Penyesalan Si Kembar

Penyesalan Si Kembar
Berita Mengejutkan


__ADS_3

Albert dan Carissa duduk seharian di tepi pantai menikmati suasana tenang disana, Albert mengalah ketika nalurinya sebagai ayah bangkit seketika melihat tangisan Carissa yang menyakitkan, yah Albert lalu memutuskan membawa Carissa keluar dari kantor sekaligus menenangkan putrinya yang masih dalam keadaan marah, dengan berjanji akan menceritakan semuanya sejujurnya.


Dan disinilah mereka.


''Katakan apa yang sebenarnya terjadi, ceritakan dengan jelas mengapa kalian menikah kalau pada akhirnya kami yang di korbankan.''


Albert menghela nafas sebelum bercerita,


''Ayah di jodohkan dengan ibumu, oya nama ibumu Clarisa, karna itu dia menamakanmu Carissa dan saudara kembarmu Alea. Kami menikah di usia yang cukup muda, 20 tahun sementara ibumu 17 tahun, karna orang tua kami adalah sahabat dekat.''


Carissa menoleh, cukup muda juga.


''Saat itu ayah sudah punya kekasih lainnya, bernama Monica, kami berhubungan sejak SMP...ayah mencintainya.''


''Apakah Monica adalah wanita yang kau nikahi sekarang.''tanya Carissa sinis.


''Kami belum menikah Carissa.''


Informasi ini cukup mengejutkan bagi Carissa,


''Ayah bilang akan menikahinya.''


Pria itu tersenyum, sebenarnya waktu itu ayah sedang membujukmu tapi kau malah marah dan meminta pembagian warisan.''


''Lalu mengapa ayah setuju.'' tanya Carissa heran.


Albert menatap mata Carissa dengan lekat, lalu mengalihkan pandangannya ke tengah lautan luas di hadapannya.


''Karna ayah mencintaimu anakku, bagaimana pun kau putriku satu-satunya ayah benar-benar menjaga emosimu nak.''

__ADS_1


Sepercik rasa lega muncul di benak Carissa, dia sedikit tersenyum, setidaknya ada harapan kalau ia bisa mempersatukan ayah dan ibunya kembali jika ia bisa menemukan ibu dan saudaranya.


''Baiklah tapi ayah sudah punya anak.''


''Yah..kami punya anak bersama, berusia 15 tahun.''


Carissa mengangguk,


''Yah..aku mengerti.''balas Carissa sedikit nyeri.


Albert melanjutkan ucapannya,


''Suatu hari kami bertengkar hebat karna kedatangan Monica tiba-tiba, ibumu marah dan meminta cerai, awalnya dia meminta kau untuk dia bawa pergi lalu meninggalkan Alea.''


Carisaa mengerutkan kening..


Albert menggeleng,


''Kau sangat mirip dengan ibumu sementara Alea, sangat mirip dengan Ayah..saat itu ayah menyesal Carissa, dan sedikit tidak rela dia ingin mengambilmu, karna dengan melihatmu ayah bisa melihat tatapan ibumu Clarisa, melalui matamu, kalian sangat mirip.''


Carissa mengerang,..


''Lalu mengapa kau menceraikan ibumu, mengapa ayah berselingkuh.'' jerit Carissa kesal.


''Ayah tidak ingin menceraikan ibumu nak, tapi ibumu sudah terlalu cemburu, dia tidak memberi kesempatan selain cerai dengan baik-baik.''


''Lalu ayah bersama Monica.''


Albert mengangkat bahu..

__ADS_1


''Mau bagaimana lagi, Monica selalu ada di sisih ayah.''


''Sial.''gerutu Carissa mengumpat.


''Bahkan cara marah kalian sama.''ucap Albert yang membuat Carissa menoleh kepadanya mau tak mau tersenyum.


''Jika kita bertemu lagi dengan ibu dan adikku, apakah ayah akan memberi kesempatan.''tanya Carissa penuh harap.


Albert membeku di tempatnya..


''Carissa, keadaan sudah berbeda mungkin saja ibumu telah menikah sekarang.''ucap Albert sekaligus membungkam Carissa.


Gadis itu mengalihkan pandangannya menatap ke depannya..


'Bisakah dia berharap keajaiban sekarang..?


Disaat yang sama..


Ponsel miliknya bergetar, ada nama Dava disana.


Carissa segera mengangkatnya.


Carissa : Hallo, Dava.


Dava : Sesuatu terjadi Carissa, ini mengenai Lea.


Carissa : Ada apa, tentang Lea ada apa dengannya.


Dava : Lea sudah,....

__ADS_1


__ADS_2