Penyesalan Si Kembar

Penyesalan Si Kembar
Cemburu


__ADS_3

Bagi Carrisa pemandangan Derrell bersama gadisnya membuat hatinya merasa nyeri namun dia sama sekali tidak menunjukan perasaannya tentu saja untuk apa dia menunjukan hatinya bukankah Carissa akan mempermalukan dirinya sendiri..meski sedikit nyeri Carissa menutup dalam-dalam perasaannya, karna dia tau benar kalau Derrell memang tidak pernah mencintainya.


Carissa lebih dahulu membuang pandangan dari mata Derrell hingga pria itu mengerang, sudah beberapa minggu mereka tidak bertemu dan Carissa semakin cantik saja, dia terlihat lebih berisi dan pendiam, untuk sesaat Derrell seakan lupa dengan wajah angkuh Carissa yang dahulu.


''Bagaimana kalau kita masuk saja.''ucap Carissa mengajak dua sahabatnya memasuki ruangan..


Sepanjang Carissa berjalan, Derrell hanya mampu menghela nafas berat, semakin Carissa berada semakin dekat dia bisa merasakan kalau jantungnya berdebar kencang,


Penampilan gadis ini membuatnya gila bagaimana tidak, Carissa memakai gaun tanpa lengan hingga mengekspos bahu mulusnya, dia begitu cantik, sangat menawan mata para pria yang menatapnya, hal itu membuat Derrell panas, namun kekasihnya segera memeluk lengannya, hingga Derrell memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan sembari mengawasi Carissa.


''Ayo masuk sayang.'' bisik gadis seksi itu kepada Derrell.


Derrell hanya mengangguk sementara matanya tak ingin pergi dari Carissa.


Sementara itu sampai di dalam, Carissa langsung di sambut oleh beberapa teman dan sahabatnya yang lain karna memang Carissa sangat populer di kampus, mereka menyalaminya dan memberi pelukan.


''Aku senang kau datang Carissa, aku senang sekali.''ucap Mila selaku pengundang acara.


Carissa tersenyum mengerti,


''Aku pikir ini lebih dari sekedar pesta makan malam.''ucap Carissa menatap sahabatnya.

__ADS_1


Mereka langsung menatap satu sama lain dan tersenyum,


''Yah...kami sedikit berbohong padamu Carissa, sebenarnya malam ini Mila akan bertunangan dengan kekasihnya.'' ucap Faya mengusap punggung Carissa dengan lembut.


Carissa melebarkan matanya penuh senyum, ia langsung memeluk Mila sekali lagi dan membuat suasana di liputi keharuan,


''Selamat Mila..''


''Terimakasih.''bisik Mila tersenyum.


''Kami bahagia untukmu Mila.''ucap Carisa ramah.


''Aku tidak mau menikah muda, enak saja.''sambung Faya terkekeh.


''Yah...hidup masih panjang untuk apa menikah muda.''sambung Carissa berdehem, mereka tertawa bersama.


''Oya Mila, apa kau juga mengenal tuan Derrell.''bisik Lydia ke arah pasangan Derrell dan kekasihnya yang terlalu mesra di depan mereka.


''Aku pribadi tidak mengenalnya namun calon suamiku sedang bekerja sama dengan perusahaan tuan Derrell, karna itu kami mengundangnya malam ini, jadi apakah kaliah mengenalnya.''tanya Mila mulai menyelidik.


Carissa menoleh dan sekali lagi dia jatuh dalam satu pandangan dengan sosok Darrell yang memeluk punggung kekasihnya yang jauh lebih cantik dan seksi, tentu saja hal itu membuat Carissa menjadi sedih, tentu saja siapa yang tidak sedih ketika pria yang pernah tidur bersamamu kini melupakanmu dengan cepat dan menggantikannya dengan gadis yang lain dan jauh lebih cantik.

__ADS_1


''Dia adalah kakak angkat teman kami, dan kami juga tidak mengenalnya..aku dengar pekerjaannya seorang Mafia bukan.''bisik Faya kepada Mila yang sedikit terkejut namun dia langsung mengiyakan.


''Yah kau benar.''


''Dan apakan itu kekasihnya, lihatlah dia terlihat sombong.''bisik Faya mencibir.


''Hentikan Faya biarkan saja jangan cari masalah lagi.''bisik Carissa menekan dalam matanya.


''Maaf Carissa.''


''Bagaimana kalau kalian menikmati pestanya saja, oya aku akan mengenalkan kalian pada sepupuku dia baru kembali dari luar negri.''


Ketiga gadis itu langsung tersenyum, Faya menatap mata Lydia dan buru-buru menggeleng..


''Kita tak punya harapan, jika Carissa belu menikah dia akan selalu memotong pria tampan.''bisik Faya dengan ekspresi lucu, hingga Carissa hanya tersenyum.


Tak berapa lama kemudian, seorang pria tampan dan gagah mendekati mereka dan langsung mengulurkan tangannya kepada Carissa dengan senyuman lembut.


''Hai...namaku Kevin, aku sepupu Mila.''


Carissa menoleh dengan ekspresi terkejut sementara dari jauh, Derrell melonggarkan dasinya dia terlihat panas.

__ADS_1


__ADS_2