
Disebuah desa ada seorang pria bernama Bejo Santoso berusia 40 tahun bekerja sebagai kuli bangunan saat berusia muda. Tapi sayang semenjak kejadian kakinya terluka ia pun menjadi trauma
flashback
Waktu itu pak Bejo ingin membantu mengangkat semen untuk dicampur bersama pasir,kapur putih,batu kecil - kecil dan air.
" ada yang bisa saya bantu " melihat pengurus proyek kesusahan membawa semen
" iya ada" sambil mengatur nafasnya
" bisa tolong angkat semen ini nanti saya kasih bonus gimana" tawarnya ia merasa belum pernah ada yang menawarkan bantuan seperti yang dilakukan pekerja lainnya
" bisa, pak" mencoba mengangkat semen
Disaat membawa semen pak Bejo dikerjai oleh orang yang bekerja dibangunan ia merasa pak Bejo selalu beruntung dari dirinya selalu di kasih bonus oleh pengurus proyek orang itu pun sengaja menaruh kakinya di tengah jalan agar pak Bejo kesandung.
" aduh " keluh pak Bejo ketika tertimpa semen
" astaghfirullah, pak Bejo " pak Iwan terkejut karena melihat pak Bejo jatuh
" mari pak saya bantu " sambil mengangkat semen yang menimpa di atas kaki pak Bejo
__ADS_1
" makasih pak" mencoba untuk duduk dan menahan rasa sakit di kakinya
" iya pak, mau saya bantu berdiri? sini " seraya menjulurkan tangannya
" gak usah pak Iwan lanjut kerja aja " tolaknya secara halus
" beneran ini pak " memasang muka cemas
" iya pak " sambil tersenyum
Saat berjalan pak Iwan tersenyum penuh kemenangan " Rasain pak Bejo siapa suruh kamu caper sama pengurus proyek" berkata di dalam hati. ya orang yang ingin mencelakai pak Bejo adalah pak Iwan. Semenjak itu pak Bejo pun keluar dari kerjaannya.
Pak Bejo dengan nama yang memiliki makna beruntung tapi tidak dengan nasib hidup nya. ia memiliki istri bernama Sarah dan mempunyai 5 anak diantaranya Yatimah, Tomo Sudibjo, Udin Perwira, Jamil dan yang terakhir Siti Fatimah
Sesampainya di sana rumah terlihat sepi jadi ibu Sarah mencoba mengetuk pintunya
" Assalamualaikum bu " tok tok tok
" Assalamualaikum bu " mencoba untuk yang ketiga kalinya karena tidak ada jawaban dari nenek Ipeh Siti pun bertanya
" Bu,pak kayaknya nenek gak ada di rumah apa lagi pergi yah" tanya Siti
__ADS_1
" bisa jadi coba deh bapak tanya ke tetangga sebelah " usul bapak
" ya udah ibu sama Siti tunggu disini " berjalan mencari tempat duduk
Pak Bejo berjalan menuju rumah tetangga sebelah setelah sampai di depan pintu
" Assalamualaikum " tak lama pemilik rumah membuka pintu
" Wa'alaikumsalam " jawabnya sambil membuka pintu
" Pak mau tanya Bu Ipeh kemana ya soalnya udah dipanggil ga jawaban " tanya pak Bejo
"kalo boleh tau anda siapa?" memperhatikan wajah tamu tersebut merasa tidak asing
" oh mungkin pak Nasrul lupa saya pak Bejo Santoso anaknya Bu Ipeh " ucapnya karena melihat tatapannya yang curiga
" eh pak Bejo to, maaf saya lupa " merasa bersalah telah mencurigainya
" mari pak masuk dulu " dengan raut wajah bersalah tak menawarinya masuk
" iya pa, ga usah " tolaknya secara halus
__ADS_1
" jadi apa pak Nasrul tau Bu Ipeh kemana" ucapnya to the poin
" saya liat tadi buru buru terus saya tanya katanya mau ke pasar belanja bulanan" seraya menjelaskan