenarnya untuk memasuki dan keluar dari Negara Chu cukup mudah, tetapi identitas Liuzhen dari awal sudah dicurigai meskipun sejauh ini belum ada tindakan.
Xiao Mei memaklumi tindakan Liuzhen, dia sadar jika pria itu harus menjaga diri dan tidak terlibat permasalahan untuk sementara waktu.
**
Pemandu kemudian memberikan aba-aba untuk pertandingan segera dimulai, sebelum itu dia menjelaskan mekanismenya.
"Dengarkan baik-baik, aku tidak akan mengulang kepada kalian lagi," ucap pemandu mengingatkan.
Para peserta kebingungan tetapi beberapa yang lain memahami maksud perkataan pemandu, wanita itu lalu kembali berbicara, "Tidak ada batasan waktu dan kalian boleh menggunakan apa saja untuk tetap bertahan, pertandingan akan otomatis dihentikan ketika jumlah telah memenuhi."
Liuzhen sedikit tersenyum sedangkan Wu Yong semakin khawatir, dia takut akan menjadi bagian dari 5 yang berakhir.
Di sisi lain, Li Liang begitu semangat ketika mendengar pemandu mengatakan boleh menggunakan apa saja.
Sementara itu Annchi begitu tertekan, dia melihat banyak para sekte yang sedang memperhatikan mereka, turutama sekte Teratai Salju.
Wanita kecil itu membulatkan tekad untuk tetap bertahan apapun yang terjadi, dia tidak ingin menjadi yang tertinggal.
**
"Baiklah. Bersiap-siap!" Pemandu kemudian membunyikan gong yang menandakan pertandingan dimulai.
Para penonton semakin bersorak meriah, mereka begitu bersemangat melihat pertandingan.
__ADS_1
Liuzhen menyipitkan matanya, dia melihat beberapa peserta menghajar satu sama lain dengan membabi buta.
Di samping itu Wu Yong mencoba melawan orang yang kira-kira sepadan dengan dirinya, lebih tepatnya beberapa peserta meremehkan kemampuan bertarung Wu Yong.
Sedangkan Li Liang mencari dan mendekati Liuzhen, dia ingin membalas apa yang telah diperbuat Liuzhen padanya.
"Hahaha...." Tawa Li Liang yang sekarang di hadapan Liuzhen.
Liuzhen tidak berkata apa-apa melainkan menggaruk pipinya yang tidak gatal, "Kenapa kau tertawa?" Tanya Liuzhen penasaran.
Li Liang yang mendengar ucapan Liuzhen semakin menjadi-jadi tertawa, "Kau... akan kuhabisi hari ini," gertak Li Liang.
"Kau taunya hanya berbicara omong kosong, majulah aku harap kekuatanmu sesuai dengan perkataanmu," sindir Liuzhen pada Li Liang.
"Kurang ajar! Kau memang ingin segera mati." Teriak Li Liang sambil berlari ke arah Liuzhen menyerang.
Kecepatan Li Liang begitu cepat, Liuzhen sedikit terkejut ketika pria itu sudah berada di hadapannya saja.
**
Tingkatan Pendekar
1. Pendekar Muda (pemula) 1-9
2. Pendekar Ahli 1-9
3. Pendekar Pejuang 1-9
4. Pendekar Raja 1-9
5. Pendekar Roh 1-9
6. Alam Suci 1-9
__ADS_1