
Di dalam lubang yang dalam, sesaat setelah jaka terjatuh masuk meluncur kedalam, entah berapa ratus meter dalam nya lubang itu, yang jelas ter amat sangat dalam, jaka hanya bisa pasrah dalam hati nya, mungkin ini akhir dari hidup nya.
Namun yang kuasa berkehendak lain, rupanya di dasar lubang itu terdapat air yang sangat banyak, sehingga jaka jatuhnya tidak membentur batu ataupun cadas lain nya.
byiuuuur,,,, badan jaka menghantam air itu hingga tenggelam. sesaat kemudian badan nya muncul kembali ke permukaan, tangan nya pun meraba raba sekitar nya, hingga pada ahirnya tangan nya menyentuh sebuah batu yang agak menjolok kedalam, jaka pun dengan sisa tenaga nya berusaha naik ke atas batu itu, agar tidak terendam terus badan nya.
Jaka mencoba merangkak, meraba raba ke kiri dan kanan nya, karena tempat itu sangat lah gelap,
Jaka pun melihat setitik putih cahaya, dan berusaha terus bergerak sedikit demi sedikit ke arah cahaya itu.
" Rupanya, lubang ini sangat dalam sekali, beruntung aku masih bisa selamat, dan rupanya dibawah sini bukan lagi lubang, melainkan berbentuk gua,. "
dengan susah payah, jaka terus bergerak, semakin dalam, luas lorong itu semakin luas, dan semakin terang, karena pada dinding gua itu terdapat batu batu kristal bening, sehingga membuat dalam ruangan terang.
tak memperdulikan badan nya yang terasa ringsek, jaka terus bergerak merangkak, hingga tiba ditempat yang benar benar terang dan luas,
__ADS_1
Di arah paling sudut terdapat batu besar yang permukaan nya datar, sementara di depan jaka, ada sebuah kolam kecil ber air putih susu.
Jaka pun menarik napas dalam, yaaaah,,,,, dimana kah aku ini sekarang? harus mencari makan kemana aku disini? perutku sangat lapar sekali.
Apakah ini kesialan bagiku? atau kah kemujuran hidupku, bisa selamat dari kejaran orang orang perguruan kala hitam, hingga terjatuh kesini. tpi di sini dimana jalan keluar dari tempat ini?,,,
Jaka pun terus memperhatikan disekeliling nya, mencoba mencari jalan keluar ataupun hal yang bisa dimakan nya.
ah,,,, buah apakah itu ya,,, jaka bicara sendiri.
apakah buah itu bisa dimakan, untuk mengganjal perutku yang meminta di isi.
Saking merasa lapar nya, jaka pun tanpa ragu menggigit buah itu, buah itu warna nya ke emasan, tapi mirip seperti buah manggis.
__ADS_1
Sesaat jaka pun merasa ke enakan dengan makan buah itu, hingga tak ragu lagi, dia pun mengunyah buah itu sampai habis satu biji.
Tapi, tiba tiba saja kepala jaka merasakan pusing yang teramat sangat, dan isi perutnya seakan diremas diputar putar,.
OH,,,, yang maha Agung,,,,, kenapa ini? ,,, kepalaku sakit sekali, daging dan tulang ku terasa ditusuk tusuk ribuan jarum, aaaaach,,,,,
Jaka mencoba untuk tetap bertahan sadar, merasakan sakit yang kian menyiksanya, aaaaach,,,,,, aku tidak kuat...
Dan pada akhirnya jaka pun tak sadarkan diri,
dan entah berapa lama jaka pingsan, yang terlihat hanya keringat yang terus bercucuran dari tubuh nya.
Di alam bawah sana,,, entah alam bawah sadar, entah alam mimpi jaka, tapi saat ini jaka sedang duduk di tempat awal tadi dia pingsan,
__ADS_1
Dimanakah aku ini, kenapa aku melihat tubuhku sendiri yang tertidur?
Jangan jangan aku telah mati? oooh yang Agung kenapa semua ini terjadi pada diriku.