
Selesai makan, kembali kepala desa bertanya,
" maap nona nona sekalian, bolehkah aku tau nama kalian semua nya?
Dewi pun menjawab, pa kepala desa aku adalah Dewi, ayu, wulan, Ratih, nilam, nawang, anjani, sambil menunjuk satu persatu teman nya.
Mereka pun asyik ngobrol sampai larut malam, dan kepala desa pun mempersilahkan tamu nya untuk segera beristirahat.
Pagi pagi sekali ayu dan yang lain nya pamitan kepada kepala desa, untuk mulai meneliti apa yang terjadi, mereka pun menyisir pinggiran desa bersama sama.
Saat mereka sedang berkumpul, terdengar suara bergemuruh dari dalam hutan, Dewi pun mengingatkan kepada semuanya untuk bersiap siap karena kemungkinan itu suara para binatang buas.
Dan benar saja, tak lama berselang munculah ratusan binatang buas, dari yang kecil hingga besar, berlari kearah mereka.
Dengan sigap ayu dan rekan nya berusaha mengahalau para binatang itu, tapi bukan nya kembali kedalam hutan para binatang itu, setelah mendapatkan hadangan dari mereka, malah berlarian kesegala arah.
Dewi pun berteriak mengingatkan teman teman nya, " biarkan mereka pergi asal jangan masuk kedalam desa.
Gelombang binatang buas pun ahir nya habis, yang tingal hanyalah mereka yang masih berdiri dan saling tatap.
__ADS_1
Kak Dewi,,, kata ayu.
kita harus masuk kedalam hutan, kita harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi, sehingga para binatang ini keluar dari dalam hutan, aku curiga ada sesuatu yang membuat mereka keluar hutan, dan kelihatan nya para binatang itu seperti ketakutan.
Semua orang menganggukan kepala tanda setuju, tanpa ditunda lagi mereka segera masuk kedalam hutan. semakin dalam semakin sepi di dalam hutan itu, gak seperti layak nya hutan, yang selalu dihiasi suara para binatang.
Sungguh aneh hutan ini " kata ayu, sambil menghentikan langkah, dan menatap sekeliling nya.
mereka semua pun cuma berdiri, termenung larut dalam pikiran masing masing, saat keheningan melanda tempat itu.
Terdengar suara dari kedalaman hutan, mereka pun sontak saling lirik,
kak ayu, " kata wulan. suara apa itu, kedengaran nya sangat menakutkan,
Tanpa menjawab, ayu pun melirik dewi dan menganggukan kepala,
Ayo kita kesana, ke sumber suara itu,! " ajak dewi.
mereka pun bergerak bersama sama terus masuk kedalam hutan, mencari sumber suara tadi.
Tapi setelah dicari cari kesegala tempat, tidak kunjung ditemukan wujud dari suara tadi,
__ADS_1
Hingga tak lama kemudian terdengar kembali suara yang menggema dari arah sebuah lembah.
Groaaar,,, groaaar, sontak mereka pun melirik ke arah sumber suara, tapi tak ditemukan apa apa.
Dewi segera melangkah kedepan, berhati hatilah semua nya, aku merasakan binatang ini sangat kuat, bahkan jauh lebih kuat dari ketua Perguruan kita.
ayu pun menganggukan kepala,
Tiba tiba suara itupun terdengar lagi dan kini semakin keras, hingga mereka harus menutup telinganya saking keras nya suara raungan itu.
Groooooar,,,,, diikuti Aura kuat yang menyebar kesegala arah, hingga menekan rombongan ayu, semakin lama semakin kuat, hingga wulan dan ke empat murid dalam sampai berlutut, tidak kuat menahan tekanan itu.
Ayu dan dewi pun tak luput dari penekanan itu, meski mereka masih mampu berdiri, tapi keringat sudah membanjiri seluruh tubuhnya,
Dan,,, ,,, Bhaaaaam,,, tiba tiba muncul seekor gorila besar di hadapan mereka, hingga kehadirannya menggetarkan tempat itu. gorila itu tinggi nya kira kira tiga meter, bermata merah menyala, menatap ke arah mereka dengan tatapan permusuhan,.
Siapa kalian? ,, gorila itu bisa bicara. apa maksud kalian datang ke tempatku?
__ADS_1