
Asap tebal membungbung tinggi, dampak ledakan ribuan teratai yang menghantam tubuh gorila itu, sesaat kemudian, asap pun hilang, dan betapa terkejut ayu dan yang lain nya, kerena melihat sang gorila masih berdiri tegak dengan sempurna tanpa luka sedikit pun, hanya terseret mundur kebelakang satu langkah.
Dewi pun yang menyaksikan pertarungan itu, sampai bengong melihat kenyataan yang terjadi,
" dalam hati nya bicara. andai aku yang terkena serangan ayu tadi, aku pasti tidak akan sanggup menahan nya, bahkan mungkin nyawa ku bisa melayang. ayu memang jenius.
Dewi kagum dengan kekuatan ayu, tapi kekaguman itu menjadi was was, karena berapa tangguh nya lawan ayu sekarang.
melihat musuh nya yang tak terluka sedikitpun, ayu menarik napas panjang, sambil berpikir mencari cara untuk bisa mengalahkan gorila itu.
Belum menemukan ide yang bagus, ,,, terlihat sang gorila menggerakan kedua tangan dan memutarnya didepan, hingga tercipta angin yang berputar putar, makin lama angin itu makin besar dan berputar dengan cepat, hingga semua benda yang berada di sekitaran itu terangkat,
melihat itu semua, ayu bersiap melakukan segala kemungkinan yang terjadi, dia pun segera mengeluarkan sisa tenaga dalam nya, hingga muncul ribuan teratai membentuk tameng melindungi tubuh ayu.
__ADS_1
Baru saja selesai tameng teratai tercipta, gorila itu mengibaskan tangan nya kedepan, hingga semua benda yang terangkat meluncur dengan cepat kearah ayu, dan.....
blaaaaar,,,, kraaaaak.....
serangan gorila itu yang mencapai tameng teratai berbenturan, menimbulkan suara dentuman keras, dan tak lama kemudian tameng itu pun hancur, beruntung ayu sempat menghindar kearah samping kanan nya, namun walau pun begitu tetap saja ayu masih terkena tusukan dari ranting pohon yang dikendalikan tenaga dalam gorila itu, hingga tepat menancap di betis kirinya.
ayu pun terjatuh sambil memegang kakinya,
sementara teman teman nya, hanya bisa berteriak mengkhawatirkan keadaan ayu. karena kondisi mereka pun tidak lebih baik dari pada ayu.
Dan keanehan pun terjadi, Semua orang mengira, gorila itu akan menyerang kembali ayu, tapi gorila itu malah menatap ayu dengan ketakutan, hingga badan nya pun kelihatan bergetar hebat, seakan dia melihat sesuatu yang ditakutkan pada diri ayu.
Tak disangka, Gorila itu menjatuhkan badan nya dan berlutut, dia pun berkata dengan suara bergetar, , " maapkan hamba tuan putri, bukan maksud hamba untuk melukai tuan putri, hukum lah hamba tuan putri, hamba sungguh bodoh tidak mengetahui tuan putri.
Apa yang dilakukan gorila itu, membuat semua orang menjadi heran, terlebih ayu yang merasa jika sudah tak ada harapan lagi untuk bertahan jika gorila itu menyerangnya kembali, tapi gorila itu malah bersujud kepadanya dan memanggil nya tuan putri.
__ADS_1
Hai,, ,, gorila jelek, , " kata ayu, apa yang kau lakukan, dan mengapa kau sebut aku tuan putri?
gorila itu pun menjawab dengan menundukan kepala, , ampun tuan putri, hamba raja gorila, hamba berada disini atas perintah tuan hamba, untuk menunggu keturunan nya, dan mewariskan yang dititipkan nya kepada hamba.
Hamba yakin, tuan putri adalah orang yang hamba tunggu, setelah melihat darah tuan putri yang sama dengan darah tuan hamba.
Ayu pun semakin heran dengan perkataan gorila itu, siapakah yang di maksud tuan nya, dan kenapa dirinya yang ditunggu, yang mengatakan bahwa dirinya keturunan tuan nya itu.
Tuan putri,,, biarkan hamba mengobati luka tuan putri,,, tanpa menunggu jawaban dari ayu, gorila itu mengibaskan tangan nya, dan keluar sinar putih terang melesat ke arah kaki ayu yang terluka,
ayu pun tak sempat bereaksi, tapi setelah dilihat kaki nya sudah sembuh seperti sedia kala, tanpa luka sedikit pun.
__ADS_1