
di sekolah ibu Lidia akan segera memberitahu tentang kemah dadakan kepada anak didiknya yang akan di selenggarakan pada hari Sabtu dan bertepatan di daerah puncak
" anak anak hari Sabtu kita akan mengadakan kemah selama dua hari di puncak dan hanya 10 anak yang beruntung yang akan mewakili sekolah kita" terang Lidia
" 10 anak yang beruntung di antaranya: Melany, Agung, Farel, Ali, Andi, Siti, Friska, Dila, Anna, Tiwi. nama nama yang ibu sebutkan tadi yang akan mewakili sekolah Bina Nusantara sampai di sini ada yang ingin di tanyakan " tanya ibu Lidia
salah satu siswa mengacungkan jari karna akan protes kenapa tidak terpilih dalam kemah padahal dirinya cantik dan kaya_ pikirnya percaya diri
namun tidak dengan sikapnya yang angkuh, sombong, suka menindas orang dan alasan itulah yang membuat Fera hanya sedikit mempunyai teman setiap ada teman yang ingin dekat dengan Fera setiap itu juga Fera akan menunjukkan sikap angkuhnya
karna Fera mengganggap dirinya jauh lebih tinggi kedudukannya dan tidak ada yang boleh menyainginya termasuk Siti yang sudah Fera benci sejak lama padahal Siti tidak pernah mencari masalah dengan Fera
" Bu ibu gimana si masa cewe kere kaya Siti, ikut kemah Bu saya ingin Siti diganti dengan siswa lain kalo bisa si saya aja yang gantiin " nego Fera yang sontak saja mendapat serbuan dari teman teman
huuuuuuu
huuuuuuu
__ADS_1
" jangan bu biar Siti aja jangan diganti sama cewek manja kaya si Fera" ucap Tia yang tidak terima dengan perkataan Fera yang pasti sangat menyakiti Siti walau Tia hanya teman terdekatnya namun Tia tidak segan segan membela Siti seperti yang sedang di lakukan Tia tadi
teman sekelas pun sudah sangat muak dengan Fera yang semakin hari semakin banyak tingkah.
pembelaan Tia tadi tanpa sadar sudah seperti memancing Fera untuk naik pitam secara tidak langsung namun Fera masih bisa menahannya
sebenarnya Fera sudah lama tidak suka terhadap Siti semenjak pertama kali bertemu walaupun Siti tidak mengganggap Fera saingan tapi Fera tetap akan mengganggap sebaliknya karna siti sudah sering mengalahkan nya dalam segala hal
salah satunya pertemanan mungkin sikap Siti yang mudah berbaur serta bercanda ria dengan orang sekitar membuat orang orang menyukai Siti sedangkan Fera dia jelas tidak mau melakukan hal yang bisa menurunkan image nya apalagi untuk hal hal yang tidak ia anggap penting.
Siti hanya terdiam mendengar perkataan Fera yang sudah merendahkan nya karna dia sedang tidak memikirkan hal itu Siti terlihat murung karna Siti sadar bahwa ia tidak mempunyai uang untuk membeli peralatan kemah berbeda dengan yang lain yang terlihat senang dan antusias mengikuti kegiatan kemah
" dih minta maaf sama Siti bisa bisa tangan saya gatel gatel Bu " ucap Fera dengan mengelus tangan nya yang mulus dan masih belum puas membuat Siti malu di depan semua siswa walau tindakan nya hanya akan membuat Fera semakin terlihat buruk di mata orang lain.
" Fera!! kalo kamu masih tidak mau minta maaf kepada Siti sekarang kamu keluar dari kelas " ancam Lidia yang masih terkejut, ternyata salah satu anak didiknya bisa bersikap kurang ajar
Gertakan Lidia berhasil membuat Fera langsung meminta maaf kalo sampai berita ini terdengar oleh mommy nya Fera pasti Fera akan di marahi karna sudah membuat malu di sekolah
__ADS_1
sepulang sekolah Siti langsung menyampaikan informasi tentang kemah dadakan yang berlangsung dua hari kepada bejo dan Saroh
" pak, Bu Siti terpilih untuk ikut kemah di daerah puncak 2 hari " ijin Siti karna bagai manapun juga Siti harus menyampaikan nya secara langsung
" loh mendadak Siti " tanya Saroh padahal Saroh baru kemarin pulang dari rumah mertuanya dan masih kangen dengan Siti
" iya kok mendadak apa kamu lupa ngasi tau sama kita" tanya Bejo yang juga penasaran
" ga kok pak bu, kemah nya memang dadakan karna Siti juga baru di kasih tau tadi pas di sekolah " jelas Siti
dan Bejo memberi kode lewat mata untuk meminta persetujuan tapi reaksi Saroh hanya terlihat pasrah seakan tidak setuju
" ibu izinin kamu ikut kemah tapi inget harus hati hati yah selama di sana nanti ibu sama bapak akan sesekali menjenguk " ucap Saroh membuat Bejo terbengong melihatnya ternyata benar wanita itu lain di hati lain juga di mulut
" beneran ibu izinin aku buat ikut kemah tapi_" awalnya Siti merasa senang karna mendapat izin namun setelahnya Siti menjadi bingung apa kedua orang tuanya mempunyai uang saku selama di sana?
kegundahan hati Siti membuat Saroh paham lalu melirik Bejo seakan tau apa yang sedang mengganggu pikiran Siti sejak tadi
__ADS_1
" untuk soal biaya Siti jangan khawatir bapak masih ada uang simpanan yang kebetulan emang untuk membeli keperluan sekolah yang mendadak contohnya seperti sekarang ini" jelas Bejo
mendengar itu Siti merasa senang karna pada akhirnya ia bisa ikut kemah tahun ini dan Siti tidak henti hentinya mengucap syukur didalam hati