Perebutan Harta Warisan

Perebutan Harta Warisan
bab 9


__ADS_3

setelah semuanya berkumpul Saroh langsung saja berbicara bahwa ia tidak ikut pulang ke rumah karena nek Ipeh sedang sakit, lalu akan menetap disini untuk sementara waktu kalau kalian ingin pulang hari ini tidak papa, mendengar keputusan itu membuat Siti mencari alasan agar Saroh ikut pulang meskipun nantinya akan kembali lagi kesini, lalu ia bertanya ibu kan ga bawa baju ganti nanti setelah mandi gimana bu, mendengar perkataan itu membuat ia berfikir ada benarnya juga Siti, ia menoleh kearah Bejo karena mendapat tatapan tajam itu membuat dirinya gugup akan apa yang terjadi setelah ini.


" a.. ada a...apa Bu" tanya Bejo siapa coba yang tidak gugup mendapat tatapan itu lagipula ia tidak begitu paham arti tatapannya yang membuat dirinya grogi dan salting secara bebarengan seperti anak muda yang tengah kasmaran, Siti yang melihat itu pun tidak terlalu paham soalnya dirinya tidak pernah mendapat tatapan tajam dari ibunya, merasa dua orang di depannya tidak mengerti Saroh pun memberi dua pilihan kepada bejo 1.soal baju setiap hari Bejo yang akan mengirimkannya setelah pulang nanti terus akan kembali lagi kesini atau yang 2. biar dia saja yang pulang bersama anaknya lalu Bejo menggantikannya mengurus nek Ipeh sembari menunggu kedatanganya kesini.


Bejo yang mendengar itu ia menimbang nimbang harus memilih yang mana pilihan pertama lebih mudah dari yang kedua tetapi saat di rumah apakah dirinya yang membereskan rumah nantinya seperti menyapu, mengepel, memasak, mencuci baju, belum lagi ongkos bolak balik kemari, kalo Siti tidak mungkin bisa membagi waktu soalnya harus pergi sekolah dan pulangnya pun sore tapi kalo yang kedua itu lumayan mudah soalnya dirinya hanya mengurus ibunya sembari menunggu istrinya datang, tapi entar siapa juga yang masak kan ibu sakit belum juga entar ibunya minta di beliin ini itu ia juga belum tentu bisa memenuhinya soalnya ia tidak pegang uang lebih selama disini aduh gimana ini kedua pilihan itu seperti memberatkan dirinya semua.

__ADS_1


melihat suaminya yang tengah melamun ia pun tersenyum dirinya sudah memastikan pasti Bejo akan kebingungan seperti ini ia pun tidak bisa memastikan kapan ibu mertuanya membaik apalagi tadi saat ia memegang keningnya ternyata panas, lalu ditangannya ada bintik merah, belum lagi tadi nek Ipeh mengadu kepadanya karena sakit kepala. untuk itu ia sengaja memberi pilihan yang sulit pada Bejo ia pun khawatir nek Ipeh terkena DBD berdasarkan dari ciri cirinya, setelah memberi waktu sekitar setengah jam ia bertanya kepada bejo akan memilih yang mana.


"pak gimana pilih satu atau yang kedua" mendengar pertanyaan istrinya ia menjawab memilih yang kedua selain karena mengurus nek Ipeh yang terlihat mudah ia jadi tidak bolak balik untuk ongkos kesini lagipula ia kesini hanya berniat menjenguk ibunya karena sudah lama ia tidak kesini hanya sekedar menengok ibunya, saat ia sudah memilih pilihan itu dirinya akan bertanggung jawab sepenuhnya dan ia akan terima apapun itu resikonya, disaat memilih pasti akan ada resikonya masing masing di setiap pilihan itu sendiri.


" bu apa ibu ga percaya sama anak ibu sendiri bahwa ia bisa merawat ibunya anggap aja Bejo sedang balas budi karena selama ini ibu sudah membesarkan dirinya" kekeh Saroh sadar akan pertahannya nek Ipeh runtuh ia pun terus menerus merayu nek Ipeh agar mau dirawat Bejo untuk sementara waktu, mendengar perkataan menantunya membuat ia terdiam dan sadar bahwa yang merawat dirinya itu anaknya sendiri bukan orang lain, nek ipeh bukan tidak percaya pada anaknya akan tetapi entahlah ia sendiri pun tidak bisa menjelaskannya dengan kata kata kenapa dirinya merasa ragu, mungkin niat awal ia hanya ingin menahan Saroh yang disini bukan Bejo anaknya, mau tidak mau ia pun setuju dengan perkataan Saroh saat melihat kondisi tubuhnya pun ia merasa seperti orang sakit pada umumnya padahal dirinya hanya ingin berpura-pura sakit tetapi Allah malah mentakdirkan ia untuk sakit dan tidak meridhoi nya bersandiwara, pernah mendengar perkataan adalah doa dan itulah yang dialami nek Ipeh sekarang.

__ADS_1


setelah nek Ipeh setuju ia pun keluar kamar lalu menyampaikannya kepada bejo dan Siti, lalu ia bergegas masuk kedalam kamar mengambil baju yang kotor agar ia bisa mencucinya di rumah nanti, Siti yang mendengar itu pun merasa senang lalu ia bersiap siap untuk pulang setelah semuanya lengkap langsung saja ia menaiki motor lalu ia berpegangan pada ibunya yang mengendarai motor melintasi jalan raya, selama berkendara satu jam baru mereka sampai di desa saat dijalan banyak orang disekitar jalan seperti menyambut kedatangannya tapi itu hanya mimpinya karena orang orang itu hanya penasaran siapa yang naik motor, lalu dari mana dan masih banyak gosip yang lainnya, saat akan masuk ke rumah ada seorang ibu yang menghampirinya lalu mengintrogasi dirinya seraya menanyakan habis darimana, apa akan menginap lagi dan masih banyak pertanyaan yang lainnya namun ia hanya menjawab yang dirinya ketahui dengan singkat sambil tersenyum ramah.


orang itu biasa dipanggil dengan sebutan kepala gosip di seluruh desa ia bernama ibu umi tidak sesuai bukan nama dengan perbuatan yang dilakukannya, disebut kepala gosip itu karena setelah mendapat gosip terbaru dan terpercaya, ibu Umi akan menceritakannya ke wakil gosip bernama ibu Yuni tidak sampai disitu selanjutnya akan di ulas kembali dan menyampaikan kepada asisten gosip bernama ibu Yati saudaranya ibu Yuni ia yang akan menyebarkannya dan gosip itu akan sampai ke seluruh desa hanya dalam waktu satu hari satu malam.


kembali lagi ke Saroh saat sampai rumah ia pun beberes rumah setelah ditinggal satu hari rumahnya menjadi tidak terawat padahal hanya satu hari loh, gimana jadinya kalo ia tinggal satu bulan tidak bisa ia bayangkan, baju kotor yang dirinya bawa pun segera direndam karena tidak mungkin menunggu ia sambil menyapu mengepel dan pekerjaan rumah tangga yang lainnya siti pun ikut membantu saat ini ia sedang mengelap kaca yang berdebu, lalu ia lanjutkan dengan membersihkan karpet dan sofa dengan vakum, walaupun rumahnya sederhana tapi isi dirumahnya hampir mendekati kata lengkap.

__ADS_1


__ADS_2