
akhirnya Dona memilih kembali ke mobil kekasihnya yang masih setia menunggu dirinya
" kok cepet? " tanya Digo pasalnya jika membantu seseorang agar pelepasan pasti lama belum lagi kalo ketagihan bisa tambah Rode
" jelas lah orang yang aku tawarin aja tidak mau padahal niat aku kan baik sayang " jelas Dona yang masih kesal dengan sikap pria di mobil tadi baru kali ini ada orang yang bisa menolak pesonanya
" lah kok bisa kamu sampai ditolak sayang atau orang tadi punya kelainan kali atau bisa jadi milik kamu kurang hot mungkin " ejek Digo dengan tawa renyah yang menghiasi mobil
" ah gak mungkin masa punyaku kurang hot " sambil mengeluarkan buah K3NY4L dari pelindung berwarna merah " sayang, coba deh liat sini emang bener punyaku kurang b3s4r " seraya menunjukan buah K3NY4L yang berhasil keluar dari tempatnya
sedangkan Digo dia hanya bisa meneguk salavianya dengan susah langsung saja Digo memberhentikan mobil di pinggir jalan agar bisa mencicipi kedua buah K3NY4L yang menggodanya dari tadi apalagi milik Digo sudah sesak bila di hadapkan hal semacam itu
" apa kamu sedang memancingku sayang " masih dengan tatapan mesumnya
" tidak aku hanya bertanya " seru Dona yang tidak terlalu peka dengan Digo " sayang aku hanya ingin menunjukkan sebagai bukti benar tidaknya " jawabnya ketika sadar tatapan buas dari kekasihnya
" tapi kamu sudah membuat milik ku menegang asal kamu tau " jawabnya memohon
" baiklah tapi sebentar saja " yang akhirnya menuruti keinginan Digo untuk kedua kalinya
__ADS_1
malam hari yang masih panjang pun terpaksa dihabiskan oleh kedua pasangan untuk bercinta didalam mobil, mereka berdua mengulang kejadian satu jam yang lalu dimana akan dibuat m3nd3s4h tanpa lelah
sesampainya didepan pintu keluar bar yoga dan Samsul bergegas mencari mobil yang tadi di tumpangi bersama Arman. sudah mencari ke kanan ke kiri namun belum terlihat mau tidak mau yoga menelfon Arman untuk menjemputnya di depan pintu
dreeet
drrreetttt
mendengar telfonnya berdering Arman memilih tidak mengangkat nya terlebih dahulu sebelum selesai membersihkan sisa pelepasan yang ia lakukan, lagipula Arman sudah tau siapa yang menelfon terdengar dari nada dering yang sengaja Arman buat berbeda dari yang lain
di ujung sana nampak seorang pria sedang kesal karena telfonnya d dirijeck oleh Arman hingga yoga mencoba terus menerus hingga akhirnya diangkat oleh Arman
" eh lama banget sih bro! orang tinggal angkat juga " ketus yoga yang masih kesal dengan sikap Arman meski begitu yoga tetap peduli terhadap nya
" yaudah cepetan kesini gue tunggu di depan pintu kalo lima menit belum nyampe gue tinggal " ancam nya sambil menahan tawa
" yah elah gue parkir mobil aja agak jauh dari depan pintu gimana caranya gue sampai di sana kurun waktu lima menit " tolak nya " yang bener aja lo " gerutu Arman
" salah sendiri kenapa lama ngangkatnya gue tunggu nih " hampir saja yoga mematikan telfonnya namun terdengar suara Arman
__ADS_1
" kalo Lo mau tinggalin gue gak papa silahkan! gue bisa lapor sama bos kalo Lo sendiri yang pengin nganterin Samsul kesana sendiri " balik mengancam lagipula yang rugi bukan dirinya melainkan yoga yang akan menjadi penanggung jawab penuh terhadap Samsul bila kesana sendiri
" Jangan dong! " pekik yoga takut jika sampai bos mendengar berita ini bisa bisa yoga akan mendapat amukan setelah pulang " oke deh gue tunggu sampai besok, puas Lo! " ketus yoga
sedangkan Arman tersenyum senang karna ancaman yang di berikan ternyata mempan tidak sia sia ia memutar otak tadi
tak lama mobil terparkir di pintu bar yang membuat dua orang di luar langsung masuk tanpa di suruh
" kenapa Lo masih marah " pancingnya meskipun sudah tau alasannya
" udah tau pake nanya lagi " sahut yoga yang masih kesal terhadap Arman ia lupa jika Arman sangat pandai memutarbalikkan fakta hingga dirinya sendiri yang kena akibat ulahnya
" lagian ini itu juga salah Lo, gara gara Lo ikut pergi ke dalem gue jadi apes tau gak " ucap nya keceplosan " gara gara Lo juga gue harus bersolo karir ditambah tadi gue tuh liat orang berbuat mesum di samping mobil gue gimana gak panas dingin coba " cerita Arman agar yoga tidak salah sangka
hahahahahh
yoga tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan Arman yang memang sedang ketiban apes, namun beberapa detik kemudian yoga mendapat tatapan tajam akhirnya tertawanya pudar secara perlahan
" emang orangnya gak tanggung jawab " tanya yoga dengan penasaran sambil menahan tawa
__ADS_1
" sempet ditawarin tapi gue tolak mentah-mentah, enak aja mau sentuh sentuh junior gue emang gue kaya Lo " sindir Arman
yang mendapat sindiran hanya diam karna memang sudah terbiasa bermain sindiran satu sama lain lagipula tidak akan ada yang mengganggap atau bahkan menanggapi dengan serius karena itu sudah biasa terjadi