Pendekar Pengelana

Pendekar Pengelana
PERGURUAN TERATAI PUTIH


__ADS_3

Rombongan yang datang itupun kesemua nya wanita, dan tampak satu orang paling depan yang berwibawa, kemungkinan dia adalah salah satu tetua perguruan teratai putih.



Di ikuti oleh sekitar dua puluh orang murid murid wanita nya, yang rata rata telah mencapai pendekar raja dan kaisar.



Sementara tetua itu berada pada pendekar suci awal, seraya maju kedepan dan mengangkat tangan dia pun berkata.



Selamat datang semua calon murid murid teratai putih, aku atas nama perwakilan perguruan menyambut kalian, dan sekaligus untuk menguji kalian guna menentukan layak atau tidak nya kalian bergabung dengan perguruan kami.



Aku Diah pitaloka, tetua pertama perguruan ini, mengucapkan selamat datang di perguruan kami, atas nama perguruan, kami ucapkan Terima kasih atas kepercayaan kalian mau daptar ke perguruan ini,



Tapi tetap perguruan harus menjalankan peraturan yang ada, memilih kalian dengan selektip sesua kriteria yang di butuhkan.


__ADS_1


Tetua itu berhenti sejenak, sambil mengedarkan pandangan nya kesegala arah menatap semua yang hadir di tempat itu.



Lantas dia pun berucap kembali.


" ada tiga tahapan ujian untuk menentukan kalian layak masuk atau tidak nya,


Yang pertama, kalian akan di uji bakat kalian, ditempat sana,! sambil menunjuk ke satu arah, dimana disana terdapat tangga ajaib yang tercipta, semua tangga berjumlah lima puluh tahap, jika kalian berhasil naik serendah nya tiga puluh tahap, berarti kalian berhak mengikuti ujian kedua.


Namun ingat, kalian naik kesana jangan memakai tenaga dalam atau pun kekuatan kalian, kalian hanya diperbolehkan naik dengan murni kekuatan fisik tubuh kalian.


Kalian mengerti semuanya?,,, tanya tetua itu.


" kami mengerti tetua, " jawab serempak orang orang yang akan mengikuti seleksi.



Banyak orang yang sudah tak mampu berdiri, hanya tetduduk dengan keringat mengucur deras. tak terkecuali ayu dan wulan mereka pun sama sama kelelahan akibat tekanan gravitasi itu.



Kita harus kuat saudari wulan, " kata ayu sambil melirik kearah wulan.

__ADS_1


iya benar saudari ayu. kita harus tetap bersama menuju puncak sehingga kita bisa lolos dalam ujian ini.


Mereka berdua pun menguatkan tekad dalam hatinya, untuk bisa menyusuri tangga itu sampai atas. hingga pada akhirnya mereka ambruk kelelahan pada tangga ke tiga puluh satu dan dua.



Dan dari sekian banyak peserta yang berhasil lolos di ujian itu hanya sekitar lima ratus orang, dan semua dipersilahkan untuk mengikuti ujian kedua.



Lantas tetua itu pun berucap kembali, "selamat kalian telah lolos dari ujian pertama, sekarang masuk ujian kedua,



Pada ujian ini, semua peserta hanya di suruh menyentuh sebuah alat yang di sediakan pihak perguruan,



Alat itu untuk mendeteksi bakat spiritual seseorang, jika mengeluarkan cahaya puti, kuning ataupun hijau, maka mereka berhak masuk ke ujian ke tiga.



Dengarkan semuanya!,,, " tetua itupun berteriak kembali. silahkan maju kalian satu persatu dengan tertib untuk mencoba peruntungan kalian.

__ADS_1



Segera lah semua peserta mencoba nya, dan yang mengeluarkan cahaya segera pindah ke tempat lain, dan yang tidak mengeluarkan cahaya, mereka harus puas sampai disitu, meskipun terlihat dari wajah mereka penuh dengan kesedihan.


__ADS_2