
Waktu terus berjalan, sudah berbulan bulan lamanya, jaka geni bermeditasi, larut dalam pemahaman nya, tak dihiraukan apapun yang terjadi disekitarnya, tetap pokus menyatukan hati, pikiran dan rasanya.
Tanpa terasa Setahun pun telah berlalu semenjak jaka memulai meditasi panjang nya.
Tiba tiba saja suasana di dalam gua itu bergetar, seakan ada gempa, tampak asap hitam tipis keluar dari kepala jaka geni, diiringi tubuh jaka yang berkeringat hitam keluar, dengan bau busuk yang menyengat.
Getaran di dalam gua pun makin kuat, seakan gua itu mau runtuh, tapi jaka masih tetap tenang menutup mata tidak memperdulikan sekitarnya.
Semakin lama, asap yang keluar dari kepala jaka berangsur hilang, hingga benar benar hilang, begitupun keringat yang keluar dari tubuhnya sudah berhenti dan mengering. seiring getaran di dalam gua pun ikut berhenti.
Suara tanpa wujud pun terdengar di dalam gua,
Jaka,,,, sudahi meditasi mu. kamu telah berhasil muridku. "suara resi warantaka. meminta jaka bangun dari meditasinya.
Perlahan jaka pun membuka matanya, dan menatap disekeliling nya, tapi betapa terkejutnya jaka saat melihat badan nya, tangan dan kakinya sendiri, " ya ampun, badan ku kurus begini, seakan tinggal tulang. fikir jaka.
__ADS_1
Namun walaupun begitu, ada yang beda yang jaka rasakan saat ini, meskipun badan nya kurus tinggal tulang, tapi terasa penuh energi seluruh tubuh nya, penglihatan nya menjadi lebih tajam, begitupun dengan pendengaran nya, insting nya menjadi lebih kuat, dan saat dia bangkit berdiri badan nya terasa ringan seperti kapas.
Dalam hati nya berkata,,, apakah ini kekuatan pendekar suci?? sambil mencoba menggerakan badan nya, sedikit demi sedikit dia melangkahkan kakinya menghampiri buah manggis emas.
jaka pun memetiknya, dan kembali duduk memakannya, setelah merasa kenyang, jaka kembali bangkit dan menuju kolam, berniat membersihkan badan nya.
selesai mandi, jaka kembali duduk mengingat ingat seberapa lama dia meditasi hingga badan nya menjadi kurus,
Jaka geni muridku,,,, selamat atas pencapaian mu, meditasi panjang mu membuahkan hasil, kini kau setara pendekar suci menengah. itu sungguh bakat yang luar biasa, sangat jarang orang orang di usia seperti mu telah bisa sampai ke titik ini, bahkan kau bisa melampaui dua tingkatan sekaligus.
Jika itu di dunia luar, kekuatan mu setara dengan para pemimpin perguruan menengah, bahkan sebagai tetua utama di perguruan besar.
__ADS_1
Tetaplah rendah hati muridku, karena perlu kau sadari, bahwa kesombongan mu akan membawa kehancuran mu sendiri.
Baik guru,,,, murid akan selalu mengingat nasehat guru.
Sekarang, istirahat lah dulu, jangan memaksakan diri terus berlatih, pulihkan dulu kondisi badan mu.
Jaka geni pun hanya manggut manggut tanda mengerti maksud perkataan gurunya itu.
Keseharian jaka hanya membaca kitab pedang langit, sejauh ini jaka memang sudah menguasai ketiga jurus dari isi kitab itu.
Cuma jurus terahir yaitu pedang langit tanpa wujud yang belum di kuasai, bahkan belum mengerti arti dari kata kata yang menerangkan jurus itu..
ternyata sulit juga jurus ini, " pikir jaka. harusnya gabungan dari ketiga jurus sebelumnya akan menghasilkan jurus ini.
__ADS_1
Dengan tekun jaka terus mempelajari nya, hingga dia tersenyum menyadari kebodohan nya itu,
Ternyata jurus ini memerlukan tenaga dalam yang sangat besar, dan efeknya akan sangat patal jika dipaksakan menggunakan jurus ini dalam keadaan tenaga dalam yang pas pasan.