Pendekar Pengelana

Pendekar Pengelana
UJIAN MASUK MURID INTI 1


__ADS_3

Salah seorang murid inti pun mencibir, murid inti ini berada pada peringkat kesembilan, dia bernama Laras.


cuiiih,,, tak perlu basa basi kau gadis manja!,,, hanya pendekar senior awal, berani menantang kami, itu sungguh konyol, jangan kau merasa bangga dengan menjadi murid utama tetua pertama, lantas menjadi sombong dan berani menantang kami.


Mendengar perkataan itu ayu hanya tersenyum ramah tidak mengambil hati.



Para murid pun berbisik bisik, ,, " menurutku dia hanya akan membuat malu gurunya, lihatlah kulit mulus seperti itu mana punya kemampuan untuk mengalahkan salah satu murid inti.


Iya benar,,, yang lain juga berbicara,,, dari level saja dibawah para murid inti. mana mungkin dia bisa menang.


berbagai cibiran dan cempohan pun tetdengar ditelinga ayu, tapi ayu hanya merespon nya dengan tetap tenang dan tersenyum.


tiba tiba terdengar teriakan salah seorang murid dari tengah kerumunan,


Ayu,,,, kau pasti bisa, semangat ayu,,, buktikan bahwa kau layak diperhitungkan. kata murid itu sambil mengacung acungkan tangan keatas.



Ayu pun tersenyum, dan melirik nya, Wulan, ,, dalam hatinya, makasih sahabatku, kau selalu mendukungku.



ditengah kegaduhan yang terjadi melesat sebuah bayangan keatas arena, yang tak lain adalah ketua perguruan,, berdiri tegak menatap semua orang yang hadir ditempat itu.

__ADS_1


seketika suasana menjadi hening, ingin mendengar apa yang akan disampaikan ketua nya itu.


Baiklah,, dengarkan semuanya,!!


aku tak mau berbasa basi lagi, pertarungan ini diadakan untuk menguji calon murid inti. apapun hasilnya nanti, aku harap kalian bisa menerima nya,


Dan aku sendiri yang akan memimpin atau pengadil dalam pertarungan ini. sorak sorai dan tepuk tangan pun terdengar dari semua yang hadir.



Ketua pun kembali menatap para murid inti dan ayu rarang, dan berbicara.



Kalian bertarung lah secara sportip, jangan melukai lawan yang sudah menyerah, apalagi membunuh.


Kami mengerti ketua,,,, jawab mereka serempak.


Sang ketua mengalihkan pandangan nya kepada ayu dan berkata, Nak, kau boleh memilih lawan bertarung mu siapa saja bebas, yang sekiranya kau mampu melawannya bahkan mengalahkan nya kalau bisa,.



Ayu pun hanya mengangguk dan memberi hormat pada ketua perguruan,


Silahkan nak kamu pilih salah satu diantara mereka, lanjut sang ketua. seraya mempersilahkan ayu maju kedepan memasuki arena tanding.

__ADS_1


Tak di duga oleh semua orang murid inti kesembilan yaitu laras berdiri dan berkata,


Ketua,, ,, apa perguruan mulai merendahkan kedudukan kami sebagai murid inti? hanya membuang buang waktu kami saja, dengan melayani gadis manja seperti dirinya.


Apa gadis ini diberikan keistimewaan dari perguruan karena dia murid langsung tetua pertama?



Otomatis kata kata murid inti itu pun membuat kegaduhan diantara para murid yang hadir, mendukung kata kata itu.



Sang tetua hanya tetsemyum kecut dan menggelengkan kepala, melihat tingkah murid itu, sudah tak asing lagi bahwa murid inti kesembilan adalah yang paling arogan dan sombong,



Tapi beda dengan reaksi tetua pertama, dia langsung berdiri dari kursi nya dan melotot kearah murid itu, tapi dengan segera tetua yang lain menenangkan nya, dan memintanya tenang serta duduk kembali.



Ayu,, aku harap kau bisa membuktikan nya pada mereka bahwa kau layak ada di arena ini.



Tapi laras sendiri malah menjadi jadi, dan kembali berbicara, sambil menujuk ke arah tetua pertama.

__ADS_1



Tetua pertama,, bawalah muridmu kembali setelah ini, dan rawatlah dengan baik karena aku akan membuat muridmu terkapar dalam satu jurus, hingga menjalani pengobatan sebulan lebih, hahahaaaa.


__ADS_2