Penyesalan Si Kembar

Penyesalan Si Kembar
Cemburu 2


__ADS_3

Faya yang melihat peruntungan untuk Carissa langsung menyikut sahabatnya yang tampak bingung, dia segan tentu saja karna Kevin terlihat percaya diri dan mengulurkan tangannya kepada Carissa,


''Siapa namamu.''


Kevin tampak begitu tertarik,


''Aku.''


''Yah kau..''


Carisa berdehem, menatap uluran tangan Kevin dan membalas senyumannya, gadis itu membalas uluran tangan Kevin,


''Namaku Carissa.''


''Nama yang cantik.''bisik Kevin tak mengalihkan matanya dari sosok Carissa yang terlalu cantik dan mengambil semua perhatiannya dengan begitu besar.


Sekarang Carissa menjadi gugup sendiri, yah dia di tatap dengan penuh harap dari pria yang baru di kenalnya.


''Kevin adalah kakak sepupuku, dia baru saja membuka cabang Hotel disini.''sambung Mila melirik kakaknya tampan.


''Bagus, di kota ini sudah mulai berkembang, dan aku yakin kau pasti akan sukses.''balas Carissa bersikap sopan.


''Percayalah aku senang mendengar ucapanmu Carissa.''


''Hhmm...''


Sementara dari jauh, sosok Derrell tampak terbakar dia mulai panas, satu dua gelas minuman di teguknya sampai habis dan belum juga puas, dia ingin mabuk hingga bisa melawan hatinya sendiri,

__ADS_1


''Sayang, kau minum banyak sekali...'' bisik kekasihnya.


Derrell mengangkat wajahnya, alisnya berkerut ketika dia malah membayangkan wajah Carissa yang tersenyum.


''Aku sudah gila...aku tak akan kalah dengan perasaanku sendiri, Amber.''


''Apa yang terjadi, mengapa sikapmu aneh begini.''Amber nama gadis itu dan dia tampak khawatir.


Derrell lagi-lagi meneguk minuman beralkohol itu dan menatap lurus ke arah Carisaa yang sedang berbicara dengan pria tampan.


''Sial.''


Desis Derrell kembali meneguk, wajahnya sudah merah padam.


''Ada apa...Derrell.''Amber mencoba mengendalikan pria itu dengan memeluk lengannya namun, ia terkejut ketika Derrell menepis pegangannya.


''Apa maksudmu.''


''Bukankah kau hanyalah gadis bayaran.''


Wajah Amber pucat pasi, apa Derrell sedang menghina dirinya.?


''Derrell..''


''Tinggalkan aku karna aku mungkin akan lupa jika kau perempuan dan kau akan merasakan sakit.''


Pernyataan yang di ucapkan Derrell seolah cukup bagi Amber untuk menjauh, gadis itu memang ketakutan sekarang, menyadari betapa buasnya Derrell saat ini kepadanya.jadi mungkin pergi dulu akan lebih baik.

__ADS_1


Amber akhirnya melangkah mundur untuk kemudian meninggalkan tempat itu dengan tatapan beku, gadis itu sangat malu karna Derrell membentaknya sedikit keras dan menimbulkan barbagai tatapan tanpa ekpresi kepadanya, jadi Amber memilih pergi dari pada harus menjadi korban.


Derrell menegakan tubuhnya lalu kembali meneguk minuman ke sekian, entahlah berapa dia tidak hitung jumlahnya. namun yang di ketahui oleh Derrell adalah dia merasa marah ingin marah sekarang. Pria itu membanting gelas sedikit kuat dan membuat beberapa tamu di sekitarnya sedikit segan.


Tatapan Derrell tertuju pada Carissa seorang, bagaimana gadis itu tertawa bahkan membayangkan lekukan tubuh Carissa di pelukannya ketika mereka bercinta semua ingatan itu membangkitkan perasaan rindu yang begitu besar baginya meski Derrell tidak sedikitpun mencintai Carissa.


yah dia tidak mencintai Carissa dan bahkan sangat membencinya dan yang mereka lakukan selama ini tidak ada artinya.


Derrell tak bisa pergi sekarang, dia ingin mengawasi Cairisa, meski dia tidak tau dia mengawasi Carissa untuk apa.


''Jadi kau masih kuliah.'' tanya Kevin mulai bertanya.


''Yah..aku baru masuk tahun kedua.''


''Bagus semoga kau berhasil tepat pada waktunya Carissa.''


''Terimakasih Kevin.''


Mereka berbincang namun beberapa saat kemudian, beberapa lagi romantis di putar untuk memberi waktu para tamu yang muda berdansa.


''Bagaimana kalau kita dansa bersama.'' tawar Kevin mngulurkan tangannya.


''Kevin...aku..tidak bisa,''


''Aku akan mengajarkanmu.''


Derrell mengepalkan tangannya melihat Carissa menyambut uluran tangan pria itu di depan matanya, Kevin menggertakan giginya..dia melangkah mendekati pasangan itu dengan tatapan membunuh.

__ADS_1


__ADS_2