Pendekar Pengelana

Pendekar Pengelana
UJIAN MASUK MURID INTI


__ADS_3

Disaat ayu sedang asyik berlatih dihalaman belakang gubug tetua diah, terdengar suara tetua diah memanggilnya dari dalam gubug.


Ayu,, ,, sudahi dulu latihanmu, kemarilah!,,,,,


ayu pun tanpa menjawab segera menghentikan latihan nya, dan bergegas masuk kedalam gubug.


Salam. hormat guru dari muridmu ini,, " ayu berkata setelah berada di hadapan gurunya itu.



Ayu,,,, aku ingin kau mengikuti ujian masuk murid inti, untuk bisa mengasah dan mencoba kemampuan mu dengan senior senior mu.



Aku telah meminta ijin kepada ketua perguruan untuk menyelenggarakan latih tanding menguji kemampuan mu itu, dan jika kau berhasil mengalahkan satu saja diantara mereka, itu artinya kau akan menjadi murid inti perguruan ini.


Dan kalau pun tidak berhasil, itu tidak apa apa, karena guru cuma ingin kau berlatih menghadapi pertarungan yang sesungguhnya.


Lagi pula, semua murid inti berada pada level diatas mu, dari pendekar senior menengah sampai puncak.


Guru harap kau segera bersiap, karena tiga hari lagi waktu penyelenggaraan nya akan dilaksanakan di aula tanding perguruan.

__ADS_1


Baik guru,, murid mengerti " kata ayu sambil memberi hormat. murid akan berusaha memenuhi harapan guru.



Tetua Diah pun tersenyum, dia merasa bahagia, melihat sipat dan kepribadian ayu yang mencerminkan keramahan, tetua Diah sering memperhatikan ayu dalam setiap harinya, kepada siapapun ayu selalu ramah dan baik, bahkan kepada murid yang baru masuk perguruan pun, ayu selalu bersikap ramah.



Sekarang, kau istirahatlah nak, bermeditasi lah sebelum harinya tiba.


Baik guru, ayu pun menjawab.


Ayu pun kemudian beranjak pergi kembali ke halaman belakang, tapi dia tidak berlatih lagi, dia duduk diatas baru yang ada disana, kemudian memejamkan matanya, dan larut dalam meditasi.



jelas saja para murid menjadi antusias, karena bagi mereka ini merupakan suatu pembelajaran, dan yang utama nya, mereka semua penasaran terhadap sosok ayu murid tetua pertama yang digadang gadang jenius perguruan.



karena sebagian besar para murid belum tau wajah dan sipat ayu rarang, karena ayu memang di didik terpisah, tidak bersama sama mereka.

__ADS_1



Para tetua pun telah hadir, dan duduk di kursi kehormatan, ditengah tengah para tetua, duduk ketua perguruan dengan satu kursi kosong, dan itu kursi tetua pertama yang belum datang.



Diatas arena juga berjajar sepuluh murid inti, urutan sepuluh menandakan yang paling lemah, dan urutan satu menandakan yang paling kuat.



Tak lama kemudian muncul tetua pertama di ikuti ayu rarang berjalan membuntuti nya.


semua mata tettuju pada ayu, murid murid yang baru melihat nya merasa kagum dengan kecantikan ayu.


wuuuah,,,, cantik sekali ya murid tetua pertama?, kulitnya putih bersih, rambut tergerai panjang, badan nya mulus banget.


Iya benar benar cantik,,, kata murid yang lain menimpali.


Tetua pertama langsung memberi hormat pada ketua perguruan, dan para tetua yang hadir di tempat itu, lantas menuju kursinya dan duduk disebelah ketua perguruan.


Ayu pun langsung naik keatas aula tanding, dan memberi hormat kepada ketua perguruan, dan para tetua, dilanjut kepada para murid inti, dan juga para murid murid yang hadir sekitar tempat itu, sambil memperkenalkan diri secara singkat.

__ADS_1



para murid inti pun ada yang tersenyum ramah membalas hormat ayu, dan ada juga yang tersenyum mengejek, bahkan ada yang terlihat acuh, sama sekali tak melirik nya malah memejamkan matanya.


__ADS_2