Penyesalan Si Kembar

Penyesalan Si Kembar
Tak Bisa Lari


__ADS_3

Lea membeku ketika melihat Dava ternyata membohongi dirinya dia tidak sakit namun baik-baik saja tidak ada yang kurang pada dirinya dan hal ini membuat Lea cukup marah dan tersinggung, gadis itu menarik dirinya dari Dava yang masih terbaring di aspal lalu bangkit dari sana dan hendak melangkah,


''Lea tunggu, Lea sayang.''


Gadis itu menghentikan langkahnya namun tidak membalikan tubuhnya, hati Lea seperti teriris membayangkan dia sangat mencintai Dava namun tak bisa bersama pria ini mereka terlalu berbeda dan hal itu cukup membuat Lea merasa cukup semua yang dia rasakan cukup hanya untuknya dia tak ingin lagi di hina dan di bandingkan, walau sebenarnya ibu sudah menelfonnya dan meminta dia pulang untuk mengatakan kebenaran yang sampai saat ini Lea tidak tau kebenaran seperti apa yang di maksud oleh ibunya namun Lea memutuskan dia belum siap menerima sebuah kebenaran.


''Apa kau marah padaku.''


Lea membalikan tubuhnya dan tanpa di duga dia meneteskan airmatanya sangat terluka, apakah Dava menganggapnya lelucon hingga dengan mudah mempermainkan dirinya.


''Aku.....benci padamu.''


Hanya satu kata itu yang di ucapkan Lea dengan penuh penekanan di dalam sorot matanya yang penuh luka, gadis itu kembali melangkah tak perduli di belakangnya ada Dava yang terus mengejar.


''Lea....aku bilang kau tak akan bisa pergi..''


''Tidak..aku tetap akan pergi kau suka atau tidak.''


''Lea.''


Dava melangkah cepat dengan meraih lengan Dava cukup keras disana hingga tubuh Lea berbalik dan mereka saling menatap dengan tajam.

__ADS_1


'Katakan padaku, mengapa kau ingin pergi Lea.''


''Lepaskan aku...ini hidupku sendiri dan aku tak akan pernah mengijinkan siapapun masuk dan ikut campur.''


''Tidak sejak kita bersama Lea...kau adalah miliku ketika malam itu kita bersama.''


''Lepaskan aku Dava.''


''Tidak akan...aku tak akan melepaskanmu Lea....aku mencintaimu.''


Mendengar pernyataan cinta dari Dava membuat gadis itu tertawa dingin, cinta apa pria ini sedang bercanda, setelah dia mendapatkan kenyataan kalau Dava ternyata memilih mengejar Carissa karna mereka sepadan mereka kaya tidak, tidak ada masa depan antara dirinya juga Dava mereka terlalu berbeda bahkan Lea tak ingin kembali ke kehidupan masa lalunya meski ibunya terus membujuk.


''Aku tidak mau, lepaskan aku Dava aku harus pulang.'' jerit Lea hancur.


''Oh ada apa denganmu Dava.'' Lea berusaha menguatkan dirinya ketika pria itu terus menahan bahu Lea dengan sedikit kuat hingga mereka begitu dekat saat ini.


Pria itu sungguh merasa bersalah ketika kenangan lama mereka mulai terusik dan menggodanya, betapa Lea gadis yang sangat baik dan tulus padanya memang dulu Dava pernah melakukan kesalahan dengan meninggalkan Lea tapi yang pasti dia tak akan pernah melakukan kesalahan lagi dengan membiarkan Lea menghilang darinya, dia bisa mati tanpa Lea.


''Ikut aku...ini sudah malam.''


Dava menarik jemari Lea untuk ikut bersamanya.

__ADS_1


''Tidak Dava aku minta maaf, tapi mungkin semua tak akan kembali seperti dulu....aku tak bisa ikut bersamammu.''


''Aku tidak sedang bertanya, tapi ini adalah perintah Lea...aku tak akan menyerah kepadamu, ikut aku atau aku akan memaksamu.''


''Jangan begini Dava...aku hanya ingin hidup tenang.''


''Kau tak akan pernah aku biarkan tenang jika kau jauh dariku Lea...jika kita bersama maka itu adalah ketenangan yang sesungguhnya.''


''Aku tidak mau ikut.''


Lea menjerit keras, ketika Dava justru menunduk dan membawa tubuh Lea di atas punggungnya untuk di masukan ke dalam mobil yang terparkir, sekuat apapun Lea meronta tetap saja tidak bisa pria itu berhasil melemparkannya ke mobil dan segera membawa Lea pergi dari sana.


Lea tampak begitu putus asa, gadis itu meronta sekuat tenaga dan mencoba untuk keluar dari sana.


''Dava hentikan mobilnya, aku tidak mau ikut denganmu.''


''Apakah kau pikir aku perduli Lea...sudah ku bilang aku tidak melepasmu dan itulah yang akan terjadi Lea.''


''Apa.'' desah Lea dengan suara yang bergetar.


******

__ADS_1


Carrisa melangkah menuruni tangga dengan mata yang basah, dia mendapatkan sebuah Chat dari Dava kalau Lea di temukan.


Carissa berkaca-kaca dengan kelegaan luar biasa.


__ADS_2