Pendekar Pengelana

Pendekar Pengelana
awal petaka


__ADS_3

bagi ayah sudah bangga jika kalian selalu menjungjung kebenaran dan selalu berbuat baik terhadap sesama. ingatlah oleh kalian, jangan sekali kali berbuat tidak baik, dan merugikan orang lain. uhuuuk,,, kata ki Gurun anom sambil tetbatuk.


Ayah, kini jaka geni yang berbicara,


aku berjanji akan selalu mengingat pesan pesan ayah dengan sepenuh hati.


Baguslah jika itu janji kalian, dan giatlah berlatih karena dunia ini kejam, bela lah kaum yang lemah. uhuuuk uhuuuk.


Sedang asyiik berbincang bincang, tiba tiba saja ada suara menggelegar, dhuuuuar,, ,,,, dhuuuuar.... sontak saja ayah dan anak itu merasa kaget, sambil melirik kearah depan, kearah pintu masuk perguruan,


Dari arah depan berlari dua orang murid perguruan elang sakti, dengan napas ngos ngosan.


ampun ketua murid ijin menyampaikan, bahwa desa telah diserang perguruan kala hitam dengan jumlah besar, banyak warga yang tak berdosa telah terbunuh,


mendapat laporan seperti itu Ki Gurun anom menarik napas dalam dalam, sambil berkata dalam hati " ini yang aku takutkan telah terjadi, andaikan aku tidak terluka seperti ini, mungkin aku mampu bertahan "

__ADS_1


Baiklah, kumpulkan semua murid dan para senior nya, kita bersiap menyambut tamu tak di undang ini, meski nyawa kita jadi taruhan nya, ,, kata KI Gurun anom.


Ayah, ijinkan kami ikut bertarung untuk membela para warga, 'kata ayu rarang meminta ijin pada ayah nya.


Baiklah, kalian boleh ikut agar menjadi pengalaman kalian, tpi pilihlah lawan yang sepadan dengan kalian, dan jangan jauh jauh darimu.


baik ayah, kami mengerti, " jawab ayu dan jaka serempak"


Tak lama kemudian semua murid telah berkumpul di halaman rumah ki Gurun anom, dengan bersenjata lengkap,


tanya ki Gurun anom.


Kami siap jiwa raga ketua, kata para murid dengan penuh semangat. daripada hidup ditindas, lebih baik berjuang sampai titik darah penghabisan.


baiklah, kita berangkat sekarang,,.

__ADS_1


belum sempat semua nya beranjak tiba tiba terdengar suara tawa seseorang.


Hahahahahaaaaaaa, jangan berharap kalian semua bisa selamat dari sini, aku ketua kala hitam datang untuk menuntut balas kekalahan tempo dulu,


Ternyata ki Badas pati sang ketua perguruan kala hitam telang datang dan telah mempersiapkan semua pasukan nya dengan tujuan menuntut balas pada ki Gurun anom dan juga perguruan elang sakti.


Meski ki Gurun anom sendiri merasa terkejut, tpi dia akhirnya sadar, pertarungan hidup dan mati tidak bisa ter elakan lagi.


Hai,,, ki Badas pati, aku tidak akan lari ataupun takut kepadamu, janganlan kau sombong bisa meratakan perguruan ku ini. " kata ki Gurun anom sambil melirik pada salah satu tetua nya.


tetua jampang, aku titip anak anaku, bawalah mereka pergi dari sini secepatnya, sementara aku akan menahan mereka, lari lah sejauh mungkin, karena jujur aku tidak punya keyakinan bisa menang dengan keadaan ku saat ini,


Ayah,,, apa yang ayah katakan, aku tidak akan membiarkan ayah berjuang sendiri, sementara aku hrus lari sperti pengecut. " jaka geni berkata sambil maju kedepan ayahnya.


Nak,, ini bukan saatnya berdebat, " tetua jampang berkata seraya memegang pundak jaka geni, turuti lah perintah ayahmu, hargailah ayahmu, ini semata ketua lakukan demi keselamatan kalian, sebagai penerus perguruan ini, semoga di masa depan bisa membalas semua ini, dan aku yakin ketua bisa menyelamatkan diri nantinya,

__ADS_1


__ADS_2