Perebutan Harta Warisan

Perebutan Harta Warisan
bab 23


__ADS_3

sore hari di kediaman Sumi mereka semua sedang beres beres termasuk Arip dan hidayah yang ikut membantu


rumah Sumi hanya di isi oleh tiga orang karna Dodi Subroto ayahnya Arip yang masih bekerja di Brunei Darussalam, sudah tujuh tahun Dodi di sana hanya untuk mencari nafkah, Sumi juga tidak tau Dodi setia terhadap dirinya atau tidak yang terpenting Dodi selalu mengirimkan uang untuk makan sehari-hari dan masih sanggup menyekolahkan anak-anaknya


" kak, kak ida kan udah lama lulus kuliah kenapa gak coba cari kerja kak " tanya Arip dengan hati hati takut kakaknya tersinggung


karena memang hidayah sudah lulus kuliah dari satu tahun yang lalu namun masih mengganggur hingga kini


" pengin sih kerja tapi kakak sudah ada niat untuk buka warung kecil kecilan " jawab hidayah


itulah alasan mengapa saat ini hidayah masih mengganggur dan lebih memilih membuka usaha sendiri


di Brunei Darussalam


seorang pria yang berumur 35 tahun baru saja selesai melampiaskan hasratnya dengan wanita bayaran dia melakukan itu karna dia sudah terjauh dari istrinya selama 7 tahun dan sebagai seorang laki-laki normal pasti akan membutuhkan belaian seorang wanita tanpa mengenal dengan siapa melakukannya

__ADS_1


delapan tahun lalu pria itu memilih menikah karna dirinya tidak ingin kehilangan wanita yang ia cintai namun setelah satu tahun berumah tangga pria itu sering cekcok dengan istrinya karena masalah keuangan pada akhirnya dirinya nekat memutuskan untuk pergi mencari nafkah dan akan kembali bila sudah waktunya dipecat


"sayang kamu gak kepikiran gitu menjadi kan aku istri" ucap Dita sang wanita bayaran itu dengan suara manjanya


semenjak Dodi bekerja disini tidak ada lagi yang melayaninya dan hanya Dita yang selalu ada sisinya kapan pun dan dimana pun yah, pria itu adalah Dodi ayahnya Arip dan hidayah yang sudah lama berselingkuh sekitar satu tahun yang lalu


" sayang bukannya gak mau tapi kan kamu tau sendiri... aku udah punya istri? bukan pria yang masih lajang " jawab Dodi sambil menghela nafasnya ia bingung di satu sisi Dodi ingin menjadikan Dita istri namun di sisi lain Dodi tidak ingin kehilangan Sumi


penuturan Dodi membuat Dita pasrah sebenarnya Dita sudah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Dodi untuk itulah kenapa Dita sampai rela menyiapkan segala keperluan Dodi selayaknya istri karena Dita ingin menjadi istri Dodi meski harus jadi yang kedua


" sayang kamu ga usah ceraikan istri kamu aku siap jadi yang kedua " meyakinkan Dodi yang masih bimbang


"oke kalo itu mau kamu" ucap Dodi setelah dipikir pikir memang lebih baik Dodi tidak perlu menceraikan Sumi terlebih dahulu biarlah hubungan nya bersama Dita terus berjalan seiringan waktu


" besok aku akan urus pernikahan kita, sayang kamu gak papa kan kalo pernikahan kita hanya sederhana?" tanya Dodi sedangkan Dita dia hanya tersenyum sebagai jawaban tidak masalah bila sederhana Dodi mau menjadikan istri saja Dita sudah bersyukur

__ADS_1


" tinggal istirahat " gumam Sumi badannya terasa letih namun Sumi tetap senang karna bisa menghabiskan waktu dengan kedua anaknya yang sudah semakin dewasa tidak lama Sumi pun terlelap tidur


" bang ayah kapan pulang?" tanya Arip yang tiba-tiba teringat Dodi pasalnya Arip belum pernah melihat sosok ayahnya hingga saat ini Arip ingin sekali memeluk ayahnya yang sudah lama ia rindukan


" Abang juga gak tau ayah pulang kapan " ujar hidayah dirinya juga sama seperti Arip yang tidak tau sosok ayahnya walau hidayah anak pertama namun saat hidayah lahir ayahnya sudah terlebih dahulu pergi ke Brunei


" bang ayah itu ciri cirinya gimana sih?" tanya Arip yang ingin tau


" Abang juga gak tau kamu mesti berfikir kenapa Abang gak tau? padahal anak pertama iya kan " sahut hidayah


"kok tau" sambil menggaruk tengkuknya yang tidak terasa gatal


" nih yah ayah itu udah lebih dulu pergi kerja sebelum Abang lahir " jawabnya


sudah lama berbincang akhirnya mereka berdua yang sama-sama ingin bertemu dengan ayahnya dan hidayah yang akan meminta nomor sang ayah di temani Arip pun bergegas mencari sumi di kamar mungkin saja sedang istirahat karna kelelahan

__ADS_1


__ADS_2