
karena Arumi tidak tahu mau ke mana sambil menunggu Arza selesai sekolah. Ia pun akhirnya memilih untuk berjalan-jalan. namun sebelum ia pergi berjalan-jalan, terlebih dahulu ia telah menghubungi Nyonya Larissa bahwa tidak kembali ke kediaman setelah mengantar Arza. dan setelah mendapat izin dari Nyonya Larissa, Arumi pun langsung melancarkan niatnya itu.
Arumi memilih pergi ke sebuah mall yang tidak terlalu besar dan tidak jauh dari sekolah arzanka.
***
sesampainya Arumi di mall itu, Iya langsung berjalan dan mengedarkan pandangannya melihat kesana kemari barangkali ada yang dapat menarik perhatiannya. namun entah kenapa, tiba-tiba matanya jatuh kepada sosok baju yang sangat imut menurutnya. yaitu baju anak kecil yang berusia 3 sampai 5 tahun. Arumi pun langsung berjalan mendekat. kemudian menyentuh dan mengambil baju itu.
"baju ini sepertinya sangat cocok untuk Arza. tapi dia terima apa nggak ya, soalnya harganya lumayan murah sih. Tapi nggak papa coba aja dulu deh... " ucap Arumi kepada dirinya sendiri. sebelum memutuskan untuk mengambil baju itu, terlebih dahulu ia memeriksa Apakah baju itu memiliki kecacatan atau yang lainnya. setelah itu baru Ia memutuskan untuk membeli.
setelah selesai bertransaksi, Iya kembali berjalan dan mengedarkan pandangannya. matanya lagi-lagi menangkap hal yang lucu, sepatu, topi yang imut, tas sekolah dan sebagainya. dan tanpa pikir panjang, Arumi juga langsung membeli itu semua untuk Arzanka.
"eh !! ternyata aku membeli cukup lumayan banyak. Tapi nggak papa, mudah-mudahan Arza suka." tutur Arumi lagi.
setelah selesai berbelanja dan berkeliling yang membutuhkan waktu yang cukup lama. kini Arumi memutuskan untuk beristirahat di sebuah cafe yang ada di mall kecil itu. Iya pun duduk dan memesan beberapa minuman yang menarik perhatiannya.
Arumi bukan tipikal orang yang boros, Namun karena rasa penasaran ia membeli beberapa minuman yang menarik hatinya. dan jangan salah, minuman itu tidak akan Arumi sia-siakan.
saat Arumi sedang larut dalam peristirahatannya itu di sebuah cafe, tiba-tiba matanya tanpa sengaja menangkap sebuah sosok yang ia kenali namun tidak akrab. yaitu seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu kandung dari arzanka.
terlihat Cynthia sedang bergandengan bersama dengan seorang laki-laki yang tentunya bukan ayah dari arzanka. Arumi memang tidak peduli, Namun karena sudah tahu wajah ibu kandung dari Arza itu, ia memilih untuk menatap lekat dan lama sampai akhirnya kedua orang yang bermesraan itu menghilang dari hadapannya.
"aku nggak salah lihat.. itu pasti ibunya Arza. bukannya kemarin Ia datang memohon-mohon kepada keluarga Maulana untuk kembali, tapi kenapa sekarang ia berjalan bersama dengan lelaki asing..?? ah tapi ya sudahlah.. lagi pula itu bukanlah urusanku, yang penting aku bisa menjaga Arza sampai akhirnya aku selesai mengasuh anak itu." ujar Arumi lagi. setelah Arumi merasa waktunya Arza keluar dan selesai sekolah.
Arumi pun langsung beranjak dari cafe itu dan kembali ke sekolah sang anak asuh. ternyata benar saja, ketika Arumi sampai di sekolah itu, berpapasan dengan Arza yang baru saja keluar dari gedung sekolahnya didampingi oleh Sang guru. Arumi pun tersenyum melihat anak asuhnya yang memasang wajah kesal dan lelah sepertinya.
__ADS_1
"Arza..." panggil Arumi dari jarak jauh. Arumi juga melangkahkan kakinya menghampiri mereka. Arza yang merasa namanya terpanggil langsung mengalihkan atensinya ke sumber suara. ternyata itu adalah perempuan yang sangat ia cintai.
