
mendengar gorila itu bicara, ayu pun hanya bengong seakan tak percaya ada binatang jenis gorila bisa berbicara layak nya manusia.
Begitupun dengan yang lain nya, mereka hanya bisa membuka mulut nya tanpa bicara sepatah katapun sembari menatap kearah gorila itu.
Apa kalian semua tuli?,, Gorila itu pun bertanya kembali, lebih baik kalian pergi dari sini, sebelum aku membunuh kalian, karena telah berani mengganggu ketenangan ku di tempat ini.
Ayu pun segera sadar dari keterkejutan nya dan menjawab,, " kami datang kesini ingin mencari tau, ada apa didalam hutan ini, sehingga para binatang buas penghuni hutan ini berlarian ke desa desa sekitar hutan.
Dan rupanya kamu yang menyebabkan para binatang itu keluar hingga memasuki pemukiman warga.
hmmmm, ,, aku tak perduli jika para binatang itu pergi kemanapun, asal aku bisa tenang disini tanpa bising suara suara mereka, " kata gorila itu
Sekarang,,, cepat kalian pergi dari sini sebelum kesabaran ku habis!!,
__ADS_1
Kau harus bertanggung jawab " dewi pun ikut bicara sambil menunjuk kearah gorila itu. kau harus membuat para binatang itu kembali ke dalam hutan, jangan sampai terus muncul di pemukiman, karena itu meresahkan para warga desa
Kurang ajar kau,, " kata gorila sambil melotot ke arah dewi. memang nya siapa kamu, berani menyuruh ku? enyahlah kau dari sini.
Tanpa aba aba, gorila itu mengibaskan tangan nya, pelan mengarah ke rombongan ayu, syiuran angin efek pergerakan tangan itu seakan mau menumbangkan pepohonan disekitaran tempat itu. ayu dan wulan dengan cekatan loncat ke samping menjauhi pergerakan tangan itu.
Namun sial, bagi wulan dan teman teman nya, mereka kena efek serangan itu, hingga tubuh mereka tersapu terbang kebelakang sejauh sepuluh meter.
Belum sempat bernapas kembali, serangan susulan tangan gorila itu mengincar dewi, sontak saja dewi merasa kaget dan kelabakan mendapati serangan itu,
Tidak ada pilihan bagi dewi, kecuali beradu kekuatan, meskipun tak yakin. segera dewi menyilangkan tangan nya didepan, menggunakan tenaga dalam sepenuhnya, berniat memblokir serangan gorila itu.
Bhoooom, ,,,,, braaaak. , dengan telak tangan gorila itu menghantam tangan dewi lanjar, hingga menimbulkan suara menggelegar, dan di susul dengan terlempar nya tubuh dewi cukup jauh, hingga terseret kebelakang dan berhenti tertahan pepohonan.
Kak dewi,,,,, ayu histeris, sambil melompat kearah dewi yang terlentang tak berdaya, dari sudut bibir nya mengalir darah segar, tanda dia terluka luar dalam.
__ADS_1
grooooar,,,,, gorila itu kembali bersuara melengking memekakan telinga, sambil menepuk dadanya,
Sudah ku katakan, pergilah kalian dari sini, jika tak ingin mati.
Ayu pun membalikan badan, menatap kearah sang gorila dengan marah, karena gorila itu telah melukai teman teman nya.
Aku tak akan pergi dari sini, harus nya kau yang pergi dari hutan ini, agar para binatang buas kembali hidup tenang di hutan ini, tanpa mengganggu desa desa lagi.
Kau memang keras kepala,,,, gorila itu pun melotot kepada ayu, kelihatan matanya semakin merah menyala seolah benar benar gorila itu telah murka.
matilah kau,,,, , Gorila itu bergerak melangkahkan kakinya kedepan satu langkah, dan tangan nya yang terkepal dihantamkan ke tubuh ayu yang masih berdiri,
Ayu yang dari tadi sudah bersiap dengan jurus terahir nya pun, bergerak loncat keatas sambil berteriak, memompa semangat bertarung nya,
__ADS_1
Jurus badai teratai, ,, , ribuan tetatai muncul dari serangan ayu, berputar putar cepat dan melesat kearah gorila itu , bhoooom bhoooom.