"eh.. Mommy..." ujar arzanka sambil melepaskan genggaman tangannya kepada Sang guru dan berlari menghampiri Arumi.
bruk
Arza membentur tubuh Arumi dan memeluk tubuh itu dengan erat. sontak saja sifat manjanya langsung mengalir keluar begitu saja.
"mommy... Arza sangat merindukan mommy.." ujarnya di sela-sela pelukan itu. Arumi pun tersenyum dan membalas pelukan sang anak asuh.
"mommy juga kangen sama Arza." ujar Arumi lagi. setelah mengucapkan terima kasih kepada Sang guru Arumi dan Arza langsung menaiki taksi yang ditumpangi oleh Arumi sebelumnya.
"ayo pulang sayang.." mereka berdua pun langsung bergegas meninggalkan gedung sekolah itu.
***
"assalamualaikum.. pak Nanang..." ujar Arza dan Arumi kepada satpam yang membukakan pintu gerbang.
"waalaikumsalam nona, tuan muda." ujar Pak satpam yang bernama Pak Nanang.
Arumi dan Arza pun berlalu dari sana. tapi tiba-tiba, Arza kembali sadar karena melihat bawaan sang Mommy sepertinya begitu banyak.
"Mommy bawa apa..?? sepertinya sangat banyak dan merepotkan." protes arzanka. Arumi pun tersenyum mendengar protestan yang keluar dari mulut arzanka.
"ini semua untuk Arza, mudah-mudahan Arza suka ya sayang. tapi nanti kita unboxing-nya di dalam kamar saja.. oke..!!" ujar Arumi kepada Arza sambil langkah kaki mengiringi perbincangan keduanya.
__ADS_1
Arza yang mendengar bahwa bawaan itu adalah untuknya. dengan tidak sabaran, Arza ingin cepat cepat sampai ke dalam kamarnya untuk melihat apa yang telah dibelikan mommy nya terhadap dirinya.
***
sesampainya mereka di dalam kamar arzanka, arzanka pun langsung bergegas meminta untuk diperlihatkan kepadanya barang-barang apa yang telah dibeli oleh Arumi.
"ayo Mommy buka, Arza mau lihat apa yang mommy belikan kepada Arza.." ujar arzanka dengan riang gembira. Iya langsung duduk di karpet bulu yang ada di dalam kamarnya di mana barang itu diletakkan oleh Arumi. Arumi yang melihat ke antusiasan anak asuhnya itu pun tersenyum.
"Baiklah anak Mommy. mm tapi apakah nggak sebaiknya Arza makan siang dulu nak. setelah itu baru kita buka hadiahnya."; ujar Arumi menggoda arzanka. arzanka pun langsung mengerucutkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya.
"tidak mau Mommy. Arza penasaran dengan apa yang Mommy beli untuk Arza. Jadi buka sekarang aja ya mommy..." ujar arzanka sedikit memohon kepada ibu asuhnya itu. Arumi pun tersenyum dan kemudian menganggukkan kepalanya.
"Baiklah anak Mommy yang paling ganteng..." setelah itu arumi dan arzanka mulai membongkar apa yang dibeli oleh Arumi tadi. Arumi pikir arzanka akan menolak pemberiannya, karena tentu saja barang itu tak sesuai dengan standar barang-barang yang arzanka memiliki sekarang.
namun ekspresi yang ditunjukkan arzanka di luar dari ekspektasi dari Arumi. ternyata arzanka begitu senang mendapatkan baju-baju itu untuknya.
"Mommy Mommy... Apakah semua barang-barang ini untuk Arza..??" tanya arzanka dengan mata yang berbinar-binar. Arumi pun tersenyum melihat tidak adanya penolakan dari arzanka.
"tentu saja sayang, Mommy membelikan itu semua untukmu. Apakah Arza suka..??" tanya Arumi lagi kepada arzanka.
"tentu saja mommy, Arga sangat menyukainya. apapun yang Mommy belikan kepada Arza, Arza pasti akan suka. terima kasih ya mommy." ujar arzanka lagi sambil mencobai semua barang-barang yang dibelikan oleh Arumi. melihat itu semua, akhirnya Arumi kembali merasa lega karena pemberiannya disambut baik oleh anak asuhnya.
***bersambung***
assalamualaikum teman-teman. maaf ya Jika ada salah salah typo dan kalimat atau ceritanya terlalu singkat.🙏 di bawah asik aja...😁😁
__ADS_1